Daftar Lengkap Pemenang The Game Awards 2025: Ada yang Menang di 9 Kategori

Daftar Lengkap Pemenang The Game Awards 2025: Ada yang Menang di 9 Kategori

The Game Awards 2025 akhirnya kelar, dan kalau ada satu kesimpulan besar dari malam penghargaan ini, jawabannya simpel:
ini tahunnya Clair Obscur: Expedition 33.

Game ini bukan cuma menang Game of the Year, tapi juga ngeborong total sembilan penghargaan di berbagai kategori penting. Dominasi sebesar ini terakhir kali kita lihat waktu Baldur’s Gate 3 mengamuk di 2023—meski secara angka, BG3 “cuma” bawa pulang enam piala saat itu. Menariknya, BG3 masih tetap eksis di panggung tahun ini lewat kemenangan Best Community Support, jadi persaingan dua RPG raksasa ini terasa hampir imbang… walau 2025 jelas milik Clair Obscur.

Clair Obscur: Dari Pendatang Baru Jadi Raja Panggung

Yang bikin Clair Obscur makin absurd (dalam arti positif) adalah konteksnya. Ini bukan cuma game besar yang menang banyak, tapi juga:

  • Menang Best Debut Indie Game
  • Menang Best Independent Game
  • Menang Best RPG
  • Menang kategori kreatif seperti Art Direction, Narrative, Music, sampai Game Direction

Biasanya, game debut indie menang satu kategori aja sudah hebat. Clair Obscur malah seperti datang ke The Game Awards dengan checklist, lalu mencentang semuanya satu per satu.

Bahkan di kategori Best Performance, karakter-karakter dari Clair Obscur mendominasi nominasi, dengan Jennifer English (Maelle) akhirnya keluar sebagai pemenang.

Kalau ini anime, arc-nya jelas “protagonis yang terlalu kuat buat arc pertama.”

Game of the Year 2025: Persaingan Berat, Tapi Jelas

Kategori Game of the Year tahun ini padat banget:

  • Death Stranding 2
  • Hades 2
  • Hollow Knight: Silksong
  • Kingdom Come: Deliverance 2
  • Donkey Kong Bananza

Nama-nama besar semua. Tapi ketika Clair Obscur diumumkan sebagai pemenang, rasanya… masuk akal. Bukan karena yang lain jelek, tapi karena Clair Obscur menang di terlalu banyak aspek sekaligus.

Bukan Cuma RPG yang Bersinar

Meski Clair Obscur mendominasi, beberapa kategori lain juga punya cerita menarik:

  • Best Ongoing Game jatuh ke No Man’s Sky, bukti kalau game yang dulu dicemooh bisa jadi contoh konsistensi jangka panjang.
  • Best Action Game dimenangkan Hades 2, melanjutkan reputasi Supergiant sebagai “studio yang jarang miss”.
  • Best Action/Adventure akhirnya jadi milik Hollow Knight: Silksong, kemenangan yang rasanya sudah ditunggu terlalu lama.
  • Most Anticipated Game? Tidak mengejutkan sama sekali: Grand Theft Auto 6.

Kadang kategori ini bukan soal “siapa terbaik”, tapi “siapa yang paling bikin semua orang gelisah nungguin rilis”.

Esports: Familiar, Tapi Tetap Bergengsi

Di ranah esports, peta kekuatan masih relatif konsisten:

  • Best Esports Game dimenangkan Counter-Strike 2
  • Best Esports Athlete jatuh ke Chovy
  • Best Esports Team diraih Team Vitality
  • Content Creator of the Year dimenangkan MoistCr1TiKaL, karena tentu saja

Sementara itu, Players’ Voice—kategori paling “suara netizen”—akhirnya dimenangkan Wuthering Waves, ngalahin Clair Obscur dan Genshin Impact. Bukti bahwa suara komunitas nggak selalu sejalan dengan juri, dan itu justru sehat.

Pola yang Kelihatan Jelas di TGA 2025

Kalau ditarik garis besarnya, The Game Awards 2025 nunjukin beberapa tren menarik:

  • Game baru dengan identitas kuat bisa langsung mengalahkan raksasa lama
  • Indie bukan lagi kelas dua, bahkan bisa jadi pusat panggung
  • Konsistensi jangka panjang masih dihargai, baik di ongoing game maupun community support
  • Dan yang paling penting: genre RPG lagi di puncaknya

Penutup: Tahun yang Sulit Dilupakan

The Game Awards 2025 bukan sekadar daftar pemenang. Ini semacam penanda era. Tahun di mana satu game baru datang tanpa beban nostalgia, tanpa IP raksasa, lalu menguasai hampir seluruh malam penghargaan.

Beberapa tahun ke depan, kita mungkin akan sering dengar kalimat:
“Ini sehebat Clair Obscur nggak, sih?”

Dan jujur saja, itu standar yang cukup kejam.

December 12, 2025
Share on:

Related Articles

Sennheiser Momentum True Wireless 5: TWS yang Baterainya Bisa Diganti Sendiri

Sennheiser Momentum True Wireless 5: TWS yang Baterainya Bisa Diganti Sendiri

Sennheiser resmi memperkenalkan Momentum True Wireless 5, earbuds flagship terbaru yang membawa banyak upgrade besar. Bukan cuma soal suara, ANC, atau...

August 21, 2026
Keychron V6 Ultra Hybrid: Keyboard Mecha+Magnetic tapi Ukurannya Full-size

Keychron V6 Ultra Hybrid: Keyboard Mecha+Magnetic tapi Ukurannya Full-size

Keychron kembali bikin kejutan di dunia keyboard. Setelah sempat menggoda publik dengan V6 Ultra Hybrid, sekarang keyboard wireless hybrid ini resmi m...

August 20, 2026
Moondrop Chu 3: IEM Murah Meriah dengan Driver Baru dan Shell Zinc-Alloy

Moondrop Chu 3: IEM Murah Meriah dengan Driver Baru dan Shell Zinc-Alloy

Moondrop akhirnya meluncurkan Moondrop Chu 3, generasi terbaru dari seri Chu yang selama ini jadi salah satu nama paling populer di kelas IEM entry-le...

August 19, 2026
Keyboard Wireless SteelSeries Mahal Jadi Korban Baterai Bengkak

Keyboard Wireless SteelSeries Mahal Jadi Korban Baterai Bengkak

Keyboard wireless mekanikal memang terdengar enak banget. Bisa tetap dapat feel khas mechanical keyboard, tapi meja lebih rapi dan posisi lebih bebas ...

August 18, 2026