Harga Steam Machine Terungkap! Kok Mihil Bingit?

Harga Steam Machine Terungkap! Kok Mihil Bingit?

Valve akhirnya ngumumin harga Steam Machine, dan hasilnya lumayan bikin dompet auto masuk mode hemat. Versi termurah dibanderol $1.049 (nyaris Rp19 juta), cuma dapat storage 512 GB, dan belum termasuk Steam Controller. Jangan lupa juga itu harga resmi sana ya. Kalau masuk Indo, paling ya tambahin 50% dari harga itulah…

Buat perangkat yang selama ini dibayangkan sebagai “konsol Steam buat ruang tamu”, angka segini jelas jauh dari ekspektasi banyak gamer. Steam Machine malah masuk wilayah harga PC gaming compact premium.

Ada Empat Varian Steam Machine

Valve menyiapkan dua pilihan storage: 512 GB dan 2 TB. Masing-masing bisa dibeli dengan atau tanpa Steam Controller.

Berikut harga lengkapnya:

VarianHarga ASHarga Inggris
512 GB tanpa controller$1.049£879
512 GB + Steam Controller$1.128£938
2 TB tanpa controller$1.349£1.149
2 TB + Steam Controller$1.428£1.208

Dari tabel itu, Steam Controller dihargai sekitar $79 dalam paket.

Versi paling lengkap tembus $1.428, jadi ini jelas bukan kotak murah buat sekadar main library Steam dari sofa.

Harga Lebih Tinggi dari Rencana Awal

Engineer Valve, Yazan Aldehayyat, menyebut harga final Steam Machine “jauh lebih tinggi” dari yang awalnya dibayangkan.

Valve memang belum pernah mengumumkan harga resmi sebelumnya, tapi mereka kabarnya sudah punya perkiraan internal. Masalahnya, biaya komponen terus naik dan membuat target harga lama sulit dipertahankan.

Kondisi ini mirip dengan Steam Deck yang baru-baru ini mengalami kenaikan harga cukup besar. Jadi Steam Machine tampaknya ikut terkena efek biaya produksi dan hardware yang makin mahal.

Spek Versi 512 GB

Steam Machine versi dasar membawa spesifikasi berikut:

  • CPU semi-custom AMD Zen 4, 6 core dan 12 thread
  • GPU semi-custom AMD RDNA 3 dengan 28 Compute Units
  • RAM 16 GB DDR5
  • VRAM 8 GB GDDR6
  • SSD NVMe 512 GB
  • Slot microSD
  • Wi-Fi 6E
  • Bluetooth 5.3
  • Gigabit Ethernet
  • Adapter wireless Steam Controller terintegrasi
  • SteamOS 3
  • Bentuk compact, sekitar kubus 6 inci

Dari speknya, perangkat ini lebih dekat ke mini PC gaming khusus SteamOS daripada konsol tradisional.

CPU Zen 4 dan GPU RDNA 3

CPU-nya memakai arsitektur AMD Zen 4 dengan konfigurasi 6 core dan 12 thread. Buat gaming modern, jumlah core seperti ini masih cukup masuk akal.

GPU-nya memakai RDNA 3 dengan 28 Compute Units. Angka ini menunjukkan performanya bakal jauh di atas Steam Deck, tapi belum tentu bisa bersaing dengan PC desktop kelas atas.

Dengan VRAM 8 GB, perangkat ini kemungkinan lebih nyaman buat gaming 1080p atau 1440p, tergantung game dan setting. Buat judul berat dengan tekstur maksimal, kapasitas 8 GB mulai terasa agak ketat.

RAM dan VRAM Dipisah

Steam Machine membawa:

  • RAM sistem 16 GB DDR5
  • VRAM GPU 8 GB GDDR6

Ini beda dari Steam Deck yang memakai unified memory. Dengan memori terpisah, GPU punya bandwidth khusus, tapi kapasitas VRAM tetap menjadi batas tersendiri.

16 GB RAM masih cukup buat mayoritas game sekarang, walau untuk perangkat seharga lebih dari $1.000, sebagian gamer mungkin berharap 32 GB.

Storage 512 GB Terasa Kecil

Versi termurah cuma punya SSD 512 GB.

Di era game AAA yang ukurannya bisa lebih dari 100 GB, storage segini cepat penuh. Setelah SteamOS dan file sistem ikut makan ruang, pengguna mungkin cuma bisa memasang beberapa game besar sekaligus.

Untungnya ada slot microSD, tapi performa dan kapasitasnya belum tentu ideal buat semua game. Versi 2 TB jelas lebih nyaman, tapi harganya naik ke $1.349 tanpa controller.

Bentuk Mini, Tapi Harga Bukan Mini

Salah satu daya tarik Steam Machine ada di bentuknya. Valve menyebut perangkat ini punya ukuran sekitar kubus 6 inci, jadi cukup ringkas buat ditaruh di bawah TV atau di meja.

