AMD Siapin FSR Multi-Frame Generation Sampai 8x?

AMD Siapin FSR Multi-Frame Generation Sampai 8x?

AMD kabarnya sedang menguji teknologi baru buat FSR Multi-Frame Generation atau MFG. Menariknya, fitur ini disebut punya opsi sampai 8x, alias bisa menghasilkan beberapa frame tambahan di antara frame asli.

Info ini muncul dari tool pihak ketiga bernama RadeonTuner, yang bisa membuka beberapa pengaturan driver Radeon tanpa harus lewat AMD Software: Adrenalin Edition. Dari sana, terlihat ada placeholder untuk fitur multi-frame generation di driver Radeon terbaru.

Tapi jangan keburu buka setting dan berharap FPS langsung naik gila-gilaan. Untuk sekarang, fitur ini belum bisa dipakai.

Placeholder MFG Sudah Muncul di Driver Radeon

Menurut developer RadeonTuner, AMD tampaknya sudah memasukkan dukungan awal untuk MFG ke dalam driver Radeon.

Biasanya, perusahaan hardware memang sering menyimpan placeholder lebih dulu sebelum fitur benar-benar dirilis. Ini bisa menandakan bahwa AMD sedang menguji fitur tersebut secara internal.

Opsi yang terlihat kabarnya mencakup mode:

  • 1x
  • 2x
  • 3x
  • 4x
  • 5x
  • 6x
  • 7x
  • 8x

Kalau benar sampai 8x, ini bakal terdengar sangat agresif. Tapi angka besar begini juga langsung memunculkan pertanyaan: kualitas frame-nya bakal sebersih apa?

Sudah Dicoba di RX 9060 XT, Tapi Belum Jalan

Salah satu pengguna mencoba mengaktifkan fitur ini memakai driver terbaru dan kartu grafis Radeon RX 9060 XT.

Hasilnya? Belum bisa.

Fitur tersebut memang muncul sebagai placeholder, tapi AMD belum menyertakan model atau komponen driver penting yang dibutuhkan agar MFG benar-benar bekerja.

Jadi walau menu atau flag-nya bisa terlihat lewat tool tertentu, teknologinya belum aktif di balik layar.

Singkatnya, tombolnya ada, mesinnya belum dipasang.

Game yang Dites Tetap Ga Bisa Mengaktifkan MFG

Pengujian juga dilakukan pada beberapa game yang sering mendapat update teknologi upscaling atau fitur grafis modern.

Beberapa judul yang disebut termasuk:

  • Forza Horizon 6
  • Pragmata
  • Resident Evil 9
  • Crimson Desert
  • Death Stranding 2

Tapi di semua game itu, MFG tetap belum bisa berjalan.

Ini memperkuat dugaan bahwa AMD baru memasukkan kerangka awal, bukan implementasi penuh. Jadi kemungkinan rilis resminya masih beberapa bulan lagi.

Apa Itu Multi-Frame Generation?

Secara simpel, multi-frame generation adalah teknologi yang membuat lebih dari satu frame tambahan di antara frame asli yang dirender GPU.

Kalau frame generation biasa menghasilkan satu frame ekstra, MFG bisa menghasilkan beberapa frame sekaligus.

Misalnya:

  • GPU merender frame asli
  • AI atau algoritma membuat frame tambahan
  • Layar menampilkan gerakan yang terlihat lebih mulus
  • Angka FPS naik drastis

Tapi ada catatannya. Frame tambahan ini bukan frame asli hasil render penuh. Jadi kualitas visual, latency, dan frame pacing sangat bergantung pada seberapa bagus sistemnya menebak gerakan.

Kalau salah prediksi, hasilnya bisa muncul artifact, ghosting, atau gerakan terasa aneh.

NVIDIA dan Intel Sudah Lebih Dulu

AMD memang agak terlambat masuk ke arena MFG.

NVIDIA sudah punya DLSS Dynamic MFG dengan kemampuan sampai 6x generation. Sementara Intel sudah menawarkan XeSS MFG dengan mode 4x sebagai bagian dari XeSS 3.

Dengan rumor AMD menyiapkan sampai 8x, perusahaan ini tampaknya ingin langsung datang dengan angka yang lebih besar.

Tapi perang frame generation bukan cuma soal “siapa paling banyak bikin frame.” Yang lebih penting adalah stabilitas, latency, kualitas visual, dan dukungan game.

FPS tinggi tapi input terasa berat tetap bisa bikin pengalaman main kurang enak, terutama buat game kompetitif.

Tantangan AMD: Frame Pacing

Salah satu tantangan besar buat AMD adalah frame pacing.

Frame pacing menentukan seberapa konsisten jarak antar frame ditampilkan ke layar. Kalau pacing buruk, game bisa terasa patah-patah meski angka FPS terlihat tinggi.

NVIDIA punya pendekatan hardware-based flip metering untuk membantu mengatur frame pacing. AMD saat ini disebut belum punya hardware khusus seperti itu di GPU Radeon yang tersedia, sehingga lebih bergantung pada pacing berbasis software.

Software pacing bisa tetap bekerja, tapi untuk MFG yang menghasilkan banyak frame tambahan, konsistensi frame menjadi makin penting.

Karena semakin banyak frame buatan ditambahkan, semakin besar risiko ritme tampilannya berantakan kalau sistem pacing kurang matang.

