AOC AGON PRO AGP257FT Hadir dengan Native 1000 Hz, Bisa Digenjot hingga 1050 Hz

AOC AGON PRO AGP257FT Hadir dengan Native 1000 Hz, Bisa Digenjot hingga 1050 Hz

3 min read 0 views

AOC memperkenalkan AGON PRO AGP257FT, monitor gaming yang bisa berjalan pada refresh rate 1000 Hz secara native di resolusi Full HD. Kalau angka empat digit itu masih terasa kurang, pengguna juga bisa mengaktifkan overclock hingga 1050 Hz. Monitor ini jelas membidik pemain kompetitif yang mengejar kelancaran gerakan dan respons layar, bukan pengguna yang ingin resolusi setinggi mungkin.

AGP257FT memakai panel Fast IPS berukuran 24,5 inci dengan resolusi 1920 × 1080. Fokusnya adalah menyajikan gambar baru sesering mungkin sambil mempertahankan karakter warna dan sudut pandang IPS.

Native 1000 Hz di Full HD

Kata native menjadi bagian penting dari pengumuman ini. AGP257FT mendukung 1000 Hz pada resolusi Full HD tanpa perlu memakai mode overclock. Sementara itu, 1050 Hz merupakan mode tambahan yang harus diaktifkan sebagai overclock.

AOC menyebut penggunaan panel Fast IPS berbasis oksida sebagai salah satu fondasi teknologinya. Panel ini ditujukan untuk mengatasi tantangan penggerakan piksel LCD pada refresh rate yang sangat tinggi. Meski begitu, kemampuan menerima dan memperbarui gambar 1000 kali per detik tetap perlu dibedakan dari seberapa cepat setiap transisi piksel benar-benar selesai.

Secara matematis, 1000 Hz berarti interval refresh 1 milidetik, sedangkan 1050 Hz sekitar 0,952 milidetik. Selisihnya hanya sekitar 0,048 milidetik. Jadi, tambahan 50 Hz tersebut lebih tepat dilihat sebagai penyempurnaan kecil daripada lompatan besar dalam pengalaman bermain.

Angka Response Time Bukan Total Input Lag

AOC mencantumkan response time hingga 0,3 ms GtG dan 0,1 ms MPRT, disertai Motion Blur Reduction Plus atau MBR+. GtG mengukur perpindahan piksel antartingkat abu-abu, sementara MPRT berhubungan dengan persistensi gambar dan kejernihan gerakan. Keduanya memakai metode berbeda, sehingga ga bisa dibandingkan langsung sebagai satu angka yang sama.

Angka tersebut juga bukan ukuran total keterlambatan dari klik mouse sampai hasilnya muncul di layar. Proses input, CPU, GPU, game, dan monitor semuanya berkontribusi. Pengujian independen nantinya tetap penting untuk melihat konsistensi response time, overshoot, serta kualitas gerakan pada berbagai pengaturan.

MBR+ ditujukan untuk membantu mengurangi blur yang terlihat saat objek bergerak cepat. Ada pula dukungan NVIDIA G-SYNC Compatible untuk menyesuaikan refresh layar dengan keluaran GPU dan mengurangi tearing.

PC-nya Juga Harus Bisa Mengejar

Manfaat refresh rate tinggi akan lebih terasa ketika game bisa menghasilkan frame rate yang tinggi dan stabil. Monitor 1000 Hz ga otomatis mengubah game yang berjalan pada 150 FPS menjadi 1000 FPS. Buat mengejar frame rate ekstrem, kemampuan CPU, GPU, serta karakter game yang dimainkan sama-sama menentukan.

Itulah sebabnya resolusi Full HD masih masuk akal untuk produk seperti ini: beban rendering lebih ringan daripada resolusi yang lebih tinggi, sehingga lebih banyak ruang untuk mengejar FPS. Meski begitu, klaim bahwa pemain pasti ga bisa membedakan 500 Hz dan 1000 Hz terlalu mutlak. Besarnya manfaat perlu dinilai berdasarkan gerakan, kondisi pengujian, dan pengguna, bukan hanya membandingkan angka refresh rate.

Warna, Port, dan Jadwal Peluncuran

Di luar fokus kecepatannya, AGP257FT membawa sertifikasi VESA DisplayHDR 400, cakupan warna 99% sRGB dan 90% DCI-P3. Konektivitasnya mencakup dua HDMI 2.1, satu DisplayPort 2.1, output audio, serta hub dengan tiga port USB-A. Spesifikasi ini memberi pilihan koneksi yang cukup lengkap untuk setup PC dan periferal.

Menurut informasi peluncurannya, monitor ini dijadwalkan tersedia pada kuartal pertama 2027. Harga resmi belum diumumkan, termasuk harga untuk Indonesia. Karena belum ada angka yang terkonfirmasi, perkiraan harga monitor lain ga bisa dipakai sebagai harga AGP257FT.

AGP257FT memperlihatkan seberapa jauh monitor LCD bisa didorong untuk kebutuhan esports. Daya tarik utamanya adalah native 1000 Hz pada Full HD, tetapi keputusan membeli nantinya tetap perlu mempertimbangkan kualitas gerakan, kemampuan PC, dan harga akhirnya. Monitor boleh mengejar seribu refresh per detik; skill pemain masih punya jadwal latihan sendiri.

October 1, 2026
Share on:

Related Articles

Pulsar X2F CrazyLight Cuma 29 Gram, Dibuat Khusus untuk Fingertip Grip

Pulsar X2F CrazyLight Cuma 29 Gram, Dibuat Khusus untuk Fingertip Grip

Pulsar memperkenalkan X2F CrazyLight, mouse gaming yang memangkas bobot hingga sekitar 29 gram. Bentuknya juga jauh lebih pendek daripada mouse konven...

September 30, 2026
Nothing Headphone (1) Pro Meluncur dengan Tiga Driver, Harga Sekitar Rp7 Jutaan

Nothing Headphone (1) Pro Meluncur dengan Tiga Driver, Harga Sekitar Rp7 Jutaan

Nothing memperkenalkan Headphone (1) Pro sebagai headphone over-ear paling ambisiusnya sejauh ini. Peningkatannya bukan cuma soal menambahkan kata “Pr...

September 29, 2026
Turtle Beach Vulcan II XP Air: Keyboard Wireless Low-Profile dengan Gesture Control Tanpa Sentuh

Turtle Beach Vulcan II XP Air: Keyboard Wireless Low-Profile dengan Gesture Control Tanpa Sentuh

Turtle Beach resmi ngenalin dua keyboard gaming mekanikal baru: Vulcan II XP Air dan Vulcan II XP. Keduanya sama-sama hadir sebagai keyboard low-profi...

September 28, 2026
VOICSKY Bawa Enam Keyboard Mechanical Baru: Dari Apex Aluminum Sampai Nimbus dengan Layar Gede

VOICSKY Bawa Enam Keyboard Mechanical Baru: Dari Apex Aluminum Sampai Nimbus dengan Layar Gede

VOICSKY resmi masuk dengan lineup keyboard mechanical yang lumayan rame. Bukan cuma satu atau dua model, brand ini langsung nyiapin enam seri sekaligu...

September 27, 2026