Airra Rotary Mouse: Mouse 59 Gram Ini Punya 'Scroll' Mouse Horizontal

Airra Rotary Mouse: Mouse 59 Gram Ini Punya 'Scroll' Mouse Horizontal

Kadang inovasi periferal ga harus berupa sensor 50K DPI, polling rate 8K, atau RGB yang bikin kamar kayak warnet cyberpunk. Airra justru datang dengan ide yang kelihatannya simpel: ganti scroll wheel biasa dengan rotary dial horizontal.

Hasilnya adalah Airra Rotary Mouse, mouse wireless 59 gram yang bakal meluncur lewat Kickstarter pada 17 Juni. Harga early-bird-nya turun jadi $49, diskon 65% dari MSRP $139.

Kelihatannya cuma beda posisi roda scroll. Tapi buat orang yang tiap hari gulir dokumen panjang, timeline editing, spreadsheet, atau feed tanpa ujung, perubahan kecil ini bisa jadi lumayan besar.

Scroll Wheel Diganti Dial Horizontal

Airra Rotary Mouse tetap berbentuk seperti mouse wireless normal. Yang bikin beda ada di bagian scroll.

Alih-alih roda kecil yang diputar maju-mundur pakai satu jari, mouse ini memakai dial horizontal. Cara kerjanya tetap buat scrolling, tapi gerakannya lebih mirip memutar knob.

Airra mengklaim desain ini menggabungkan dua karakter sekaligus:

  • Kecepatan tinggi ala free-scroll wheel
  • Presisi ala scroll wheel bertakik

Dial-nya tetap punya detent, jadi ada sensasi langkah saat diputar. Jadi kamu masih bisa scroll satu bagian kecil secara akurat, tapi juga bisa ngegas buat melewati dokumen panjang.

Mau Saingi Feel MX Master, Tapi dengan Cara Berbeda

Konsepnya mengingatkan pada free-scroll wheel di seri Logitech MX Master, terutama saat pengguna perlu melewati halaman atau timeline panjang.

Bedanya, Airra ga memakai roda vertikal konvensional. Mereka memindahkan aksi scrolling ke dial horizontal yang lebih lebar.

Secara teori, ini bisa terasa lebih natural buat sebagian orang karena jari ga terus-terusan melakukan gerakan kecil maju-mundur. Tinggal putar dial, lalu biarkan momentum bekerja.

Apakah feel-nya benar-benar lebih enak dari MX Master? Itu baru bisa dibuktikan setelah unit retail diuji. Tapi idenya cukup menarik.

Diklaim Bisa Mengurangi Beban Sendi Jari

Airra juga menyebut rotary dial dapat membantu mengurangi risiko RSI pada sendi jari akibat gerakan berulang dari scroll wheel biasa.

Masuk akal secara konsep, karena gerakan memutar dial berbeda dari gerakan menggosok roda kecil ke depan dan belakang. Tapi klaim ergonomi seperti ini tetap perlu dilihat hati-hati sampai ada pengujian independen.

Yang jelas, buat pengguna yang merasa jari cepat pegal saat scrolling lama, desain alternatif seperti ini patut dicoba.

Cocok Buat Dokumen, Timeline, dan Editing

Airra menampilkan beberapa skenario penggunaan Rotary Mouse, mulai dari kerja kantoran sampai aplikasi kreatif.

Rotary dial bisa berguna buat:

  • Scroll dokumen panjang
  • Navigasi spreadsheet
  • Scrubbing timeline video
  • Zoom atau pindah frame
  • Browsing halaman panjang
  • Kontrol parameter tertentu

Buat editor video atau kreator, dial seperti ini bisa terasa lebih intuitif daripada roda scroll biasa. Apalagi kalau software mendukung mapping custom.

Bahkan Bisa Dipakai Jadi Setir Game Racing

Airra juga menunjukkan use case yang lebih nyeleneh: dial-nya bisa diprogram sebagai input steering di game racing.

Jadi secara teori, kamu bisa pakai rotary dial buat belok kiri-kanan. Tentu ini bukan pengganti steering wheel beneran, dan mapping-nya harus diatur manual.

Tapi sebagai eksperimen? Lumayan lucu. Bayangin main game balap pakai mouse sambil muter dial kecil kayak lagi nyetel volume radio.

Bobotnya Cuma 59 Gram

Walau punya dial besar, Airra Rotary Mouse tetap ringan di 59 gram.

Ini angka yang cukup bagus buat mouse wireless. Jadi mouse ini ga cuma diarahkan buat produktivitas berat, tapi tetap cukup lincah buat penggunaan harian atau gaming kasual.

