Corsair Nightsword v2 Wireless SD: Mouse Gaming tapi Buat Streamer juga?

Corsair Nightsword v2 Wireless SD: Mouse Gaming tapi Buat Streamer juga?

Corsair datang ke Computex 2026 dengan mouse gaming baru yang cukup unik: Nightsword v2 Wireless SD Stream Deck Gaming Mouse.

Dari namanya sudah ketahuan ada gimmick besar di sini. Mouse ini terintegrasi langsung dengan ekosistem Stream Deck, lengkap dengan tombol khusus buat membuka Virtual Stream Deck di layar. Jadi ini bukan cuma mouse gaming dengan tombol macro biasa, tapi mouse yang bisa jadi shortcut cepat buat streaming, gaming, dan workflow harian.

Bukan Sekadar Tombol Macro Biasa

Biasanya mouse gaming punya tombol programmable buat macro sederhana. Misalnya reload, push-to-talk, DPI shift, atau shortcut keyboard.

Nah, Nightsword v2 Wireless SD naik level karena aplikasi Stream Deck bisa mendeteksi mouse ini sebagai bagian dari ekosistem Stream Deck. Artinya, kamu bisa memasang fungsi Stream Deck ke tombol mouse.

Fungsi itu bisa mencakup banyak hal, seperti kontrol streaming, shortcut aplikasi, command platform gaming, sampai plugin yang biasa dipakai di Stream Deck fisik.

Ada Tombol Khusus Buat Buka Virtual Stream Deck

Fitur paling menarik adalah dedicated Stream Deck Launch button.

Tombol ini bisa membuka Virtual Stream Deck, semacam Stream Deck digital yang muncul di layar. Dari situ, pengguna bisa menjalankan berbagai fungsi Stream Deck tanpa harus punya perangkat Stream Deck fisik.

Buat streamer kecil atau kreator yang belum mau beli Stream Deck terpisah, ini bisa jadi jalan tengah yang cukup menarik. Tinggal tekan tombol di mouse, panel virtual muncul, lalu jalankan aksi yang dibutuhkan.

Bisa Pakai Multi-Action Ala Stream Deck

Karena masuk ke ekosistem Stream Deck, Nightsword v2 Wireless SD juga mendukung fitur seperti multi-action.

Ini fitur yang bisa menjalankan beberapa aksi sekaligus secara berurutan dengan satu input. Contohnya:

  • Buka OBS
  • Ganti scene
  • Mute mic
  • Kirim pesan ke chat
  • Jalankan musik
  • Nyalakan overlay

Buat streamer, ini berguna banget. Satu tombol bisa menyiapkan setup siaran tanpa klik sana-sini kayak lagi main mini-game UI.

Buat gamer non-streamer juga tetap berguna. Multi-action bisa dipakai buat buka launcher, Discord, Spotify, browser, atau tool monitoring dengan sekali klik.

Bukan Mouse Corsair Pertama dengan Stream Deck

Corsair sebenarnya sudah pernah membawa integrasi Stream Deck ke mouse gaming lewat Scimitar Elite Wireless SE.

Bedanya, Scimitar lebih fokus ke MMO dengan panel samping 12 tombol. Integrasi Stream Deck terasa seperti bonus tambahan.

Di Nightsword v2 Wireless SD, Corsair membuat integrasinya lebih eksplisit lewat tombol khusus Stream Deck. Jadi produk ini terasa lebih diarahkan buat streamer, kreator, dan gamer yang pengen shortcut cepat tanpa mouse terlalu banyak tombol samping.

11 Tombol, 8 Bisa Diprogram

Secara tombol, Nightsword v2 Wireless SD punya total 11 tombol, dengan 8 tombol programmable.

Jumlah ini cukup fleksibel buat banyak skenario. Ga sebanyak mouse MMO, tapi juga ga sesimpel mouse FPS ultralight.

Buat pengguna yang main banyak genre, ini masuk akal. Bisa buat FPS, RPG, editing ringan, browsing, dan kontrol stream.

Sensor Marksman S: 33K DPI dan 750 IPS

Untuk performa gaming, Corsair membekali mouse ini dengan sensor Marksman S optical sensor.

Spesifikasinya cukup tinggi:

  • Sensitivitas maksimal 33.000 DPI
  • Kecepatan maksimal 750 IPS
  • Akselerasi sampai 50G

Sensor ini juga dipakai di beberapa mouse Corsair terbaru seperti Sabre v2 Pro Wireless CF, Sabre v2 Pro Wireless MG, dan Scimitar Elite SE.

Buat mayoritas gamer, angka 33K DPI jelas lebih dari cukup. Bahkan kebanyakan pemain kompetitif bakal pakai DPI jauh lebih rendah. Tapi setidaknya, secara sensor, mouse ini bukan cuma jualan tombol Stream Deck.

Desain Ergonomis Buat Tangan Kanan

Nightsword v2 Wireless SD memakai desain ergonomis khusus tangan kanan.

