
Headset Wireless Pakai Batere Hotswap: Glorious GHS Wireless InfinitePlay
Glorious resmi ngenalin GHS Wireless InfinitePlay, headset gaming wireless yang punya solusi cukup menarik buat masalah klasik: baterai habis pas lagi seru-serunya main.
Headset ini membawa dua battery pack yang bisa dilepas-pasang, masing-masing diklaim tahan 85+ jam. Lebih gila lagi, ada baterai internal kecil bernama Guardian Battery System yang menjaga headset tetap menyala saat battery pack diganti.
Jadi saat baterai utama habis, kamu bisa swap tanpa disconnect, tanpa kehilangan suara Discord, tanpa callout hilang, dan tanpa alasan klasik “sorry guys, headset gue mati.”
Dua Battery Pack 85+ Jam
Fitur utama GHS Wireless InfinitePlay adalah sistem swappable battery pack.
Glorious menyertakan dua baterai InfinitePlay, dan masing-masing diklaim mampu bertahan lebih dari 85 jam.
Konsepnya simpel:
- Satu baterai dipakai di headset
- Satu baterai lagi dicas
- Saat baterai habis, tinggal tukar
- Headset lanjut jalan
Dengan cara ini, pengguna ga perlu colok kabel ke headset cuma karena baterai sekarat. Ini jawaban buat headset wireless yang katanya bebas kabel, tapi hidupnya malah sering berakhir sambil dicolok charger.
Guardian Battery System Bikin Swap Tanpa Disconnect
Swappable battery sebenarnya bukan ide baru. Masalahnya, banyak perangkat tetap mati sebentar saat baterai diganti.
Nah, Glorious mencoba menyelesaikan bagian itu lewat Guardian Battery System, teknologi yang sebelumnya muncul di mouse Glorious V3.
Di GHS Wireless InfinitePlay, ada baterai internal yang bisa menjaga headset tetap hidup selama proses pergantian battery pack.
Baterai internal ini bahkan bisa menyalakan headset secara mandiri sampai 3+ jam.
Artinya, saat kamu mencabut battery pack utama dan memasang yang baru, headset tetap menyala. Voice chat tetap jalan. Audio game tetap masuk. Tidak ada reconnect drama.
Buat game kompetitif, ini penting banget. Kadang satu callout yang hilang bisa bikin satu ronde berubah jadi tragedi.
Driver 40mm Angled Buat Positional Audio
Di bagian audio, GHS Wireless InfinitePlay memakai custom-tuned 40mm angled drivers yang juga dipakai di lini GHS lain.
Driver angled berarti posisi driver dibuat mengikuti sudut telinga manusia. Tujuannya supaya suara terasa lebih natural dan arah audio lebih jelas.
Glorious mengklaim desain ini membantu memberi:
- Audio lebih seimbang
- Positional awareness lebih tajam
- Detail suara lebih jelas
- Immersion lebih kuat
Buat game FPS, hal seperti arah footstep, reload, tembakan, atau kendaraan bisa terasa lebih mudah dibaca.
Dalam bahasa gamer: kuping bisa lebih cepat tahu musuh datang dari mana sebelum layar sempat panik.

Mic Boom Detachable dengan ENC
Komunikasi juga jadi fokus utama.
GHS Wireless InfinitePlay dibekali detachable boom microphone dengan environmental noise-cancelling.
Mic ini dirancang supaya suara pengguna tetap jelas meski ada noise sekitar. Cocok buat Discord, ranked match, streaming, atau meeting kerja yang tiba-tiba berubah jadi briefing raid.
Kalau lagi tidak gaming, boom mic bisa dilepas supaya tampilan headset lebih clean.
Saat mic boom dilepas, mic bawaan di earcup mengambil alih untuk kebutuhan harian seperti call, voice note, atau komunikasi ringan.
Jadi headset ini bisa dipakai di meja gaming dan juga saat keluar rumah tanpa terlihat seperti mau masuk turnamen LAN 2008.
2.4GHz Buat Gaming, Bluetooth Buat Harian
GHS Wireless InfinitePlay mendukung dua mode wireless utama:
- 2.4GHz dongle
- Bluetooth
Mode 2.4GHz ditujukan buat gaming karena latency lebih rendah dan koneksi lebih stabil. Mode ini mendukung:
- PC
- PS5
- PS4
- Nintendo Switch
Sementara Bluetooth lebih cocok buat HP, laptop, musik, call, atau Discord saat mobile.
Pengguna bisa berpindah sumber audio dengan satu tombol. Jadi headset ini bisa ikut pindah dari meja gaming ke perjalanan harian tanpa perlu ganti perangkat.

