
Akko Dash: Mouse Premium Baru yang Bobotnya Cuma 40g
Dunia mouse gaming sekarang makin absurd — dalam arti yang positif. Dulu kita bangga punya mouse “ringan” di angka 80 gram. Lalu turun ke 60 gram. Sekarang? 40 gram sudah mulai jadi arena baru. Dan Akko resmi ikut nimbrung lewat lineup terbaru mereka: Dash.
Kalau tren sekarang bisa diringkas dalam satu kalimat, mungkin begini: satu bentuk, banyak isi. Dan itu persis strategi yang dipakai Akko di seri ini.
Satu Bentuk, Banyak Versi
Akko Dash hadir dengan pendekatan yang lagi populer di industri peripheral: satu desain shell dipakai untuk beberapa konfigurasi hardware berbeda. Jadi secara bentuk luar sama, tapi “isi perutnya” bisa beda tergantung versi yang kita pilih.
Desainnya ambidextrous, alias cocok buat tangan kiri maupun kanan, dengan bagian bawah yang dibuat terbuka (open bottom design). Tujuannya jelas: memangkas bobot sebanyak mungkin.
Hasilnya?
- 40 gram untuk versi hitam
- 41 gram untuk versi putih
Yes, ini sudah masuk kategori ultra-lightweight serius. Level mouse yang biasanya jadi favorit pemain FPS kompetitif.
Ukuran bodinya sendiri ditujukan untuk tangan kecil sampai medium, dengan dimensi sekitar 175.6 x 90.9 x 37.1 mm. Bentuknya fleksibel buat beberapa gaya grip populer:
- Claw grip
- Fingertip grip
- Bahkan palm ringan untuk tangan kecil
Singkatnya: ini bukan mouse gede yang maksa semua orang adaptasi.
Dash Max: Entry Level Tapi Nggak Kaleng-Kaleng
Versi pertama adalah Dash Max, yang bisa dibilang opsi paling ramah dompet.
Spesifikasinya:
- Sensor PixArt PAW3395
- Controller Realtek 8762
- Polling rate hingga 1000 Hz
- Optical switch buatan Akko
- TTC Gold scroll encoder
Secara angka mungkin kelihatan standar, tapi justru ada satu hal menarik: battery life.
Akko mengklaim mouse ini bisa tahan sampai 86 hari via koneksi Bluetooth dengan baterai 300 mAh. Kalau angka ini mendekati real-world usage saja, itu sudah termasuk luar biasa.
Harga globalnya juga cukup agresif, sekitar $45.99, yang otomatis bikin Dash Max masuk kategori value pick.
Dash Ultra: Buat yang Haus Performa
Kalau Dash Max terasa terlalu “aman”, Akko juga punya versi buat gamer yang suka angka ekstrem: Dash Ultra.
Upgrade utamanya:
- Sensor PAW3950
- Controller Nordic 54L15
- Polling rate sampai 8000 Hz (wired mode)
Yes, 8K polling rate. Angka yang dulu cuma ada di mouse flagship mahal.
Menariknya lagi, Dash Ultra hadir dalam dua varian switch:
- Optical switch standar Akko
- Optical switch Omron
Versi Omron ini punya bonus tambahan berupa DPI maksimum lebih tinggi:
- Versi standar: 30.000 DPI
- Versi Omron: 42.000 DPI
Apakah semua orang butuh 42K DPI? Jujur saja, tidak. Tapi gamer hardware enthusiast tahu — kadang angka besar itu bagian dari kesenangan.
Harga Dash Ultra berada di kisaran $59.99 sampai $69.99, masih cukup kompetitif untuk spek yang ditawarkan.

Ada Plus, Ada Minus
Secara hardware, lineup Dash ini kelihatan solid. Tapi ada satu hal yang mungkin terasa agak jadul: software.
Saat beberapa brand mulai pindah ke konfigurasi berbasis web (tanpa install driver), Akko masih memakai software Windows tradisional untuk pengaturan mouse.
Buat pengguna multi-device atau OS hopping (Windows, Mac, laptop kantor, PC rumah), ini bisa jadi sedikit ribet.
Tapi Akko tetap kasih bonus kecil yang patut diapresiasi: beberapa set mouse skates tambahan di dalam paket penjualan. Detail kecil, tapi gamer tahu ini penting.
Tren Baru: Ultra-Light Jadi Standar?
Masuknya Akko ke kelas 40 gram sebenarnya bukan sekadar peluncuran produk baru. Ini tanda kalau industri mouse gaming sedang bergeser.
Ultra-lightweight bukan lagi niche untuk pro player atau brand premium saja. Sekarang mulai turun ke harga yang lebih masuk akal.
Artinya?
Lebih banyak gamer bisa nyobain pengalaman mouse super ringan tanpa harus jual ginjal dulu.
Dan Dash jadi bukti bahwa kompetisi di segmen ini makin panas.
Kalau dulu pertanyaannya adalah “butuh mouse ringan nggak?”, sekarang berubah jadi:
“Seberapa ringan kita berani pergi?”
Dan sepertinya… 40 gram baru permulaan.
Related Articles

ROG Hone Control Ace L Vitality Edition: Mouse Pad FPS yang Dirancang Pro Player!
ASUS ROG ikut ngeramein COMPUTEX 2026 dengan gear yang keliatannya simpel, tapi penting banget buat pemain FPS: ROG Hone Control Ace L Vitality Editio...

MSI dan Gigabyte Pamer Monitor Mini-LED 5K 27 Inci
Di Computex, banyak orang lagi ribut soal monitor OLED generasi baru. Tapi diam-diam, kubu LCD juga lagi naik level dengan spek yang ga kalah barbar. ...

Thermalright Trofeo Vision 9.16: LCD Buat Bikin Build PC Makin Ganteng
Thermalright punya barang yang namanya Trofeo Vision 9.16 LCD, layar kecil buat dipasang di dalam PC sebagai display status sistem sekaligus...

Virtua Fighter Crossroads: Game Fighting Adventure dari Developernya Yakuza
Setelah lama cuma jadi bahan teaser dan potongan gameplay tanpa konteks, proyek Virtua Fighter baru dari RGG Studio akhirnya mulai jelas. Di Summer Ga...