
ATTACK SHARK MEGA B2: Mouse Gaming Flagship dengan Switch Magnetik, Rapid Trigger, dan Dual 8K
ATTACK SHARK resmi ngenalin mouse gaming flagship baru bernama MEGA B2. Dari speknya, ini bukan mouse biasa yang cuma jualan DPI tinggi atau desain ringan. MEGA B2 datang bawa fitur yang cukup gila buat ukuran mouse gaming: TMR-based Magnetic Micro-Switch, Rapid Trigger, haptic feedback yang bisa diatur, koneksi 8.000Hz kabel dan wireless, plus sensor kelas atas.
Buat pemain esports atau gamer FPS yang suka ngejar input super responsif, mouse ini keliatan seperti senjata baru buat push performa. Apalagi teknologi Rapid Trigger yang biasanya sering dibahas di keyboard gaming sekarang mulai dibawa ke dunia mouse.
Switch Magnetik dengan Rapid Trigger
Fitur paling menarik dari ATTACK SHARK MEGA B2 ada di tombol utamanya. Mouse ini memakai TMR-based Magnetic Micro-Switch yang mendukung teknologi Rapid Trigger.
Beda dari switch mekanikal biasa yang mengandalkan kontak fisik, sistem TMR ini membaca gerakan tombol lewat sensor magnetik. Jadi, tombol ga harus selalu bergantung pada kontak metal yang ditekan secara langsung.
Keuntungannya lumayan besar. Jarak aktuasi bisa diatur sampai 0,1 mm, jadi klik bisa terasa super sensitif dan cepat. Dengan Rapid Trigger, titik aktif dan reset tombol juga bisa berubah mengikuti gerakan jari. Artinya, kamu bisa melakukan input berulang lebih cepat tanpa harus nunggu tombol balik ke titik reset tetap.
Buat game kompetitif, ini bisa terasa banget. Misalnya saat spam klik, tapping cepat, atau butuh reaksi kilat dalam duel jarak dekat. Input terasa lebih adaptif, bukan kaku seperti switch standar.

Respons Tombol Bisa Diatur Sesuai Gaya Main
Yang bikin MEGA B2 makin menarik, ATTACK SHARK ga cuma kasih switch magnetik lalu selesai. Mouse ini juga punya pengaturan sensitivitas trigger, jadi pemain bisa menyesuaikan rasa klik sesuai kebutuhan.
Kalo kamu main FPS dan pengen tombol super ringan buat reaksi cepat, kamu bisa bikin aktuasi lebih pendek. Tapi kalo pengen klik yang lebih aman supaya ga gampang kepencet, sensitivitasnya bisa dibuat lebih santai.
Lebih gila lagi, MEGA B2 juga punya linear motor haptic feedback di kedua tombol utama. Jadi tombolnya bisa ngasih getaran atau feedback taktil yang bisa diatur intensitasnya. Kiri dan kanan bahkan bisa disetel secara independen.
Ini menarik karena mouse biasanya fokus ke sensor, bobot, dan polling rate. ATTACK SHARK mencoba bikin pengalaman klik terasa lebih personal, bukan cuma sekadar “klik ringan” atau “klik berat”.
Sensor PixArt PAW3955MAX: DPI Sampai 60.000
Untuk urusan tracking, MEGA B2 memakai sensor custom PixArt PAW3955MAX. Angkanya cukup brutal: DPI bisa diatur dari 1 sampai 60.000, bahkan dengan kenaikan 1 DPI.
Sensor ini juga mendukung 20.000 FPS, kecepatan tracking 850 IPS, dan akselerasi 75G. Dalam bahasa gampangnya, sensor ini dibuat supaya tetap akurat saat kamu melakukan flick cepat, swipe panjang, atau main pakai sensitivitas rendah yang butuh gerakan mouse besar.
Buat pemain FPS kompetitif, tracking stabil itu penting banget. Sensor yang ngaco sedikit aja bisa bikin crosshair meleset, apalagi saat duel penting. Dengan spesifikasi ini, MEGA B2 jelas diposisikan buat gamer yang serius ngejar presisi.

Dual 8K: Kabel dan Wireless Sama-Sama Kencang
ATTACK SHARK MEGA B2 mendukung polling rate sampai 8.000Hz baik lewat kabel maupun wireless. Ini berarti mouse bisa mengirim laporan input sampai 8.000 kali per detik ke PC.
Secara teori, polling rate tinggi bisa bikin input terasa lebih halus dan responsif, terutama di monitor refresh rate tinggi. Buat gamer yang main di 240Hz, 360Hz, atau lebih, fitur seperti ini bisa jadi nilai plus.
Mouse ini juga hadir dengan receiver 8K berbentuk seperti sirip hiu, khas branding ATTACK SHARK. Receiver tersebut punya antena panjang buat bantu performa sinyal, plus indikator LED buat nunjukin status koneksi, polling rate, dan baterai.
Jadi bukan cuma dongle kecil biasa yang dicolok lalu dilupakan. Receiver-nya ikut jadi bagian dari setup gaming.
Bobot 63 Gram, Tetap Ringan Buat Main Cepat
Meski membawa banyak fitur, MEGA B2 tetap punya bobot ringan di kisaran 63±3 gram. Ini masih masuk kategori ringan buat mouse gaming modern, apalagi untuk pemain FPS yang butuh gerakan cepat dan flick agresif.
ATTACK SHARK juga memakai rangka modul tombol yang diperkuat. Tujuannya buat menjaga struktur mouse tetap stabil dan rasa klik tetap konsisten, bahkan setelah dipakai lama.
Ini penting karena mouse ringan kadang terasa agak kopong atau kurang solid. Dengan frame yang diperkuat, MEGA B2 mencoba menjaga keseimbangan antara bobot ringan dan feel premium.

