
AMD Radeon RX 9050: GPU RDNA 4 Rp5 Jutaan?
AMD resmi memperluas keluarga Radeon RX 9000 Series dengan kartu grafis baru yang lebih terjangkau: Radeon RX 9050.
GPU ini diposisikan buat gamer mainstream yang masih main di 1080p, terutama buat esports dan game AAA modern di setting medium. Harga resminya dipatok SEP US$279, atau sekitar Rp5,02 juta dengan kurs perkiraan US$1 ≈ Rp17.995.
Jadi ini bukan kartu grafis buat ngejar 4K ultra sambil ray tracing mentok kanan. RX 9050 lebih masuk akal sebagai upgrade hemat daya buat PC gaming 1080p yang butuh teknologi RDNA 4 terbaru tanpa langsung naik ke kelas RX 9060 atau RX 9070.
Resmi dari AMD, Bukan Sekadar Rumor
Sebelumnya, RX 9050 sempat muncul lewat berbagai bocoran dan listing AIB. Sekarang, berdasarkan notifikasi pers AMD Indonesia dan halaman produk resmi AMD, GPU ini memang sudah resmi hadir.
Halaman AMD juga mencantumkan Radeon RX 9050 sebagai bagian dari Radeon RX 9000 Series, dengan target 1080p Medium Settings dan spesifikasi seperti 16 Compute Units, 8GB GDDR6, 128-bit memory interface, serta TBP 92W.
Catatan penting: materi resmi AMD yang tersedia sekarang mengonfirmasi model 8GB GDDR6. Sementara info soal varian 4GB masih lebih cocok dianggap sebagai bocoran atau info AIB yang belum menjadi fokus pengumuman resmi AMD Indonesia.
Spesifikasi Radeon RX 9050
Radeon RX 9050 memakai arsitektur AMD RDNA 4 dengan konfigurasi yang cukup sederhana buat kelas entry-level modern.
Spesifikasi utamanya:
| Fitur | Radeon RX 9050 |
|---|---|
| Arsitektur | AMD RDNA 4 |
| Compute Units | 16 |
| Stream Processors | 1024 |
| Ray Accelerators | 16 |
| AI Accelerators | 32 |
| VRAM | 8GB GDDR6 |
| Memory Interface | 128-bit |
| Memory Speed | Hingga 18Gbps |
| Memory Bandwidth | Hingga 288GB/s |
| Infinity Cache | 32MB |
| Game Clock | 1,92GHz |
| Boost Clock | Hingga 2,60GHz |
| TBP | 92W |
| Rekomendasi PSU | 450W |
| Harga SEP | US$279 atau sekitar Rp5,02 juta |
Dari spek ini, RX 9050 kelihatan seperti kartu grafis hemat daya yang dibuat buat sistem mainstream, bukan PC sultan penuh lampu dan PSU monster.
1080p Medium Jadi Target Utama
AMD memposisikan RX 9050 sebagai kartu grafis buat 1080p Medium Settings.
Di halaman resmi, AMD mencantumkan beberapa estimasi performa, seperti:
- 007: First Light — 60 FPS
- Cyberpunk 2077 — 96 FPS
- Forza Horizon 6 — 131 FPS
- Pragmata — 85 FPS
- Counter-Strike 2 — 227 FPS
- Call of Duty: Black Ops 7 — 116 FPS
- Rainbow Six Siege — 206 FPS
- Valorant di High Settings — 593 FPS
Angka esports-nya jelas tinggi banget, terutama buat game seperti Valorant dan CS2. Tapi untuk game AAA modern, targetnya lebih realistis: 1080p medium dengan FPS nyaman, bukan ultra preset sambil berharap GPU entry-level berubah jadi naga.
8GB VRAM Masih Jadi Titik Aman Minimum
RX 9050 hadir dengan 8GB GDDR6, kapasitas yang saat ini masih terasa seperti batas minimum aman buat gaming modern.
Untuk esports, 8GB jelas cukup. Untuk AAA baru, 8GB bisa tetap jalan, tapi setting tekstur dan ray tracing perlu lebih realistis.
Yang menarik, bocoran sebelumnya sempat menyebut kemungkinan varian 4GB. Kalau model itu benar-benar muncul, posisinya bakal jauh lebih sensitif. Di 2026, 4GB VRAM untuk game modern bisa cepat mentok, apalagi kalau game mulai minta tekstur besar dan shader berat.
Kalau disuruh pilih, model 8GB jelas jauh lebih masuk akal buat gamer yang mau kartu grafis tahan lebih lama.
TBP 92W, Cocok Buat Upgrade Hemat Daya
Salah satu nilai jual RX 9050 ada di konsumsi dayanya.
Dengan TBP 92W, kartu ini jauh lebih hemat dibanding GPU kelas atas. AMD juga mencantumkan rekomendasi PSU 450W, jadi RX 9050 bisa cocok buat upgrade sistem lama yang power supply-nya belum terlalu besar.
Tapi ada satu detail: halaman resmi AMD tetap mencantumkan kebutuhan 1x8-pin power connector.
Jadi walau dayanya rendah, ini bukan kartu yang sepenuhnya cuma mengandalkan slot PCIe tanpa kabel daya tambahan.

