Era Konsol Mulai Pudar? Take-Two Bilang Industri Lagi Balik ke PC

Era Konsol Mulai Pudar? Take-Two Bilang Industri Lagi Balik ke PC

3 min read 178 views

Take-Two CEO, Strauss Zelnick, lagi-lagi bikin rame industri game. Meski studio paling besar mereka—Rockstar Games—masih nyaman banget sama pola rilis “konsol dulu, PC belakangan,” Zelnick tiba-tiba bilang kalau masa depan konsol... ya, mungkin nggak sepanjang itu.

Dalam wawancaranya bareng CNBC minggu ini, eksekutif veteran yang bentar lagi bakal memimpin publisher independen terbesar di Amerika (setelah akuisisi leverage EA kelar) ngomong blak-blakan: industri game lagi geser ke PC dan ekosistem yang lebih “open”. Meski begitu, dia nggak bilang konsol bakal punah total.

“Menurut saya industri bergerak menuju PC, dan bisnis juga bergerak ke arah yang lebih terbuka, bukan tertutup. Tapi kalau kamu mendefinisikan konsol sebagai ‘pengalaman bermain game besar di layar besar selama berjam-jam’, itu nggak bakal hilang.”

Agak lucu sih dengernya—apalagi dari publisher yang udah terkenal menomorduakan PC sejak era GTA: Vice City (2002). Dua franchise terbesar Take-Two—GTA dan Red Dead—baru nongol di PC berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun setelah rilis konsol.

Tapi ya… Zelnick nggak salah juga.

Konsol Stagnan, PC Melejit

Pasar konsol udah lama stagnan. Tiga pemain utamanya—Sony, Nintendo, dan Microsoft—udah nggak lagi “menambah pemain baru”, tapi saling rebutan user yang itu-itu aja.

Sementara itu, PC gaming makin naik daun:

  • Steam hampir tiap tahun memecahkan rekor jumlah pemain & penjualan.
  • Perangkat PC yang berbentuk handheld dan home console makin banyak bermunculan:
    Steam Deck, ROG Ally, hingga Steam Machine generasi baru.
  • Tren gaming makin menjorok ke arah “open ecosystem” yang PC-banget.

Dengan kata lain, PC bukan cuma berkembang… tapi juga mulai mencaplok bagian-bagian yang dulu milik konsol.

Microsoft Aja Ikut Nggak Yakin Konsol Bakal Tetap Sama

Microsoft belakangan ini udah terang-terangan mengubah cara pandang mereka terhadap Xbox. Sarah Bond emang masih bilang “pengalaman Xbox dimulai dari konsol,” tapi rumor-rumor kuat menyebut hardware next-gen mereka bakal:

  • Konsol-PC hybrid
  • Tetap bisa main game Xbox
  • Tapi juga punya mode seperti Windows desktop

CEO Microsoft, Satya Nadella, bahkan lempar kode:

“Lucu aja orang menganggap konsol dan PC itu dua hal berbeda. Dulu kami bikin konsol untuk bikin PC gaming yang lebih baik. Saya ingin meninjau lagi cara pikir lama itu.”

Intinya: Microsoft juga mulai blur batas antara konsol dan PC.

Mengenal Take-Two: Rumah Rockstar, 2K, dan Zynga

Take-Two Interactive Software, Inc. adalah perusahaan holding video game asal New York, berdiri sejak 1993. Beberapa label besar yang mereka punya:

  • Rockstar Games – GTA, Red Dead, Bully, dll.
  • 2K – NBA 2K, Borderlands, Bioshock, Civilization
  • Zynga – dominan di game mobile
  • Dulu punya Private Division, tapi dijual ke private equity di 2024
  • Punya Ghost Story Games (eks Irrational Games)
  • Akuisisi Socialpoint, Playdots, dan Nordeus untuk pasar mobile
  • Punya 50% saham NBA 2K League bareng NBA

Per April 2025, valuasi Take-Two diperkirakan US$41 miliar, menjadikannya salah satu perusahaan game publik terbesar di dunia.

Jadi… Konsol Bakal Punah?

Kayaknya enggak.

Tapi posisinya bakal berubah drastis.

Konsol nggak akan hilang karena pengalaman “duduk santai di sofa, main game AAA di layar besar” itu punya tempat tersendiri. Bukan cuma nostalgia, tapi kenyamanan. Namun secara industri, masa dominasi konsol telah lewat:

  • PC lebih fleksibel
  • Ekosistem lebih terbuka
  • Perangkat hybrid PC-konsol makin banyak
  • Publisher besar mulai mengubah strategi
  • Generasi pemain baru tumbuh bukan dari konsol, tapi dari mobile dan PC

Dan kalau Zelnick—yang selama 20 tahun ngeremehin PC—aja mulai bilang era konsol meredup, ya mungkin itu tanda zaman sedang benar-benar berubah.

November 19, 2025
Share on:

Related Articles

Optical vs Mechanical Mouse Switch: Apakah Optical Selalu Lebih Baik?

Optical vs Mechanical Mouse Switch: Apakah Optical Selalu Lebih Baik?

Kalau melihat gaming mouse keluaran beberapa tahun terakhir, optical switch semakin sering digunakan, terutama pada tombol utama kiri dan kanan.Razer ...

October 23, 2026
The End of an Era: EA Resmi Tutup BioWare

The End of an Era: EA Resmi Tutup BioWare

Kabar buruk buat penggemar Mass Effect dan Dragon Age. EA resmi mengumumkan penutupan BioWare sekaligus menghentikan development game Mass Effect beri...

October 22, 2026
Keychron J3 SE Hadir dengan Warna Pastel, Numpad Lengkap, dan Switch Ringan

Keychron J3 SE Hadir dengan Warna Pastel, Numpad Lengkap, dan Switch Ringan

Keychron ngenalin J3 SE, keyboard mechanical wireless dengan pilihan warna Pink dan Pink Blue. Kombinasi warnanya terasa lebih ceria, cocok buat kalia...

October 21, 2026
ASUS ROG Strix XG27ACNS: Monitor Gaming 3 Mode dengan Refresh Rate sampai 920Hz

ASUS ROG Strix XG27ACNS: Monitor Gaming 3 Mode dengan Refresh Rate sampai 920Hz

ASUS ngenalin ROG Strix XG27ACNS, monitor gaming 27 inci dengan fitur Triple Mode. Kalian bisa memilih QHD pada 475 Hz, Full HD pada 620 Hz, atau HD h...

October 20, 2026