
Akko U1 Series: Switch Edisi Ultah yang Lebih Smooth & Thocky
Akko resmi ngenalin U1 Series, lini switch mechanical keyboard baru yang dibuat buat merayakan ulang tahun ke-10 brand tersebut.
Seri ini fokus ke dua hal yang sering diburu penggemar keyboard: feel lebih smooth dan suara lebih enak langsung dari box. Jadi pengguna ga harus langsung repot lubing atau modding ekstrem buat dapat pengalaman ketik yang lebih matang.
Buat yang suka keyboard creamy, thocky, dan minim suara spring ping, U1 Series kelihatan seperti upgrade yang cukup menarik.
POM Blend Baru Buat Feel Lebih Konsisten
Seluruh switch Akko U1 memakai formula POM blend baru.
POM memang sering dipakai di dunia switch karena punya karakter self-lubricating. Artinya, material ini secara alami membantu mengurangi gesekan saat stem bergerak naik-turun.
Akko mengklaim blend baru ini tetap mempertahankan sifat tersebut, tapi dengan konsistensi yang lebih baik.
Buat pengguna, efek yang diincar adalah feel pencet yang lebih halus, stabil, dan ga terasa scratchy dari awal pemakaian.
Stem Silinder Baru dan Rail yang Dioptimalkan
Akko juga merombak bagian internal switch.
U1 Series memakai cylindrical stem baru dan struktur rail yang sudah dioptimalkan. Kombinasi ini dirancang buat menghasilkan suara lebih rendah dan lebih thocky.
Dalam bahasa keyboard enthusiast, “thocky” biasanya mengarah ke suara ketik yang lebih bassy, bulat, dan ga terlalu tajam.
Jadi kalau switch clacky terdengar seperti “tek-tek” terang, switch thocky lebih mendekati “tok-tok” yang lebih berat dan satisfying.
Housing POM Atas Buat Redam Noise
Untuk mengurangi suara yang mengganggu, Akko memasang upgraded POM top housing.
Tujuannya adalah menekan:
- Spring ping
- Resonansi liar
- Suara kosong
- Getaran berlebih
Spring ping adalah suara metalik kecil dari pegas switch yang kadang terdengar saat tombol ditekan atau dilepas. Buat sebagian orang, suara ini sangat mengganggu, apalagi di keyboard yang sudah dibuat senyap atau creamy.
Dengan top housing baru, Akko mencoba membuat U1 Series terdengar lebih bersih tanpa harus dimodifikasi banyak.

Creamy Yellow U1 Jadi Andalan Utama
Switch yang paling disorot dari lineup ini adalah Creamy Yellow U1.
Ini adalah switch linear yang diposisikan sebagai penerus sekaligus penyempurna dari seri Creamy Yellow sebelumnya.
Akko menyebut Creamy Yellow U1 menjembatani feel antara generasi V3 dan V5. Hasilnya, switch ini ditujukan buat memberi performa stabil di berbagai jenis keyboard, baik layout kecil, TKL, maupun full-size.
Karena linear, tekanannya mulus tanpa bump tactile. Cocok buat gaming, ngetik cepat, atau pengguna yang suka feel halus dan konsisten.
Ada Light-Guiding Column Buat RGB Lebih Rata
Creamy Yellow U1 juga punya light-guiding column bawaan.
Fungsinya buat membantu menyebarkan cahaya dari PCB agar lebih merata.
Buat keyboard dengan RGB, detail ini lumayan penting. Tanpa diffuser yang bagus, cahaya bisa terlihat terlalu fokus di satu titik atau ga rata di sekitar keycap.
Dengan kolom pemandu cahaya, RGB bisa tampil lebih halus dan clean.
Creamy Yellow U1 Dijual dalam Box 100 Switch
Akko sekarang mengemas Creamy Yellow U1 dalam paket 100 switch.
Ini praktis buat pengguna yang mau merakit atau mengganti switch keyboard ukuran besar.
Dengan 100 switch, pengguna bisa langsung mengisi banyak layout umum seperti:
- 75%
- TKL
- 96%
- Full-size tertentu
- Keyboard dengan beberapa switch cadangan
Ga perlu beli terlalu banyak pack kecil yang akhirnya bikin perhitungan jadi ribet.

Creamy Purple U1 Buat Fans Tactile
Selain linear, Akko juga menghadirkan Creamy Purple U1.
Switch ini bertipe tactile, jadi ada bump saat ditekan. Bump tersebut memberi feedback fisik tanpa harus menunggu tombol mentok ke bawah.
Akko menyebut Creamy Purple U1 membawa peningkatan pada stabilitas stem dan noise suppression.
Switch tactile seperti ini cocok buat pengguna yang suka tahu jelas kapan tombol aktif, tapi tetap ingin suara dan feel yang lebih rapi.
Buat ngetik panjang, tactile switch sering terasa satisfying karena tiap tekanan punya feedback kecil yang jelas.
Piano U1: Versi Upgrade dari V3 Pro Piano
Untuk pengguna linear lain, ada Piano U1.
Switch ini merupakan upgrade dari V3 Pro Piano. Dari namanya saja, karakter yang dikejar kemungkinan tetap smooth, clean, dan punya suara yang lebih polished.
Piano U1 cocok buat pengguna yang suka linear switch dengan feel premium dan suara yang lebih terkontrol.
Kalau Creamy Yellow U1 terasa seperti pilihan aman untuk banyak orang, Piano U1 bisa jadi opsi buat yang ingin karakter linear lebih refined.