Dimensinya:

  • 129,6 × 78 × 40,9 mm
  • Bobot 89 gram

Bentuknya sculpted, jadi kelihatannya lebih cocok buat palm grip atau relaxed claw. Bobot 89 gram memang bukan ultralight, tapi masih wajar buat mouse ergonomic wireless dengan banyak tombol dan fitur tambahan.

Kalau kamu pemain FPS yang ngejar mouse 40–60 gram, ini mungkin terasa agak berat. Tapi buat hybrid gaming, streaming, dan produktivitas, bobotnya masih masuk akal.

Optical Switch 100 Juta Klik

Tombol utama mouse ini memakai optical switches dengan rating sampai 100 juta klik.

Switch optical biasanya lebih tahan terhadap masalah double-click dibanding switch mekanikal tradisional, karena aktuasi dibaca lewat sinyal cahaya. Untuk mouse seharga $129,99, penggunaan switch optical memang sudah seharusnya.

Wireless 8K, Bluetooth, dan Wired

Untuk koneksi, Corsair memberi tiga mode:

  • 2.4 GHz wireless
  • Bluetooth
  • Wired

Mode 2.4 GHz mendukung polling rate sampai 8.000 Hz. Ini cocok buat gamer yang pengen respons input sangat cepat.

Bluetooth lebih cocok buat hemat daya atau penggunaan casual di laptop. Mode kabel tetap tersedia kalau kamu mau koneksi paling stabil atau sambil charging.

Baterai Kuat, Bahkan di 8K Masih Lumayan

Bagian baterai cukup menarik. Corsair mengklaim mouse ini bisa bertahan sampai 170 jam lewat 2.4 GHz wireless pada polling rate 1.000 Hz dengan RGB mati.

Kalau naik ke 8.000 Hz, baterainya turun, tapi masih cukup solid:

  • 47 jam di 8K polling dengan RGB mati
  • 25,5 jam di 8K polling dengan RGB menyala

Untuk mouse wireless 8K, angka 47 jam itu lumayan impresif. Biasanya polling rate tinggi bikin baterai cepat terkuras, jadi hasil ini cukup meyakinkan buat penggunaan serius.

Harga $129,99

Corsair Nightsword v2 Wireless SD sudah tersedia dengan harga $129,99.

Harga ini menempatkannya di kelas mouse gaming premium menengah. Ga murah, tapi juga belum masuk level mouse kolektor atau flagship ekstrem.

Yang kamu bayar di sini bukan cuma sensor dan wireless, tapi juga integrasi Stream Deck yang cukup unik.

Kesimpulan: Mouse Hybrid Buat Gamer, Streamer, dan Shortcut Addict

Corsair Nightsword v2 Wireless SD adalah mouse yang menarik karena punya identitas jelas. Ini mouse gaming wireless dengan sensor bagus, 8K polling, koneksi lengkap, tombol programmable, dan baterai kuat. Tapi nilai jual utamanya tetap ada di integrasi Stream Deck dan tombol khusus buat membuka Virtual Stream Deck.

Buat pemain FPS murni yang cuma peduli bobot seringan mungkin, mouse ini mungkin bukan pilihan utama. Tapi buat gamer yang juga streaming, bikin konten, atau suka workflow satu klik lewat macro dan multi-action, Nightsword v2 Wireless SD punya daya tarik besar.

Singkatnya, ini mouse buat orang yang pengen klik musuh, ganti scene, mute mic, dan buka tool streaming tanpa harus lepas tangan dari mouse.

June 5, 2026
Share on:

Related Articles

ROG Hone Control Ace L Vitality Edition: Mouse Pad FPS yang Dirancang Pro Player!

ROG Hone Control Ace L Vitality Edition: Mouse Pad FPS yang Dirancang Pro Player!

ASUS ROG ikut ngeramein COMPUTEX 2026 dengan gear yang keliatannya simpel, tapi penting banget buat pemain FPS: ROG Hone Control Ace L Vitality Editio...

June 9, 2026
MSI dan Gigabyte Pamer Monitor Mini-LED 5K 27 Inci

MSI dan Gigabyte Pamer Monitor Mini-LED 5K 27 Inci

Di Computex, banyak orang lagi ribut soal monitor OLED generasi baru. Tapi diam-diam, kubu LCD juga lagi naik level dengan spek yang ga kalah barbar. ...

June 8, 2026
Thermalright Trofeo Vision 9.16: LCD Buat Bikin Build PC Makin Ganteng

Thermalright Trofeo Vision 9.16: LCD Buat Bikin Build PC Makin Ganteng

Thermalright punya barang yang namanya Trofeo Vision 9.16 LCD, layar kecil buat dipasang di dalam PC sebagai display status sistem sekaligus...

June 7, 2026
Virtua Fighter Crossroads: Game Fighting Adventure dari Developernya Yakuza

Virtua Fighter Crossroads: Game Fighting Adventure dari Developernya Yakuza

Setelah lama cuma jadi bahan teaser dan potongan gameplay tanpa konteks, proyek Virtua Fighter baru dari RGG Studio akhirnya mulai jelas. Di Summer Ga...

June 6, 2026