Bentuk kecil ini memang menarik buat pengguna yang ga mau casing PC besar. Tapi mini PC sering punya harga lebih tinggi karena desain internal, pendinginan, dan power delivery yang lebih kompleks.

Jadi sebagian harga Steam Machine kemungkinan datang dari bentuk compact-nya, bukan cuma performa mentah.

SteamOS 3 Jadi Nilai Jual Utama

Steam Machine menjalankan SteamOS 3, sistem operasi yang juga dipakai Steam Deck.

Kelebihannya:

  • Tampilan ramah controller
  • Akses langsung ke library Steam
  • Proton buat menjalankan game Windows
  • Suspend dan resume ala konsol
  • Update sistem lebih simpel
  • Fokus ke gaming ruang tamu

Buat pengguna yang suka pengalaman Steam Deck tapi pengen performa lebih tinggi di TV, Steam Machine bisa terasa menarik.

Masalahnya, di harga $1.049, pengguna juga bisa mulai mempertimbangkan rakit PC atau beli prebuilt dengan Windows yang lebih fleksibel.

Controller Ga Termasuk di Versi Dasar

Bagian yang agak bikin nyengir adalah versi termurah ga menyertakan Steam Controller.

Padahal perangkat ini diposisikan sebagai mesin gaming ruang tamu. Jadi beli unit dasar, lalu masih harus siapin controller sendiri.

Memang adapter wireless Steam Controller sudah terintegrasi, tapi tanpa controller di dalam box, fiturnya terasa seperti colokan parkir kosong.

Bisa Lawan PC Gaming Biasa?

Di harga lebih dari $1.000, Steam Machine bakal berhadapan dengan:

  • PC gaming prebuilt
  • Mini PC gaming
  • Laptop gaming diskon
  • Konsol plus banyak game
  • Rakit PC custom

Keunggulan Steam Machine kemungkinan ada di ukuran, SteamOS, dan pengalaman plug-and-play.

Tapi kalau performa mentahnya ga cukup kuat, gamer bakal sulit menerima harga segitu. Apalagi versi dasar masih punya SSD 512 GB dan VRAM 8 GB.

Kesimpulan: Steam Machine Datang, Tapi Harganya Berat

Steam Machine akhirnya punya harga resmi, dan hasilnya jauh dari murah.

Versi 512 GB tanpa controller dimulai dari $1.049, sementara model 2 TB dengan Steam Controller tembus $1.428. Dengan CPU Zen 4, GPU RDNA 3, RAM 16 GB, VRAM 8 GB, dan SteamOS 3, perangkat ini memang lebih kuat dan fleksibel dari handheld.

Tapi di harga segini, Steam Machine bukan lagi alternatif murah buat konsol. Ini sudah masuk kategori PC gaming compact premium.

Buat fans berat SteamOS yang pengen pengalaman ala Steam Deck di layar besar, perangkat ini masih punya daya tarik. Buat gamer yang cuma ngejar value, perbandingannya dengan PC rakitan bakal jadi pertarungan boss yang susah buat Valve.

June 22, 2026
Share on:

Related Articles

Harga GTA 6 Udah Nongol. Siap Ngirit Jatah Kopi?

Harga GTA 6 Udah Nongol. Siap Ngirit Jatah Kopi?

Rockstar akhirnya ngasih gambaran jelas soal harga Grand Theft Auto VI, dan ya, masuk Vice City kali ini ga murah.GTA 6 dijadwalkan rilis pada 19 Nove...

June 25, 2026
Game Ini Harganya Hampir Rp18 juta tapi Isinya Ga Jelas!

Game Ini Harganya Hampir Rp18 juta tapi Isinya Ga Jelas!

Steam baru aja kedatangan salah satu “game” paling absurd tahun ini. Judulnya Congratulations On Your Purchase, harganya $999,99 atau hampir Rp18 juta...

June 24, 2026
GravaStar Mercury K98 Pro: Keyboard 98% yang Bergaya Cyberpunk

GravaStar Mercury K98 Pro: Keyboard 98% yang Bergaya Cyberpunk

GravaStar balik lagi dengan periferal yang tampilannya kayak baru dicopot dari kapal luar angkasa. Kali ini mereka ngenalin Mercury K98 Pro, keyboard ...

June 23, 2026
LG UltraGear 34GX90SB-W: Monitor OLED yang Bisa Berubah Fungsi

LG UltraGear 34GX90SB-W: Monitor OLED yang Bisa Berubah Fungsi

LG ngenalin UltraGear 34GX90SB-W, monitor gaming ultrawide OLED 34 inci yang bukan cuma kencang buat main game, tapi juga bisa berdiri sendiri sebagai...

June 21, 2026