Awekeys Bikin Keycap Metal yang Tembus RGB, Tapi Harganya Mahal

Awekeys Bikin Keycap Metal yang Tembus RGB, Tapi Harganya Mahal

Awekeys kembali membawa ide yang cukup nyeleneh ke dunia mechanical keyboard. Setelah sebelumnya merilis metal keycaps versi low-profile, sekarang mereka memperkenalkan Awekeys RGB, keycap metal full-height yang akhirnya punya shine-through legend.

Artinya, RGB dari keyboard bisa menyala menembus huruf di keycap—fitur yang sebenarnya sangat umum di keyboard gaming, tapi jauh lebih susah dilakukan kalau material keycap-nya logam.

Solusi Awekeys? Mereka menggabungkan cupronickel recycled alloy dengan semacam plastic light pipe di dalam keycap. Keren? Jelas. Mahal? Sudah pasti.

Keycap Metal, Tapi RGB Tetap Kelihatan

Masalah utama metal keycap sebenarnya sederhana: logam ga transparan.

Pada keycap ABS atau PBT shine-through, produsen bisa memakai material translucent di bagian legend supaya cahaya LED menembus huruf. Kalau seluruh keycap dibuat dari metal, trik seperti itu jelas ga bisa langsung dipakai.

Awekeys mengakalinya dengan plastic light pipe. Konsepnya mirip light guide yang sekarang sering ditemukan pada mechanical switch. Cahaya RGB diarahkan melalui jalur plastik menuju bagian legend, sehingga huruf tetap bisa menyala meski badan utama keycap dibuat dari logam.

Ini yang membuat Awekeys RGB cukup menarik. Kamu tetap dapat feel dan tampilan metal keycap, tapi ga harus mengorbankan RGB.

Dibuat dari Cupronickel Recycled Alloy

Seperti produk metal keycap Awekeys lainnya, seri RGB ini menggunakan material cupronickel recycled alloy. Cupronickel adalah alloy berbasis copper dan nickel. Dibanding keycap plastik biasa, material logam jelas memberikan sensasi yang sangat berbeda saat disentuh maupun ditekan.

Metal keycap biasanya terasa lebih dingin, berat, dan solid. Bobot tambahan itu juga bisa memengaruhi feel switch. Jadi kalau kamu pindah dari PBT ringan ke satu set metal keycaps, jangan kaget kalau karakter tombol terasa sedikit berbeda.

Ada Enam Pilihan Warna

Awekeys menyiapkan enam warna:

  • Gold
  • Copper
  • Silver
  • Titanium Black
  • Obsidian Black
  • Neon glow-in-the-dark

Selain warna, ada pilihan finishing brushed dan satin. Tapi kemungkinan besar bukan berarti seluruh enam warna bakal tersedia bebas dalam kedua finishing. Berdasarkan produk Awekeys sebelumnya, kombinasi warna dan finishing tertentu biasanya sudah ditentukan.

Beberapa opsi juga kemungkinan bakal membawa harga tambahan. Yang paling bikin penasaran tentu versi Neon glow-in-the-dark. Metal keycap yang sudah shine-through RGB lalu masih bisa menyala dalam gelap jelas punya potensi bikin setup makin kacau di layar—atau meja, dalam kasus ini.

Layout-nya Lebih Mengarah ke Gamer

Ada detail kecil yang cukup penting: posisi shine-through legend berada di bagian utara keycap. Ini mengindikasikan Awekeys memang cukup serius membidik keyboard gaming.

Banyak keyboard gaming mainstream memakai north-facing RGB LED, karena posisi LED berada dekat dengan legend bagian atas. Hasilnya, huruf bisa mendapat pencahayaan lebih terang.

Sebaliknya, banyak keyboard enthusiast modern justru menggunakan south-facing LED, salah satunya untuk menghindari masalah kompatibilitas dengan Cherry-profile keycaps.

Jadi meskipun produk ini punya material dan harga ala enthusiast, desain pencahayaannya terasa cukup gaming-oriented.

Pakai OEM Profile

Awekeys RGB tampaknya memakai OEM profile, bukan Cherry profile. Buat gamer yang sudah terbiasa dengan keyboard gaming mainstream, OEM harusnya terasa familiar.

Profil ini sedikit lebih tinggi dibanding Cherry dan punya bentuk sculpted antarbaris.

Pemilihan OEM juga masuk akal kalau Awekeys memang mengejar pengguna keyboard gaming. Selain familiar, mereka juga tidak perlu terlalu pusing dengan potensi interferensi yang sering menjadi alasan keyboard enthusiast memilih south-facing switch.

ANSI dan ISO Sama-sama Didukung

Kabar bagusnya, Awekeys tidak membatasi produknya cuma ke satu layout.

Keycap RGB metal ini mendukung ANSI dan ISO, jadi pengguna punya pilihan lebih luas tergantung keyboard yang digunakan.

Awekeys juga menyiapkan beberapa ukuran kit. Jadi kamu ga harus langsung membeli set paling besar kalau keyboard yang dipakai lebih compact.

