Arknights: Endfield Resmi Rilis: Bisa Dimaenin di PC, Mobile, dan Konsol

Arknights: Endfield Resmi Rilis: Bisa Dimaenin di PC, Mobile, dan Konsol

Setelah lama jadi bahan omongan, Arknights: Endfield akhirnya resmi rilis secara global. Ini bukan sekadar game baru, tapi lompatan besar buat franchise Arknights. Untuk pertama kalinya, Arknights hadir dalam format 3D dan tidak eksklusif mobile. Sekarang, game ini bisa dimainkan di PC (Epic Games Store & launcher resmi), PlayStation 5, serta iOS dan Android.

Dan ya—free to play, lengkap dengan cross-progression. Main di HP pagi, lanjut di PC malam, lanjut lagi di PS5 kalau mau. Hidup memang sudah ribet, progres game jangan ikut-ikutan.

Dunia Baru, Peran Baru: Kamu adalah Endministrator

Di Endfield, kamu bukan sekadar “Dokutah versi lain”. Kamu berperan sebagai Endministrator (Endmin), sosok yang memimpin Endfield Industries untuk melakukan ekspansi di planet industri bernama Talos II.

Base utama kamu ada di orbit, tepatnya di kapal OMV Dijiang. Dari sini, kamu:

  • Membangun dan meng-upgrade kabin
  • Mengelola fasilitas industri
  • Berinteraksi dengan para operator dan tamu
  • Menggali cerita dan lore secara perlahan

Ada sistem Automated Industrial Complex (AIC) yang jadi tulang punggung gameplay. Di sinilah Endfield terasa beda: bukan cuma RPG, tapi juga factory automation ala “ngatur pabrik tapi sambil nyelamatin dunia”.

Dan tentu saja, kamu harus:

  • Melindungi Civilization Band
  • Menghadapi perampok dan faksi bermusuhan
  • Mengungkap misteri klan raider misterius bernama Zeroth Directive

Lore Arknights? Masih ada. Tapi sekarang dibalut skala yang lebih besar dan lebih eksploratif.

Combat Taktis, Tapi Tetap Ngebut

Soal combat, Endfield pakai sistem tactical squad-based combat. Kamu mengendalikan hingga 4 operator dalam satu tim, dengan fokus ke:

  • Kombinasi skill
  • Efek elemen yang bisa di-stack
  • Amplifikasi damage lewat interaksi antar karakter

Walaupun taktis, tempo combat-nya tetap cepat. Ini bukan game yang bikin kamu mikir 10 menit sebelum pencet satu tombol—lebih ke “mikro strategi sambil tetap agresif”.

Secara Teknis? Ini Arknights Paling Ambisius

Dari sisi teknis, Endfield jelas bukan proyek setengah-setengah:

  • Native 120 FPS
  • Efek visual seperti jejak kaki di salju dan refleksi genangan air
  • Dukungan NVIDIA DLSS Super Resolution dan Frame Generation
  • Controller support plug-and-play di PC dan PS5
  • Lengkap dengan haptic feedback

Singkatnya: ini Arknights yang memang dirancang buat layar besar, bukan sekadar versi HP yang “dipaksa naik kelas”.

Event Launch & Banjir Hadiah

Namanya juga game gacha baru rilis, tentu ada pesta sambutan. Di periode launch, pemain bisa dapet:

  • Login bonus
  • Event reward
  • Milestone gift

Totalnya? Setidaknya 135 pull di berbagai banner. Jadi kalau RNG kamu jelek, setidaknya jeleknya rame-rame.

Dari Obsesi Jadi Game Nyata

Dalam pernyataan resminya, co-founder Gryphline, Light Zhong, bilang kalau Endfield lahir dari kecintaan mereka pada genre factory automation.

Mereka benar-benar bikin game yang mereka sendiri pengin mainkan. Prosesnya lama, penuh kerja keras, tapi hasilnya adalah Endfield yang sekarang bisa kita mainkan.

Dan jujur saja—itu kerasa. Endfield bukan Arknights “versi beda map”, tapi proyek ambisius yang pengin berdiri sebagai game besar dengan identitas sendiri.

Arknights, Tapi Naik Skala

Arknights: Endfield adalah bukti bahwa franchise ini tidak mau diam di zona nyaman. Dari tower defense 2D mobile, sekarang jadi open-world industrial RPG 3D lintas platform.

Kalau kamu fans lama Arknights, ini evolusi yang menarik. Kalau kamu baru mau masuk ke dunianya, Endfield justru bisa jadi pintu masuk yang lebih ramah—dan jauh lebih luas.

Selamat datang di Talos II. Jangan lupa, kamu bukan cuma main game. Kamu lagi ngurus satu planet.

January 22, 2026
Share on:

Related Articles

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut

Dygma Lab resmi ngenalin Dygma Sonsei, keyboard mekanikal ergonomis baru yang mencoba menjawab satu masalah klasik: keyboard ergo itu nyaman, tapi ser...

July 24, 2026
Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet

Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet

Razer resmi ngenalin Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP, microphone USB baru yang membawa fitur audio processing dari Seiren V3 Pro ke model yang lebih terja...

July 24, 2026
Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?

Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?

Kalau ada satu perdebatan yang hampir selalu muncul di kalangan gamer PC, salah satunya pasti soal ini: lebih enak main pakai gamepad atau keyboard da...

July 23, 2026
ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning

ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning

ATTACK SHARK siap ngerilis RS6 ULTRA, mouse gaming wireless flagship baru yang dibuat buat pemain FPS kompetitif dan pasar esports premium.Di atas ker...

July 23, 2026