Asus ROG Harpe II Extreme Edition 20: Mouse Gaming Pake Emas Beneran!

Asus ROG Harpe II Extreme Edition 20: Mouse Gaming Pake Emas Beneran!

Asus lagi pesta besar buat ulang tahun ROG ke-20, dan tentu saja mereka ga mau ngerayainnya dengan barang biasa-biasa aja. Di Computex, Asus ngenalin banyak gear gaming bertema hitam-emas, termasuk mouse baru bernama ROG Harpe II Extreme Edition 20.

Ini bukan mouse gaming biasa. Asus ngasih detail 24K gold-plated, shell hitam transparan, polling rate 8.000 Hz, sensor 65K DPI, dan harga $260. Jadi ya, ini mouse yang lebih terasa kayak barang koleksi sultan daripada periferal harian buat ngejar ranked.

Desain Hitam-Emas Buat Anniversary ROG

ROG Harpe II Extreme Edition 20 hadir dengan tema visual khas perayaan: hitam transparan plus aksen emas.

Asus menyebut mouse ini punya authentic 24K gold-plated detailing. Jadi bukan sekadar warna emas biasa, tapi benar-benar ada sentuhan gold plating di detailnya.

Karena shell-nya transparan gelap, bagian emas di dalamnya terlihat agak muted. Efeknya unik, walau mungkin ga semua orang bakal langsung jatuh cinta. Ada vibe premium, ada juga vibe “ini mouse atau pajangan di lemari kaca?”

Bobot 82 Gram, Jauh Lebih Berat dari Harpe II Ace

Yang cukup menarik, mouse ini punya bobot 82 gram. Untuk standar mouse gaming modern, itu bukan berat banget, tapi jelas bukan kelas ultralight.

Apalagi ROG Harpe II Extreme Edition 20 berbasis dari Harpe II Ace, yang bobotnya cuma 48 gram. Jadi versi anniversary ini naik berat cukup jauh.

Kemungkinan besar detail emas, material tambahan, dan desain edisi koleksi ikut menyumbang bobot ekstra. Jadi kalau kamu berharap mouse esports super enteng, versi gold ini mungkin bukan pilihan paling masuk akal.

Sensor 65K DPI: Angka yang Absurd

Asus membekali mouse ini dengan sensor 65.000 DPI.

Angka ini terdengar brutal banget, bahkan lebih tinggi dari banyak mouse flagship lain. Sebagai perbandingan, Razer Viper V4 Pro yang dikenal sebagai mouse gaming top-tier punya sensor sampai 50.000 DPI.

Tapi mari jujur sedikit: mayoritas gamer ga bakal pakai DPI setinggi itu. Bahkan pemain FPS kompetitif biasanya main di DPI jauh lebih rendah, lalu mengatur sensitivity dari game.

Jadi 65K DPI lebih terasa seperti flex teknologi. Keren di brosur, tapi buat 99% pemain, ini overkill parah.

8.000 Hz Polling Rate, Wired dan Wireless

Mouse ini juga mendukung polling rate sampai 8.000 Hz, baik dalam mode kabel maupun wireless.

Polling rate tinggi berarti mouse mengirim data ke PC lebih sering. Secara teori, input bisa terasa lebih responsif dan tracking lebih halus.

Tapi sama seperti DPI super tinggi, 8K polling juga punya catatan. Buat banyak pemain, bedanya dari 1K atau 4K mungkin sulit terasa. Di mode wireless, 8K polling juga bisa menguras baterai lebih cepat.

Jadi fitur ini keren buat enthusiast dan pemain yang suka mengejar angka maksimal, tapi belum tentu wajib buat semua orang.

ROG 100M Optical Micro Switches

Asus juga memasang ROG 100M optical micro switches.

Switch optical biasanya punya keunggulan dalam respons cepat dan durabilitas, karena input dibaca lewat cahaya, bukan kontak mekanikal tradisional. Klaim “100M” mengarah ke daya tahan klik sampai 100 juta aktuasi.

Buat mouse mahal, switch kelas begini memang wajib. Akan lucu kalau mouse $260 pakai switch biasa lalu double-click setelah beberapa bulan.

Shape Dibantu Esports Pro

Asus bilang bentuk Harpe II dikembangkan dengan bantuan pemain esports profesional. Jadi walau edisi ini tampil seperti barang koleksi, fondasi desainnya tetap datang dari mouse kompetitif.