Crystal Silver U1 Buat Speed
Pilihan lain adalah Crystal Silver U1.
Switch ini ditujukan buat pengguna yang mengejar respons cepat. Biasanya switch “Silver” punya karakter aktuasi lebih pendek atau feel yang lebih speed-focused.
Targetnya jelas gamer yang ingin input cepat, terutama untuk game kompetitif.
Switch seperti ini cocok buat FPS, rhythm game, atau game lain yang menuntut reaksi cepat. Tapi buat ngetik, sebagian pengguna mungkin perlu adaptasi karena tombol bisa aktif lebih cepat dari yang mereka kira.

Akko Siapkan Varian Silent
Akko juga berencana memperluas ekosistem U1 dengan varian yang lebih fokus ke silent switch.
Ini kabar bagus buat pengguna yang ingin keyboard lebih senyap buat kantor, kos, shared room, atau sesi gaming malam saat semua orang sudah tidur.
Selain itu, Akko berencana memasang switch U1 pada keyboard mendatang, termasuk model seperti 5075 V5.
Jadi U1 bukan cuma dijual sebagai switch terpisah, tapi juga bakal masuk ke produk pre-built Akko ke depannya.
Harga Akko U1 Series
Akko U1 Series sudah tersedia dengan harga sebagai berikut:
| Switch | Tipe | Isi Pack | Harga |
|---|---|---|---|
| Cream Purple U1 | Tactile | 45 switch | £9 / €11,89 |
| Piano U1 | Linear | 45 switch | £13 / €16,65 |
| Crystal Silver U1 | Speed Linear | 45 switch | £13 / €16,65 |
| Cream Yellow U1 | Linear | 100 switch | £18 / €19,99 |
Harga Cream Yellow U1 terlihat cukup agresif karena langsung tersedia dalam pack 100 switch.
Buat pengguna yang mau upgrade keyboard tanpa keluar budget terlalu besar, paket 100 switch ini bisa jadi opsi value yang menarik.
Cocok Buat Siapa?
Akko U1 Series cocok buat pengguna yang mencari:
- Switch smooth langsung dari box
- Suara lebih thocky
- Spring ping lebih minim
- Opsi linear dan tactile
- Switch murah buat build besar
- RGB yang lebih rata
- Feel lebih konsisten
- Alternatif switch pre-lubed yang ga terlalu mahal
Seri ini juga cocok buat pemula yang baru mau upgrade switch tanpa masuk ke dunia modding yang terlalu dalam.
Kesimpulan: Switch Anniversary yang Fokus ke Feel dan Suara
Akko U1 Series bukan sekadar switch ulang tahun dengan nama baru.
Seri ini membawa formula POM blend baru, stem silinder, rail yang dioptimalkan, housing POM atas, dan tuning suara yang diarahkan ke profil lebih rendah serta thocky.
Creamy Yellow U1 jadi bintang utama dengan paket 100 switch dan light-guiding column buat RGB lebih rata. Sementara Creamy Purple U1, Piano U1, dan Crystal Silver U1 memberi opsi buat fans tactile, linear refined, dan speed switch.
Buat pengguna yang pengen keyboard terasa lebih smooth dan terdengar lebih enak tanpa banyak modding, Akko U1 Series kelihatan seperti upgrade kecil yang bisa bikin pengalaman ngetik naik level.
Kadang yang bikin keyboard terasa premium bukan case mahal atau knob RGB raksasa, tapi switch yang tiap dipencet bikin kita bilang, “nah, ini baru thock.”
Related Articles

Sweet Hamster Days: Game Aneh yang Bikin Kamu Jadi Hamster Kesayangan Cewek-Cewek
Dunia game memang ga pernah kehabisan ide random. Tapi Sweet Hamster Days kelihatannya datang dari dimensi lain.Ini adalah game FMV live-action yang m...

The Behemoth V2: Keyboard Gaming 135% yang Segede Gambreng
Saat banyak keyboard gaming sekarang makin kecil, makin ringkas, dan makin niat ngasih ruang buat mouse, The Behemoth V2 datang dengan konsep kebalika...

Pulsar Feinmann FO1 Noctua Edition: Mouse Gaming tapi Ada Kipasnya
Pulsar kayaknya berhasil bikin salah satu mouse gaming paling nyeleneh tahun ini. Feinmann FO1 Noctua Edition resmi disiapkan buat rilis pada 21 Juli ...

OpenAI Codex Micro: Keypad AI Kayak Stream Deck Buat ChatGPT
Setelah banyak rumor soal hardware pertama OpenAI, mulai dari speaker pintar sampai “iPhone killer”, jawaban akhirnya ternyata jauh lebih kecil dan le...