Mulai $169 di Kickstarter

Nah, sekarang kita sampai ke bagian yang bikin dompet mulai ketar-ketir. Awekeys RGB bakal diluncurkan lewat Kickstarter dengan tiga pilihan kit:

KitHarga KickstarterMSRP Setelah Campaign
83-key Base Kit$169$269
98-key Kit$199$319
116-key Full-Size$229$369

Dengan konversi kasar sekitar Rp17 ribuan per dolar, harga Kickstarter-nya kurang lebih menjadi: 83-key $169 sekitar Rp2,9 jutaan, 98-key $199 sekitar Rp3,4 jutaan, dan 116-key $229 sekitar Rp3,9 jutaan.

Setelah masa Kickstarter selesai, MSRP-nya bahkan bisa naik ke sekitar Rp4,6 juta sampai Rp6,3 jutaan. Itu baru keycap. Keyboard-nya belum termasuk.

Angka rupiah di atas cuma estimasi kasar dan belum memperhitungkan kurs pembayaran, ongkir internasional, pajak, atau biaya impor ke Indonesia. Karena ini Kickstarter, pembeli Indonesia juga sebaiknya mengecek dukungan pengiriman dan biaya shipping saat campaign benar-benar dibuka.

Keycap Seharga Keyboard Premium

Di sinilah Awekeys RGB masuk kategori produk yang sangat niche. Dengan $169 untuk kit paling murah, kamu sudah berada di wilayah harga keyboard mechanical premium lengkap. MSRP $369 untuk full-size bahkan cukup buat membeli keyboard enthusiast serius—dan masih mungkin ada uang kembalian.

Jadi value produk ini jelas bukan soal mencari cara termurah buat mendapatkan RGB. Yang dijual adalah material, proses produksi, tampilan, dan sensasi menggunakan satu set keycap metal penuh.

Buat pengguna yang cuma ingin legend RGB terang, keycap ABS atau PBT shine-through jelas jauh lebih masuk akal. Tapi buat orang yang sudah punya keyboard mahal dan ingin bikin build yang benar-benar beda? Nah, Awekeys mulai terasa lebih relevan.

Berat Keycap Juga Perlu Dipikirkan

Ada satu aspek menarik dari metal keycap yang gampang terlupakan: berat. Keycap logam bisa jauh lebih berat dibanding ABS atau PBT. Tambahan massa ini dapat mengubah feel switch saat ditekan maupun kembali ke posisi awal.

Switch super ringan mungkin terasa berbeda setelah dipasangkan dengan keycap metal. Stabilizer di tombol besar seperti Space, Enter, dan Shift juga punya pekerjaan lebih berat.

Karena itu, produk seperti Awekeys RGB bukan sekadar “cabut keycap lama, pasang metal, selesai”. Secara teknis memang bisa sesimpel itu, tapi feel keyboard bisa berubah cukup banyak.

Lebih Gaming daripada Metal Keycap Awekeys Sebelumnya

Yang bikin seri ini menarik adalah arah produknya. Metal keycap biasanya identik dengan keyboard enthusiast, custom build mahal, atau sekadar accent keycap buat Escape dan Enter.

Awekeys RGB mencoba membawa konsep itu lebih dekat ke gaming setup. Ada shine-through legend, posisi legend yang cocok dengan north-facing RGB, OEM profile, dan warna mencolok termasuk glow-in-the-dark.

Jadi ini seperti persilangan dua dunia: material keyboard enthusiast + estetika keyboard gaming RGB. Aneh? Banget. Tapi justru itu daya tariknya.

September 21, 2026
Share on:

Related Articles

Mchose Ace75: Keyboard Hall Effect 75% 8KHz

Mchose Ace75: Keyboard Hall Effect 75% 8KHz

Mchose kembali bermain di pasar peripheral gaming dengan Ace75, keyboard Hall Effect 75% baru yang mencoba menggabungkan performa gaming kompetitif de...

September 19, 2026
Razer Tartarus V2 Pro: Keypad Gaming 8KHz dengan Analog Optical Switch dan TMR Thumbstick

Razer Tartarus V2 Pro: Keypad Gaming 8KHz dengan Analog Optical Switch dan TMR Thumbstick

Razer resmi memperkenalkan Tartarus V2 Pro, generasi baru gaming keypad mereka yang sekarang mendapat upgrade cukup besar. Bukan cuma tombol lebih cep...

September 18, 2026
Sharkoon Stealthbite: IEM Hybrid yang Sepaket sama DAC USB

Sharkoon Stealthbite: IEM Hybrid yang Sepaket sama DAC USB

Sharkoon resmi meluncurkan Stealthbite, IEM baru yang ditujukan buat gamer, pendengar musik, sampai pengguna yang butuh monitoring sederhana buat cont...

September 17, 2026
Steam Frame Udah Bisa PO, Valve Pakai Sistem Lotre tapi Indo Ga Kebagian

Steam Frame Udah Bisa PO, Valve Pakai Sistem Lotre tapi Indo Ga Kebagian

Valve akhirnya membuka harga dan skema pembelian Steam Frame, headset VR standalone sekaligus streaming yang sekarang sudah siap masuk tahap peluncura...

September 16, 2026