Shape Harpe II Ace sendiri memang diarahkan buat performa. Tapi di versi Extreme Edition 20, bobot 82 gram membuat karakter mouse ini terasa lebih condong ke premium collector item daripada senjata ultralight murni.

Datang dengan Presentation Box

Karena ini edisi anniversary, Asus juga menyiapkan kemasan khusus. Mouse ini hadir dalam display-ready presentation box, jadi memang cocok dipajang.

Di dalam box, pengguna juga dapat aksesori seperti:

  • Stiker
  • Kabel
  • Connector
  • Semacam keyring

Ini makin memperkuat kesan kalau Harpe II Extreme Edition 20 bukan cuma dibeli buat dipakai, tapi juga buat dikoleksi.

Harganya $260, Alias Premium Banget

Nah, bagian paling sakit: harganya $260.

Itu jelas mahal untuk mouse gaming, bahkan dibanding banyak mouse flagship lain. Razer Viper V4 Pro saja sudah masuk kategori premium, tapi Harpe II Extreme Edition 20 masih lebih mahal.

Dengan harga segitu, kamu ga cuma bayar performa. Kamu juga bayar edisi ulang tahun, material unik, desain black-gold, kemasan koleksi, dan tentu saja branding ROG 20th anniversary.

Asus Juga Punya ROG Azoth Extreme Edition 20

Mouse ini bukan satu-satunya gear anniversary dari Asus. Mereka juga mengumumkan ROG Azoth Extreme Edition 20, keyboard gaming bertema hitam-emas.

Harganya bahkan lebih brutal: $600.

Jadi kalau mau setup full ROG 20th anniversary, dompet harus siap masuk mode survival horror.

Kesimpulan: Mouse Sultan Buat Kolektor ROG

Asus ROG Harpe II Extreme Edition 20 adalah mouse gaming yang speknya gila dan tampilannya niat banget. Ada gold-plated 24K, shell hitam transparan, sensor 65K DPI, polling rate 8K wired/wireless, switch optical 100M, dan box pajangan.

Tapi dengan bobot 82 gram dan harga $260, mouse ini lebih terasa seperti barang commemorative daripada mouse yang dibeli murni buat performa harian.

Buat gamer kompetitif yang pengen mouse seringan mungkin, Harpe II Ace biasa mungkin lebih masuk akal. Tapi buat fans berat ROG, kolektor hardware edisi spesial, atau orang yang setup-nya wajib hitam-emas sultan, Harpe II Extreme Edition 20 jelas punya aura pamer yang kuat.

June 2, 2026
Share on:

Related Articles

Rangkuman State of Play Juni: Dari Wolverine, God of War Baru, Sampai Silent Hill

Rangkuman State of Play Juni: Dari Wolverine, God of War Baru, Sampai Silent Hill

Sony akhirnya ngegas lagi lewat State of Play Juni, dan acaranya lumayan padat. Selama sekitar satu jam, PlayStation numpahin banyak trailer, pengumum...

June 3, 2026
Sony Siapin Hardware PlayStation Baru Buat 2026: Fight Stick Wireless, Monitor, Sampai Speaker Portable

Sony Siapin Hardware PlayStation Baru Buat 2026: Fight Stick Wireless, Monitor, Sampai Speaker Portable

PlayStation 6 masih terasa jauh, PS5 juga masih jadi mesin utama Sony, tapi bukan berarti hardware PlayStation bakal sepi. Sony Interactive Entertainm...

June 1, 2026
ATK RS7 Air: Keyboard Magnetic Budget tapi Kenceng Banget

ATK RS7 Air: Keyboard Magnetic Budget tapi Kenceng Banget

Keyboard magnetic makin rame, dan sekarang mulai banyak pilihan yang harganya ga bikin dompet langsung uninstall. Salah satu yang cukup bikin kaget ad...

May 29, 2026
Yunzii X98 Solid Milky White: Keyboard Putih Susu!

Yunzii X98 Solid Milky White: Keyboard Putih Susu!

Yunzii nambah varian baru ke lini X98, dan kali ini tampilannya benar-benar clean. Namanya Yunzii X98 Solid Milky White, keyboard mekanikal wireless f...

May 28, 2026