Bentuknya juga ga terlihat terlalu bulky, jadi masih masuk kategori mouse portable.

Ada 2.4 GHz dan Bluetooth

Untuk koneksi, Rotary Mouse mendukung:

  • 2.4 GHz wireless
  • Bluetooth

Mode 2.4 GHz cocok buat koneksi lebih responsif dan stabil. Bluetooth berguna buat laptop, tablet, atau perangkat mobile tanpa dongle.

Belum ada detail jelas soal mode wired, baterai, polling rate, atau software mapping lengkap. Karena masih tahap Kickstarter, spesifikasi final bisa saja berubah.

Klik Kiri-Kanan Tactile, Tapi Tombol Samping Hilang

Airra menyebut tombol klik kiri dan kanan punya feel tactile.

Sayangnya, dari desain yang diperlihatkan, mouse ini tampaknya ga punya tombol side back dan forward tradisional. Buat pengguna browser, tombol samping itu sering jadi fitur wajib.

Jadi Airra memang memberi dial unik, tapi mungkin mengorbankan beberapa tombol praktis yang biasa ada di mouse modern.

Ada Potensi Versi Vertikal

Halaman Kickstarter juga memberi teaser soal kemungkinan versi vertikal.

Belum ada kepastian apakah model ini benar-benar masuk produksi, tapi kombinasi vertical mouse dengan rotary dial bisa jadi makin menarik buat pengguna yang fokus ke ergonomi.

Kalau Airra serius bikin versi itu, target pasarnya bisa lebih luas dari sekadar orang yang penasaran sama gimmick scrolling.

Harga Kickstarter $49

Airra Rotary Mouse dijadwalkan meluncur di Kickstarter pada 17 Juni.

Harga promo awalnya:

  • $49 dengan diskon 65%
  • MSRP normal $139

Di harga $49, produk ini terasa cukup menarik buat eksperimen. Tapi di MSRP $139, ekspektasinya bakal jauh lebih tinggi, apalagi kalau dibandingkan mouse produktivitas premium dari brand besar.

Seperti biasa dengan Kickstarter, pembeli juga perlu ingat bahwa jadwal produksi, fitur final, dan pengiriman bisa berubah.

Kesimpulan: Ide Simpel yang Bisa Jadi Berguna Banget

Airra Rotary Mouse bukan mouse dengan spek paling gila. Daya tariknya justru datang dari satu perubahan sederhana: mengganti scroll wheel dengan dial horizontal bertakik.

Kalau implementasinya bagus, desain ini bisa bikin scrolling dokumen, timeline, dan aplikasi kreatif terasa lebih cepat sekaligus presisi. Bobot 59 gram, koneksi 2.4 GHz dan Bluetooth, serta harga early-bird $49 juga bikin produknya lumayan menggoda.

Minusnya, tombol back-forward tampaknya absen, dan klaim ergonominya masih perlu dibuktikan.

Tapi buat orang yang setiap hari grinding scroll sampai jari protes, Airra Rotary Mouse bisa jadi salah satu eksperimen periferal paling menarik tahun ini.

June 16, 2026
Share on:

Related Articles

Noctua Akhirnya Bikin AIO Pertama: NL-LC1 Punya 3 Ukuran

Noctua Akhirnya Bikin AIO Pertama: NL-LC1 Punya 3 Ukuran

Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai rajanya air cooler dan kipas senyap, Noctua akhirnya resmi masuk ke dunia AIO liquid cooler.Lini pertamanya ber...

June 18, 2026
Logitech G305 X Superlight & G316 X 98: 2 Mainan Baru dari Logitech

Logitech G305 X Superlight & G316 X 98: 2 Mainan Baru dari Logitech

Logitech akhirnya ngasih upgrade besar buat salah satu mouse budget paling populer mereka. Namanya Logitech G305 X Superlight, versi baru dari G305 at...

June 17, 2026
Rapoo VE3: Headset Murah tapi Baterenya Hotswapable

Rapoo VE3: Headset Murah tapi Baterenya Hotswapable

Rapoo baru aja ngenalin VE3, headset gaming wireless baru yang punya fitur cukup langka di kelas budget: baterai modular hot-swappable.Harganya di Chi...

June 15, 2026
ATK Horizon: IEM Gaming USB-C yang Ga Cuma Buat Main Game

ATK Horizon: IEM Gaming USB-C yang Ga Cuma Buat Main Game

ATK punya produk menarik buat gamer yang lebih suka IEM daripada headset gede: ATK Horizon Gaming In-ear Earphones. Ini earphone kabel buat gaming, te...

June 14, 2026