
Epomaker Carbonis: Mouse Gaming Carbon Fiber, Ada Layarnya
Epomaker kembali bikin kejutan. Kali ini lewat Carbonis, mouse gaming berbahan solid carbon fibre yang jadi evolusi dari lini mouse karbon mereka sebelumnya. Kalau CarbonX dulu pakai desain honeycomb berlubang demi bobot ringan, Carbonis justru ambil pendekatan berbeda: cangkang solid dengan bentuk ergonomis tangan kanan.
Secara siluet, bentuknya langsung mengingatkan kita ke Razer DeathAdder V4 Pro—besar, ergonomis, dan jelas ditujukan buat gamer yang nyaman dengan grip palm atau claw santai.
Carbon Fiber, Tapi Tetap Ringan
Material carbon fibre dipilih bukan cuma buat gaya. Epomaker mengklaim material ini memberi struktur yang sangat rigid tapi tetap ringan. Angka bobot resminya memang belum diumumkan, tapi kalau mouse ini benar-benar ingin disebut “lightweight”, rasanya sulit dibayangkan beratnya tembus lebih dari 60 gram.
Pendekatan solid shell ini menarik, karena kebanyakan mouse ringan ekstrem justru berlubang. Carbonis kelihatan ingin main di area tengah: kokoh, premium, tapi tetap kompetitif secara bobot.
Sensor Kelas Flagship + 8K Polling Rate
Di balik bodinya, Carbonis dibekali kombinasi serius:
- PixArt PAW 3950 (sensor flagship)
- Nordic N54L MCU
Kombinasi ini memungkinkan native 8000 Hz (8K) polling rate, yang berarti input latency super rendah. Buat gamer FPS kompetitif, ini jelas nilai jual utama, meskipun real-world benefit-nya tetap tergantung setup dan skill (ya, mouse mahal tetap tidak bikin aim auto jago).

Ada Layar LCD di Atas Mouse
Ini bagian yang cukup unik. Carbonis punya layar LCD kecil di bagian atas, yang bisa menampilkan informasi real-time seperti:
- DPI aktif
- Battery level
- Polling rate
Fungsinya mirip dengan yang kita lihat di beberapa mouse modern belakangan ini. Bukan fitur wajib, tapi praktis dan kelihatan futuristik.
Driver Online, Tanpa Install Ribet
Epomaker juga makin konsisten dengan pendekatan web-based driver. Artinya, semua pengaturan bisa diakses lewat browser, tanpa perlu install software Windows khusus. Buat yang sering ganti PC atau pakai OS non-Windows, ini jelas nilai plus.
Varian Warna & Detail Estetika
Carbonis bakal hadir dalam dua versi:
- Black forged carbon, dengan tekstur karbon mentah yang kelihatan jelas
- Purple gradient, dengan dongle transparan warna ungu
Keduanya punya scroll wheel warna emas, detail kecil yang bikin tampilannya makin “premium”. Sayangnya, sampai sekarang belum ada info soal switch klik atau encoder scroll-nya.
Harga Masih Misterius, Tapi Sudah Bisa Booking
Saat ini Carbonis masih di fase pre-launch. Epomaker membuka early-bird reservation dengan biaya US$1 (non-refundable), yang nantinya memberi diskon US$15 saat mouse ini resmi dijual dalam waktu dekat.
Harga final belum diumumkan, tapi kalau nantinya berada di kisaran US$70–80, Carbonis bisa jadi alternatif menarik dibanding mouse flagship yang harganya sudah makin ga ngotak.

Kesimpulan Sementara
Dari info yang sudah ada, Epomaker Carbonis terlihat seperti:
- Mouse ergonomis solid carbon fibre
- Sensor flagship + 8K polling
- Ada LCD screen
- Driver online, simpel dan fleksibel
- Desain premium, tidak sekadar gimmick
Tinggal dua hal yang krusial: berat final dan harga resmi. Kalau dua itu masuk akal, Carbonis berpotensi jadi salah satu mouse gaming paling menarik di awal tahun ini.
Related Articles

Apa Itu TTK di Game Shooter? Kenapa Ada Game yang Musuhnya Cepat Mati dan Ada yang Tebal Banget?
Kalau sering main game shooter, kamu pasti pernah ngerasain dua pengalaman ekstrem ini.Di satu game, baru nongol sedikit dari tembok langsung kena hea...

The Blood of Dawnwalker Review: RPG Vampir Mirip The Witcher 3
The Blood of Dawnwalker langsung menarik perhatian sejak pertama kali diumumkan. Alasannya simpel: game ini datang dari Rebel Wolves, studio baru yang...

Tanggal Rilis DLSS 5 dan Game Pertama yang Resmi Di-support
NVIDIA akhirnya memastikan jadwal debut DLSS 5. Teknologi upscaling dan neural rendering terbaru ini akan hadir pertama kali di NBA 2K27, sekaligus ja...

RAWM Nyx60: Keyboard Gaming Optical 60% yang Siap Lawan Tren Hall Effect
Saat keyboard gaming magnetic atau Hall effect makin ramai, RAWM eSports malah mengambil jalur berbeda. Brand periferal asal China ini memperkenalkan ...