
Fantech EOS Mini WGP17: Controller Imut tapi Ambisinya Besar
Kalau biasanya controller identik dengan ukuran gede, grip tebal, dan “serius banget buat pro player”, Fantech justru datang dengan pendekatan yang beda. Mereka bikin satu barang yang… imut banget. Tapi jangan salah, ini bukan sekadar lucu-lucuan.
Kenalin, Fantech EOS Mini WGP17 — controller wireless ukuran saku yang kelihatannya imut, tapi ternyata cukup serius buat dipakai main.
Kecil Banget, Serius
Hal pertama yang langsung “nendang” tentu ukurannya.
Ini bukan sekadar “compact”… ini beneran pocket-sized. Bisa masuk tas kecil, bahkan kantong jaket tanpa drama. Cocok banget buat kita yang:
- Sering mobile
- Ngegame di HP / tablet / laptop
- Nggak mau ribet bawa controller gede
Desainnya juga clean dan playful. Ada beberapa varian warna, termasuk yang vibe-nya retro ala NES. Jadi selain fungsional, dia juga punya nilai “gaya”.
Wireless & Fleksibel: Main di Mana Aja
Controller kecil tapi tetap modern. EOS Mini udah wireless, jadi nggak perlu kabel ribet.
Biasanya support untuk:
- Android
- iOS
- PC / laptop
- Device lain yang kompatibel Bluetooth
Artinya?
Lo bisa:
- Main emulator di HP
- Push rank di game mobile
- Santai main game PC dari jauh
Satu controller, banyak skenario.
Layout Familiar, Nggak Perlu Adaptasi Lama
Walaupun kecil, layout tombolnya tetap familiar:
- Analog (yes, ini penting)
- D-pad
- Face buttons (ABXY style)
- Shoulder buttons
Jadi transisi dari controller biasa ke ini nggak bakal bikin lo bingung. Paling adaptasi sedikit ke ukuran — karena ya… ini versi mini, bukan diet biasa, ini cutting ekstrem.
Tapi… Nyaman Nggak?
Nah ini pertanyaan penting.
Jawabannya: tergantung ekspektasi lo.
Controller ini bukan buat:
- Main berjam-jam nonstop
- Game kompetitif hardcore
- Sesi maraton yang butuh grip maksimal
Tapi dia cocok banget buat:
- Casual gaming
- Emulator nostalgia
- Main santai di perjalanan
- Quick session tanpa setup ribet
Ibaratnya, ini bukan “kursi gaming”. Ini lebih kayak kursi lipat yang surprisingly nyaman buat dipakai nongkrong sebentar.

Battery Life: Kecil Tapi Cukup
Dengan ukuran sekecil ini, jangan berharap baterai monster. Tapi biasanya untuk kelas mini controller, performanya udah cukup buat:
- Beberapa jam gameplay
- Sesi santai tanpa harus charge terus
Dan karena ini device ringan, ngecasnya juga relatif cepat.
Siapa yang Cocok Pakai Ini?
EOS Mini ini bukan untuk semua orang — dan itu justru bagus.
Controller ini cocok kalau lo:
- Gamer mobile yang pengen upgrade experience
- Suka emulator / game retro
- Butuh controller kedua yang portable
- Sering gaming di luar rumah
Kurang cocok kalau lo:
- Kompetitif banget
- Butuh ergonomi maksimal
- Main game berat berjam-jam
Kesimpulan: Kecil, Tapi Nggak Main-Main
Fantech EOS Mini WGP17 itu contoh produk yang ngerti satu hal penting: Nggak semua gamer butuh yang besar dan powerful. Kadang, yang kecil, praktis, dan siap dipakai kapan aja itu justru lebih kepakai.
Ini bukan controller utama buat semua situasi.
Tapi sebagai companion device, dia kuat banget.
Dan jujur aja…
Ada yang satisfying dari controller kecil yang bisa lo keluarin dari kantong, connect, dan langsung main.
Kayak, “yaudah, idup nggak perlu dibawa ribet.” Hehe...
Related Articles

Razer Clio X: Speaker Wireless Tapi Bantal Kursi Gaming
Razer datang dengan aksesori audio gaming yang cukup unik di PAX West 2026. Namanya Razer Clio X, sebuah speaker cushion wireless yang dipasang di bag...

Liberty Walk x Original Konbini OK-1, Keyboard JDM dengan Bodi Aluminium dan VIA
Kolaborasi antara brand otomotif dengan peripheral gaming sebenarnya bukan hal baru. Namun, Liberty Walk x Original Konbini OK-1 punya pendekatan yang...

DLSS 5 Review: Visual Lebih Realistis, Tapi Performa Turun Drastis
DLSS selama ini identik dengan satu hal: performa. Entah lewat Super Resolution, Frame Generation, atau Multi Frame Generation, teknologi DLSS biasany...

Apa Itu TTK di Game Shooter? Kenapa Ada Game yang Musuhnya Cepat Mati dan Ada yang Tebal Banget?
Kalau sering main game shooter, kamu pasti pernah ngerasain dua pengalaman ekstrem ini.Di satu game, baru nongol sedikit dari tembok langsung kena hea...