Tetap Dapat RDNA 4, FSR, Ray Tracing, dan AV1
Meski posisinya entry-level, RX 9050 tetap membawa teknologi generasi baru AMD.
AMD menyebut GPU ini mendukung:
- AMD RDNA 4
- AMD FSR Technologies terbaru
- Ray tracing generasi berikutnya
- Streaming video AV1
- AV1 encode dan decode
- DisplayPort 2.1a
- HDMI 2.1b
Dukungan AV1 cukup penting buat streamer dan content creator ringan. Codec ini lebih efisien dibanding format lama, jadi kualitas video bisa lebih bagus pada bitrate yang sama.
Buat gamer yang suka streaming gameplay, ini nilai plus yang ga boleh diremehkan.
Driver Adrenalin 26.7.1 Sudah Siap Hari Pertama
Bareng RX 9050, AMD juga merilis AMD Software: Adrenalin Edition 26.7.1.
Driver ini membawa dukungan resmi day-one untuk Radeon RX 9050. Selain itu, driver tersebut juga membuka akses multiplayer lebih awal untuk Gears of War: E-Day.
Jadi buat pembeli RX 9050, driver pendukungnya sudah siap sejak awal, bukan harus nunggu update tambahan setelah GPU sampai rumah.
Harga Rp5 Jutaan, Tapi Tantangannya Berat
Harga US$279 atau sekitar Rp5,02 juta terdengar seperti entry-level menurut standar GPU modern, tapi buat banyak gamer Indonesia, angka ini tetap lumayan pedas.
Masalahnya, pasar GPU sekarang lagi kurang ramah. Harga memori dan komponen masih bisa memengaruhi harga retail. Jadi ada kemungkinan kartu AIB RX 9050 dijual di atas harga SEP, terutama kalau stok awal terbatas.
Kalau benar harga retail naik, RX 9050 bisa masuk area yang agak sulit. Karena secara ideal, GPU entry-level biasanya terasa paling menarik kalau berada di kisaran US$100–US$200, atau sekitar Rp1,80 juta–Rp3,60 juta.
Di Rp5 jutaan, gamer pasti bakal mulai membandingkan dengan GPU bekas, diskon RX 9060, atau kartu lain yang performanya lebih tinggi.

Naming Radeon RX 9000 Makin Rame
Lineup RX 9000 sekarang mulai terasa cukup padat.
Ada RX 9070, RX 9060, lalu sekarang RX 9050. Beberapa model juga punya variasi VRAM dan varian XT/non-XT.
Buat gamer casual, penamaan seperti ini bisa bikin bingung. RX 9050 jelas berada di kelas bawah RX 9060, tapi kalau nanti benar ada varian 4GB dan 8GB dalam keluarga yang sama, pembeli harus ekstra hati-hati.
Karena nama boleh mirip, tapi VRAM dan bus memory bisa bikin performa beda jauh.
Cocok Buat Siapa?
Radeon RX 9050 paling cocok buat gamer yang:
- Main di 1080p
- Fokus ke esports
- Mau GPU baru dengan RDNA 4
- Punya PSU kelas 450W
- Butuh AV1 encode/decode
- Ingin konsumsi daya rendah
- Ga mengejar 1440p ultra atau 4K
Kartu ini juga bisa jadi upgrade drop-in untuk PC lama, selama casing punya ruang cukup dan PSU punya konektor 8-pin.
Tapi buat gamer yang ingin main AAA baru dengan tekstur tinggi, ray tracing berat, atau resolusi 1440p, RX 9050 mungkin terasa terlalu mepet.
Harga yang Disebut
| Item | USD | Perkiraan IDR |
|---|---|---|
| Radeon RX 9050 SEP | US$279 | ± Rp5,02 juta |
| Kisaran ideal entry-level bawah | US$100 | ± Rp1,80 juta |
| Kisaran ideal entry-level atas | US$200 | ± Rp3,60 juta |
| Rumor harga varian 4GB | US$199 | ± Rp3,58 juta |
Kesimpulan: RDNA 4 Masuk Kelas Mainstream, Tapi Harga Jadi Penentu
AMD Radeon RX 9050 akhirnya resmi hadir sebagai opsi RDNA 4 yang lebih terjangkau.
Dengan 16 Compute Units, 8GB GDDR6, 128-bit memory interface, TBP 92W, AV1 encode/decode, ray tracing generasi baru, dan dukungan FSR terbaru, kartu ini terlihat cukup menarik buat gaming 1080p mainstream.
Tapi semua akan kembali ke harga retail.
Kalau RX 9050 benar-benar bisa mendekati US$279 atau sekitar Rp5,02 juta, ia bisa jadi opsi hemat daya yang lumayan buat gamer 1080p. Tapi kalau harga toko naik terlalu jauh, posisinya bisa jadi canggung, apalagi saat pembeli mulai melirik GPU bekas atau model RX 9060 yang performanya lebih tinggi.
Singkatnya, RX 9050 adalah kartu grafis buat gamer yang main realistis: 1080p, setting medium, esports lancar, daya rendah, dan teknologi baru.
Bukan GPU buat flex, tapi buat orang yang cuma pengen PC-nya berhenti ngos-ngosan saat game modern mulai spawn efek ledakan.
Related Articles

FIIO LINK TWS: Bikin IEM Kabel Jadi True Wireless Premium
FIIO resmi rilis LINK TWS, atau juga dikenal sebagai UTWS17, perangkat ear-hook Bluetooth yang bisa mengubah IEM detachable-cable menjadi earphon...

Spesifikasi Headset Gaming yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Membeli headset gaming tidak cukup hanya sekadar melihat ukuran driver, klaim “7.1 Surround”, atau seberapa meriah lampu RGB-nya.Ingat, headset akan b...

Keychron G6 HE: Mouse Gaming 46g dengan Hotswap Batere dan MagOpt Switch
Siapa bilang Keychron cuma jago bikin keyboard mekanik? Buat kalian para gamer kompetitif atau pecinta setup estetis, siap-siap keracunan sama senjata...

Wallhack K-001: Keyboard 65% Hall Effect dengan Bodi Aluminium dan Vibe Retro-Industrial
Wallhack, brand aksesori gaming niche yang belakangan mulai makin kelihatan serius, akhirnya ngasih teaser pertama buat keyboard gaming mereka: Wallha...