Software Tuning Lebih Dalam
Untuk kustomisasi, MEGA B2 mendukung driver berbasis web dan software PC. Pengguna bisa mengatur hal standar seperti DPI, fungsi tombol, polling rate, dan pengaturan lain.
Tapi ada satu fitur menarik: virtual sensor offset. Fitur ini memungkinkan pemain menyesuaikan posisi sensor secara virtual agar lebih cocok dengan grip, pola gerakan, dan gaya aiming masing-masing.
Buat gamer kasual, ini mungkin terdengar teknis banget. Tapi buat pemain kompetitif yang sensitif terhadap posisi sensor dan feel aiming, opsi seperti ini bisa membantu mouse terasa lebih “nyatu” di tangan.
Baterai Sampai 360 Jam
MEGA B2 memakai baterai high-density 300mAh yang diklaim bisa bertahan sampai 360 jam pada polling rate 1.000Hz. Tentu saja, kalo kamu pakai polling rate 8.000Hz terus-terusan, daya tahan baterai kemungkinan bakal lebih cepat turun.
Selain itu, mouse ini juga punya struktur high-density injection-molded, coating dengan sensasi seperti cooling glass, dan encoder TTC Gold Wheel buat scroll yang lebih crisp dan tahan lama.
Detail kecil seperti coating dan scroll wheel sering jadi pembeda dalam pemakaian harian. Karena mouse gaming bukan cuma soal menang ranked, tapi juga nyaman dipakai berjam-jam buat browsing, kerja, atau grinding game favorit.

Makin Serius Masuk Dunia Esports
Peluncuran MEGA B2 juga datang setelah ATTACK SHARK menjalin kerja sama dengan tim League of Legends Cloud9. Kolaborasi seperti ini memperlihatkan kalau brand tersebut mulai makin serius masuk ke ranah esports profesional.
Dengan input dari pemain kompetitif, ATTACK SHARK bisa lebih paham fitur apa yang benar-benar dibutuhkan di level tinggi. MEGA B2 terasa seperti hasil dari arah tersebut: mouse dengan fokus besar pada respons, presisi, dan kustomisasi.
Kesimpulan: Mouse Flagship Buat Gamer yang Suka Ngulik
ATTACK SHARK MEGA B2 terlihat seperti mouse gaming yang dibuat buat pemain kompetitif yang suka ngulik feel input sampai detail kecil. Switch magnetik dengan Rapid Trigger jadi fitur paling mencuri perhatian, apalagi karena teknologi seperti ini masih lebih sering diasosiasikan dengan keyboard gaming.
Ditambah sensor PAW3955MAX, dual 8K wired dan wireless, haptic feedback, bobot ringan, serta software tuning yang cukup dalam, MEGA B2 punya paket fitur yang cukup lengkap buat kelas flagship.
Buat gamer FPS, pemain esports, atau siapa pun yang pengen mouse dengan rasa klik super responsif dan bisa diatur bebas, MEGA B2 jelas jadi salah satu perangkat yang menarik buat dilirik.
Related Articles

Razer Kenalin Mako, Lini Speaker Gaming buat Desktop
Razer lagi-lagi ngincer meja gaming para gamer lewat lini speaker desktop barunya: Razer Mako. Speaker ini dibuat buat gamer yang pengen audio lebih n...

Unik! RTX 5070 Ini Bisa Bikin PC Wangi Aromatherapy
RGB sudah biasa. GPU warna putih juga sudah banyak. Backplate anime? Itu pun bukan barang baru. Jadi AX Gaming punya ide lain buat bikin GeForce ...

Awekeys Bikin Keycap Metal yang Tembus RGB, Tapi Harganya Mahal
Awekeys kembali membawa ide yang cukup nyeleneh ke dunia mechanical keyboard. Setelah sebelumnya merilis metal keycaps versi low-profile, sekarang mer...

Benchmark Radeon RX 9050 4 GB: Versi 8 GB Bisa 37% Lebih Kencang
AMD punya satu GPU entry-level yang cukup misterius: Radeon RX 9050 4 GB. GPU ini ga dijual bebas sebagai kartu grafis retail dan sejauh ini cuma munc...