
Corsair HS35 v3 Meluncur: Headset Gaming Ringan dan Murah Meriah
Corsair ikut rame di Computex 2026 dengan ngenalin Corsair HS35 v3, headset gaming ringan yang datang dalam dua versi: wired dan wireless.
Targetnya jelas: gamer yang pengen headset nyaman, ringan, fitur cukup lengkap, tapi ga mau keluar duit sampai level headset flagship. Versi kabelnya cuma 230 gram, sementara versi wireless-nya 250 gram. Buat headset gaming, ini termasuk enteng banget.
Desain Baru dengan Floating Headband
Salah satu upgrade paling menarik dari HS35 v3 ada di desain floating headband.
Jadi bagian headband utama ga langsung menekan kepala. Ada strap elastis yang menahan beban headset, sementara frame di atasnya “melayang” sedikit. Desain kayak gini sering dipakai di headset yang fokus ke kenyamanan, karena tekanan di kepala bisa terasa lebih merata.
Buat gamer yang suka main lama, ini bisa jadi nilai plus besar. Apalagi headset berat itu kadang baru terasa menyiksa setelah beberapa match ranked.
Versi Wired Cuma 230 Gram
Corsair HS35 v3 wired punya bobot 230 gram. Itu ringan banget untuk headset gaming full-size.
Sebagai gambaran, HyperX Cloud III berbobot sekitar 308 gram, sementara Logitech G325 lebih ringan di 212 gram. Jadi HS35 v3 wired memang bukan yang paling ringan di dunia, tapi tetap masuk kategori nyaman buat sesi panjang.
Versi wireless-nya juga masih ringan di 250 gram. Biasanya headset wireless lebih berat karena ada baterai, tapi Corsair cukup berhasil menjaga bobotnya tetap rendah.

Driver 50mm Neodymium
Kedua versi HS35 v3 memakai custom 50mm Neodymium dynamic drivers.
Spesifikasinya:
- Frequency response: 20–20.000 Hz
- Impedance: 32 ohms
- Kompatibel dengan Dolby Atmos Spatial Audio
Driver 50mm sudah jadi ukuran umum buat headset gaming, karena bisa ngasih suara yang terasa penuh, terutama buat ledakan, langkah kaki, dan efek game. Dukungan Dolby Atmos juga menarik buat yang suka spatial audio, terutama di game kompetitif atau game sinematik.
Earpad Memory Foam dengan Mesh Fabric
Corsair juga memakai earpad memory foam yang dilapisi breathable mesh fabric.
Ini pilihan yang cukup aman buat headset gaming ringan. Mesh biasanya lebih adem dibanding kulit sintetis, walau isolasi suaranya bisa sedikit kalah. Buat negara panas atau kamar tanpa AC dingin, bahan mesh bisa bikin telinga ga cepat gerah.
Kombinasi bobot ringan, floating headband, dan earpad mesh membuat HS35 v3 terlihat cukup serius soal kenyamanan.
Mic Detachable, Lebih Fleksibel Buat Harian
HS35 v3 hadir dengan detachable omnidirectional boom microphone.
Karena bisa dilepas, headset ini lebih fleksibel. Mau dipakai main sambil voice chat? Pasang mic. Mau dipakai denger musik atau nonton tanpa terlihat terlalu gamer? Lepas mic.
Ada juga kontrol langsung di earcup buat mute dan volume, jadi ga perlu alt-tab atau buka software saat lagi main.
Versi Wireless Punya 2.4 GHz, Bluetooth, dan Kabel
Corsair HS35 v3 Wireless lebih fleksibel dari versi kabel. Konektivitasnya mencakup:
- 2.4 GHz wireless
- Bluetooth
- Wired mode
Mode 2.4 GHz cocok buat gaming karena biasanya latency lebih rendah dibanding Bluetooth. Bluetooth enak buat HP, tablet, atau laptop. Sementara mode kabel berguna kalau baterai habis atau kamu pengen koneksi paling simpel.
Versi wired memakai koneksi 3.5mm universal, jadi bisa dipakai di PC, konsol, handheld, atau perangkat lain yang masih punya jack audio.

Baterai Wireless Sampai 30 Jam
Untuk versi wireless, Corsair mengklaim daya tahan baterai sampai 30 jam lewat koneksi 2.4 GHz di volume 50%.
Apakah ini angka paling gila di dunia headset wireless? Ga juga. Banyak headset lain sudah tembus lebih tinggi. Tapi 30 jam tetap cukup banget buat mayoritas gamer, kecuali kamu tipe yang main maraton dari Jumat malam sampai lupa Senin itu apa.
Harga Masih Ramah Dompet
Bagian paling menarik dari HS35 v3 adalah harganya.
- HS35 v3 Wired: $49,99
- HS35 v3 Wireless: $79,99
Keduanya tersedia dalam warna hitam dan putih.
Dengan harga segitu, Corsair jelas menempatkan HS35 v3 sebagai headset budget-friendly. Versi wired cocok buat yang mau hemat, sementara versi wireless jadi opsi menarik buat yang pengen bebas kabel tanpa masuk harga premium.
Kesimpulan: Headset Budget yang Fokus ke Kenyamanan
Corsair HS35 v3 kelihatan seperti headset gaming murah yang ga asal murah. Bobotnya ringan, desain floating headband, earpad memory foam mesh, driver 50mm, mic detachable, dan dukungan Dolby Atmos bikin paketnya cukup solid.
Versi wired di 230 gram bakal menarik buat gamer yang prioritasnya kenyamanan dan harga rendah. Versi wireless di 250 gram juga menggoda karena punya 2.4 GHz, Bluetooth, wired mode, serta baterai 30 jam.
Buat gamer yang pengen headset ringan buat main lama tanpa bikin kepala pegal, HS35 v3 bisa jadi salah satu opsi budget yang patut dilirik.
Related Articles

Rangkuman State of Play Juni: Dari Wolverine, God of War Baru, Sampai Silent Hill
Sony akhirnya ngegas lagi lewat State of Play Juni, dan acaranya lumayan padat. Selama sekitar satu jam, PlayStation numpahin banyak trailer, pengumum...

Asus ROG Harpe II Extreme Edition 20: Mouse Gaming Pake Emas Beneran!
Asus lagi pesta besar buat ulang tahun ROG ke-20, dan tentu saja mereka ga mau ngerayainnya dengan barang biasa-biasa aja. Di Computex, Asus ngenalin ...

Sony Siapin Hardware PlayStation Baru Buat 2026: Fight Stick Wireless, Monitor, Sampai Speaker Portable
PlayStation 6 masih terasa jauh, PS5 juga masih jadi mesin utama Sony, tapi bukan berarti hardware PlayStation bakal sepi. Sony Interactive Entertainm...

IEM vs Headset: Mana yang Lebih Cocok Buat Gaming?
Kalau ngomongin audio gaming, debat antara IEM dan gaming headset sering banget muncul. Ada yang bilang IEM lebih akurat buat dengar footsteps. Ada ju...