
Battlefield 6 Laku 7 Juta Kopi Cuma Dalam 3 Hari!
Electronic Arts bener-bener butuh Battlefield 6 jadi hit besar — dan kayaknya emang berhasil. Dalam tiga hari pertama sejak rilis, lebih dari 7 juta kopi udah terjual, menjadikannya peluncuran terbesar sepanjang sejarah Battlefield.
Selain angka penjualan yang gila itu, akhir pekan pembukaannya juga nyatet 172 juta match yang dimainkan online, dan lebih dari 15 juta jam ditonton di platform streaming. Semuanya ngukuhin klaim EA bahwa ini “the biggest launch in franchise history.”
Bahkan Vince Zampella, bos Battlefield yang sempat frustrasi soal masalah teknis waktu peluncuran, sekarang udah bisa senyum lebar.
“Kita nggak pernah anggap momen kayak gini sepele,” kata Zampella. “Terima kasih buat semua tim di studio Battlefield di seluruh dunia dan komunitas yang udah luar biasa dukung game ini sampai sejauh ini. Kita bersyukur banget kalian jadi bagian dari momen besar Battlefield 6. Masih banyak kejutan lain yang bakal datang dalam beberapa minggu ke depan.”
General Manager Battlefield, Byron Beede, juga ngucapin terima kasih ke para fans, dan bilang kalau para pemain punya peran besar dalam ngebentuk game ini.
“Dari awal konsep, sampai program Battlefield Labs, sampai ke open beta yang memecahkan rekor — kita selalu dengerin feedback pemain,” ujar Beede. “Tujuan kita cuma satu: bikin Battlefield terbaik yang pernah ada.”
Ucapan “nggak bakal bisa sampai sini tanpa kalian” mungkin udah klise di industri game, tapi kali ini bener-bener layak diucapin. EA, yang biasanya super hati-hati soal ngerilis produk yang belum 100% jadi, ngambil langkah berani lewat Battlefield Labs — program uji coba yang ngelibatin komunitas pemain selama proses pengembangan.
Pendekatan itu lanjut sampai ke masa beta test Battlefield 6, yang disebut PC Gamer sebagai “uji coba beneran, bukan cuma demo terselubung.” Dan ternyata strategi ini berhasil. Antusiasme pemain menjelang rilisnya tinggi banget, dan meski nggak sempurna, banyak yang bilang game ini akhirnya ngebalikin jati diri seri Battlefield.
Morgan Park dari PC Gamer nulis kalau Battlefield 6 adalah “the return to form this series needed” — kebangkitan yang dibutuhin seri ini setelah beberapa tahun terakhir struggling lawan Call of Duty.
Dengan Season 1 konten baru yang bakal rilis tanggal 28 Oktober, Beede bilang kalau kesuksesan ini baru “permulaan.” Tapi yang paling menarik, tentu aja, gimana Battlefield 6 bakal bertahan setelah Call of Duty: Black Ops 7 rilis 14 November nanti.
Selama ini Battlefield selalu hidup di bawah bayangan CoD, tapi dengan start sekencang ini dan makin banyak pemain yang mulai “capek” sama Call of Duty, bisa jadi tahun ini Battlefield akhirnya bisa ngebalik keadaan.
Related Articles

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut
Dygma Lab resmi ngenalin Dygma Sonsei, keyboard mekanikal ergonomis baru yang mencoba menjawab satu masalah klasik: keyboard ergo itu nyaman, tapi ser...

Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet
Razer resmi ngenalin Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP, microphone USB baru yang membawa fitur audio processing dari Seiren V3 Pro ke model yang lebih terja...

Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?
Kalau ada satu perdebatan yang hampir selalu muncul di kalangan gamer PC, salah satunya pasti soal ini: lebih enak main pakai gamepad atau keyboard da...

ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning
ATTACK SHARK siap ngerilis RS6 ULTRA, mouse gaming wireless flagship baru yang dibuat buat pemain FPS kompetitif dan pasar esports premium.Di atas ker...