Ajazz AM5 Hadir dengan Bodi Magnesium 52 Gram dan Wireless 8.000 Hz

Ajazz AM5 Hadir dengan Bodi Magnesium 52 Gram dan Wireless 8.000 Hz

4 min read 1 view

Ajazz memperkenalkan AM5, mouse gaming wireless dengan bodi berbahan paduan magnesium, bobot sekitar 52 gram, dan sensor PAW3950. Mouse ini menawarkan tiga pilihan koneksi serta polling rate hingga 8.000 Hz melalui receiver 8K yang disertakan dalam paket, menurut materi pengumumannya.

AM5 sudah ditawarkan di China dengan harga 499 yuan (sekitar Rp1,3 juta), menurut laporan ITHome. Kombinasi bodi logam ringan dan fitur wireless berkecepatan tinggi membuatnya menarik di atas kertas. Meski begitu, pengalaman memakai mouse tetap bergantung pada bentuk, kualitas klik, dan stabilitas koneksi, bukan cuma spesifikasi yang panjang.

Bodi Logam Ringan, tetapi Bentuk Tetap Menentukan

Ajazz AM5 berukuran 117,92 × 61,95 × 39,24 mm. Bodi paduan magnesiumnya memakai finishing dengan proses pemanggangan bersuhu tinggi. Pilihan warnanya mencakup putih, hitam, serta gradasi biru-ungu.

Bobot 52 gram menawarkan daya tarik buat pemain yang suka mouse ringan, terutama ketika melakukan gerakan menyapu mousepad. Tetapi ringan ga otomatis cocok untuk semua orang. Dimensi dan posisi hump tetap menentukan apakah mouse nyaman untuk palm, claw, atau fingertip grip; angka ukuran saja belum cukup untuk memastikan kecocokannya.

Satu hal yang paling menarik di sini adalah usaha Ajazz menggabungkan material logam dengan bobot ringan. Nilai praktisnya baru bisa dinilai setelah melihat kekakuan bodi, distribusi bobot, dan kualitas rakitannya. Label magnesium ga membuat mouse kebal terhadap kompromi desain.

Sensor Hingga 42.000 DPI, Sebagian Lewat Overclock

Di dalam AM5 terdapat controller Nordic nRF52840 dan sensor PAW3950. Materi pengumumannya menyebut varian PAW3950APEX-AJ dengan sensitivitas hingga 42.000 DPI.

Ada detail penting dalam manual AM5: rentang 30.000–42.000 DPI dicantumkan sebagai overclock. Jadi angka maksimum itu perlu dibedakan dari rentang standar yang disebut dalam dokumentasi.

Buat gaming sehari-hari, DPI maksimum bukan ukuran tunggal kualitas sensor. Tracking yang konsisten pada sensitivitas pilihanmu lebih berguna daripada kemampuan menggerakkan kursor melintasi layar dengan gerakan jari yang sangat kecil.

Tombol utamanya menggunakan switch optik Omron dengan rating 70 juta klik. Itu merupakan rating ketahanan switch, bukan jaminan umur seluruh mouse atau bukti bahwa rasa kliknya pasti cocok untuk semua pengguna.

Polling 8.000 Hz Bukan Total Latensi 0,125 Ms

AM5 mendukung kabel USB, wireless 2,4 GHz, dan Bluetooth 5.0. Tetapi ketiga koneksi itu ga menawarkan polling rate yang sama.

Manual mencantumkan polling hingga 8.000 Hz untuk koneksi 2,4 GHz, hingga 1.000 Hz melalui kabel, dan 125 Hz pada Bluetooth. Artinya, mode wireless 2,4 GHz justru menyediakan pilihan polling tertinggi pada mouse ini.

Pada 8.000 Hz, interval laporan nominalnya adalah 0,125 milidetik. Angka itu bukan total waktu sejak tombol ditekan sampai hasilnya muncul di layar. Proses input, game, rendering, dan monitor tetap menambah latensi.

Polling tinggi bisa menawarkan pembaruan input lebih rapat, tetapi manfaatnya perlu dinilai pada sistem yang digunakan. Buat pengguna yang ga merasakan perbedaannya, pilihan 1.000 Hz tetap layak dipertahankan. Angka 8K adalah opsi, bukan wajib untuk dimiliki.

ItemDetails shown
ColorsWhite, black, blue-purple gradient
Connectivity2.4 GHz wireless, wired USB, Bluetooth
WeightApproximately 52 g
Dimensions117.92 × 61.95 × 39.24 mm
SensorPAW3950APEX-AJ
Maximum DPI42,000
ControllerNordic 52840
Polling rate1,000 Hz wired; 8,000 Hz wireless
Included receivers1K Nano receiver and 8K receiver (J2)
Main switchesOmron optical, rated for 70 million clicks
Scroll-wheel encoderF-Switch, rated for 2 million rotations
Battery350 mAh
Mouse feetPTFE/Teflon
Shell materialMagnesium alloy
Package contentsMouse, both receivers, additional mouse feet, braided USB-C cable, manual

Klaim Baterai 126 Jam Berlaku pada 1.000 Hz

Ajazz menyematkan baterai 350 mAh dengan klaim daya tahan hingga 126 jam pada polling 1.000 Hz. Angka tersebut ga boleh langsung dianggap berlaku pada 8.000 Hz; daya tahan untuk mode polling tertinggi belum dijelaskan dalam materi yang tersedia.

Dengan harga China 499 yuan, AM5 menawarkan paket yang patut diperhatikan oleh gamer yang mencari mouse logam ringan. Harga dan ketersediaan resmi Indonesia belum terkonfirmasi.

Penilaian akhirnya tetap membutuhkan pengujian. Bodi magnesium, sensor PAW3950, dan receiver 8K merupakan bekal yang menarik, tetapi bentuk yang nyaman dan wireless yang konsisten akan lebih menentukan apakah AM5 benar-benar enak dipakai. Mouse boleh punya 42.000 DPI; tangan kita tetap harus betah memegangnya.

October 13, 2026
Share on:

Related Articles

Guide NVIDIA App: Setting untuk Game Modern, Game Lawas, G-SYNC, DLSS, dan ShadowPlay

Guide NVIDIA App: Setting untuk Game Modern, Game Lawas, G-SYNC, DLSS, dan ShadowPlay

NVIDIA App sekarang menggabungkan pengelolaan driver, setting grafis, fitur layar, dan record gameplay dalam satu aplikasi. Pilihannya makin lengkap, ...

October 12, 2026
Absurd! Modder Pasang Radiator 360mm ke Laptop, Suhu Turun Drastis

Absurd! Modder Pasang Radiator 360mm ke Laptop, Suhu Turun Drastis

Kalo laptop gaming panas, kebanyakan orang mulai dari membersihkan kipas atau mengganti thermal paste. YouTuber TrashBench memilih jalan yang sedikit ...

October 11, 2026
Razer Basilisk V4 Pro: Lebih Banyak Kontrol, Emang Berguna?

Razer Basilisk V4 Pro: Lebih Banyak Kontrol, Emang Berguna?

Razer memperkenalkan Basilisk V4 Pro, generasi baru mouse gaming ergonomisnya, bersama Basilisk V4 HyperSpeed dan aksesori pengisian daya Mouse Dock V...

October 10, 2026
Corsair HS80 v2 MAX: Baterainya Tahan 110 Jam

Corsair HS80 v2 MAX: Baterainya Tahan 110 Jam

Corsair memperbarui seri headset HS80 lewat HS80 v2 MAX WIRELESS. Fokusnya cukup jelas: bikin detail suara dalam game lebih mudah terdengar, memperjel...

October 9, 2026