Kemungkinan Fokus ke Radeon RX 9000 Series

Rumor ini menyebut MFG kemungkinan akan diarahkan ke seri Radeon RX 9000.

Masuk akal kalau AMD ingin menjadikan fitur ini sebagai nilai jual utama GPU generasi terbaru. Apalagi persaingan dengan NVIDIA dan Intel makin agresif di area upscaling, AI frame generation, dan latency.

Tapi belum jelas apakah fitur ini juga akan hadir di GPU Radeon lama.

Kalau implementasinya sangat bergantung pada hardware tertentu, dukungan mungkin terbatas. Kalau sebagian besar berjalan lewat software dan compute umum, peluang kompatibilitas lebih luas bisa saja terbuka.

Untuk sekarang, belum ada konfirmasi resmi.

RDNA 5 atau UDNA Bisa Jadi Lompatan Berikutnya

Ada juga dugaan bahwa teknologi MFG AMD akan lebih matang pada generasi GPU berikutnya, seperti RDNA 5 atau UDNA.

Kalau AMD menambahkan hardware khusus untuk frame pacing atau flip metering di arsitektur mendatang, MFG bisa berjalan lebih stabil dan kompetitif.

Ini penting karena frame generation multi-level bukan fitur sederhana. Semakin tinggi multiplier, semakin besar kebutuhan untuk:

  • Prediksi gerakan yang akurat
  • Latency rendah
  • Frame pacing rapi
  • Artifact minim
  • Integrasi driver matang
  • Dukungan game luas

Jadi meski placeholder sudah muncul sekarang, versi terbaiknya mungkin baru terasa di generasi hardware berikutnya.

8x Mode Terdengar Gila, Tapi Jangan Terlalu Hype Dulu

Mode 8x jelas terdengar menggoda. Bayangkan game berat yang awalnya berjalan 60 FPS lalu terlihat seperti ratusan FPS.

Tapi kenyataannya ga sesimpel itu.

Multi-frame generation biasanya paling bagus saat base FPS sudah cukup tinggi. Kalau frame asli terlalu rendah, sistem punya lebih sedikit informasi akurat buat membuat frame tambahan, dan latency bisa terasa makin mengganggu.

Jadi MFG bukan tongkat sihir buat mengubah game 20 FPS jadi super smooth tanpa konsekuensi.

Idealnya, fitur seperti ini dipakai buat meningkatkan kelancaran dari base performance yang sudah layak.

Belum Ada Jadwal Rilis Resmi

Sampai sekarang, AMD belum mengumumkan FSR Multi-Frame Generation secara resmi.

Karena yang ditemukan baru placeholder di driver, ada kemungkinan fitur ini masih jauh dari siap. Rilis final bisa terjadi dalam beberapa bulan, atau bahkan ditahan sampai hardware dan software lebih matang.

Yang jelas, munculnya kode awal di driver menunjukkan AMD kemungkinan besar sedang mengerjakannya.

Kesimpulan: AMD Siapkan Senjata Baru Buat Kejar DLSS dan XeSS

Rumor FSR Multi-Frame Generation sampai 8x menunjukkan AMD sedang bersiap masuk lebih serius ke perang teknologi frame generation.

Placeholder fitur ini sudah terlihat di driver Radeon lewat RadeonTuner, tapi belum bisa dipakai karena komponen utama dan model pendukungnya belum tersedia.

Kalau nanti benar dirilis, MFG bisa jadi upgrade besar buat ekosistem FSR, terutama di Radeon RX 9000 dan mungkin GPU generasi berikutnya.

Tapi AMD punya tantangan besar: kualitas visual, latency, frame pacing, dan dukungan game. Angka 8x memang terdengar gila, tapi pengalaman main tetap harus terasa natural.

Karena pada akhirnya, gamer ga cuma butuh FPS tinggi di overlay. Mereka butuh game yang benar-benar terasa mulus, responsif, dan ga berubah jadi slideshow dengan ilusi mahal.

July 14, 2026
Share on:

Related Articles

ROG Raikiri II Pro: Gamepad 8K Polling Rate dan Joystick Hotswap!

ROG Raikiri II Pro: Gamepad 8K Polling Rate dan Joystick Hotswap!

ASUS Republic of Gamers resmi mengumumkan kehadiran ROG Raikiri II Pro PC di Indonesia. Ini adalah kontroler kelas atas buat gamer PC yang pengen inpu...

July 13, 2026
Trailer Gameplay Total War: Warhammer 40K Bikin Spek PC Ketar Ketir

Trailer Gameplay Total War: Warhammer 40K Bikin Spek PC Ketar Ketir

Creative Assembly dan Sega akhirnya memperlihatkan gameplay perdana Total War: Warhammer 40,000, dan hasilnya terlihat sangat niat. Ini bukan cuma Tot...

July 12, 2026
Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced: Tetep Bikin Lupa Waktu!

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced: Tetep Bikin Lupa Waktu!

Ada banyak hal yang sudah berubah sejak Assassin’s Creed IV: Black Flag dirilis pada 2013. Harga GPU makin tidak masuk akal, ukuran game makin mendeka...

July 11, 2026
13 Game Bola Paling Absurd: Ada Gundam Maen Bola!

13 Game Bola Paling Absurd: Ada Gundam Maen Bola!

Kalau ngomongin game sepak bola, pikiran orang biasanya langsung loncat ke FIFA, EA Sports FC, PES/eFootball, atau Football Manager. Serius, realistis...

July 10, 2026