Kontrol Lengkap di Earcup
Glorious juga memasang kontrol fisik langsung di headset.
Ada dua metal rotary knobs untuk mengatur volume dan chat/game mix. Selain itu, kontrol lain juga tersedia langsung di earcup, termasuk:
- Volume
- Chat mix
- Mic mute
- Media controls
- Source switching
Ini praktis karena pengguna ga harus alt-tab dari game atau membuka HP cuma buat mengubah volume.
Buat sesi gaming intens, kontrol on-ear seperti ini bisa mengurangi banyak gangguan kecil yang biasanya bikin fokus pecah.
Nyaman Buat Maraton Gaming
GHS Wireless InfinitePlay dirancang buat dipakai lama, bukan cuma satu-dua match.
Bagian kenyamanannya mencakup:
- Earcup yang bisa diatur tinggi
- Memory foam ear-pads
- Suspension headband
- Desain ramah pengguna kacamata
Suspension headband membantu membagi tekanan di kepala, sementara memory foam membantu menjaga earcup tetap nyaman selama sesi panjang.
Glorious juga menyebut headset ini punya desain reinforced supaya tahan dipakai harian, dibawa-bawa, dan menghadapi momen rage ringan.
Semoga maksudnya rage ringan beneran, bukan dilempar ke tembok setelah kalah clutch 1v5.

Custom EQ Lewat Glorious CORE
Untuk pengaturan software, GHS Wireless InfinitePlay memakai Glorious CORE.
Lewat software ini, pengguna bisa:
- Mengubah EQ
- Memilih preset
- Membuat custom EQ profile
- Menyimpan EQ ke headset
- Mengatur mic volume
- Melihat balance chat mix
- Memantau level baterai
Fitur menyimpan EQ langsung ke headset cukup penting. Jadi saat dipakai di konsol atau perangkat lain, profile suara tetap ikut terbawa.
Misalnya kamu bikin profile FPS yang fokus ke footstep di PC, lalu pindah ke PS5. Setting itu tetap bisa dipakai tanpa harus ulang dari nol.
Harga US$229,99 (Rp4,1 Jutaan)
GHS Wireless InfinitePlay dijual di situs resmi Glorious dengan harga US$229,99.
Dengan harga segini, headset ini masuk kelas premium, tapi Glorious mencoba membenarkannya lewat paket fitur yang biasanya muncul di produk level atas:
- Swappable battery
- Guardian internal battery
- Driver angled
- Mic detachable dengan ENC
- 2.4GHz dan Bluetooth
- Chat/game mix
- Custom EQ onboard
- Kompatibilitas PC dan konsol
Daya tarik paling besar tetap sistem baterainya. Karena headset wireless premium banyak, tapi headset yang benar-benar mencoba menghapus downtime baterai masih belum banyak.

Spesifikasi Utama Glorious GHS Wireless InfinitePlay
| Fitur | Detail |
|---|---|
| Model | Glorious GHS Wireless InfinitePlay |
| Driver | 40mm angled drivers |
| Battery pack | 2 swappable InfinitePlay packs |
| Daya tahan battery pack | 85+ jam per pack |
| Baterai internal | Guardian Battery System |
| Daya tahan baterai internal | 3+ jam |
| Mic utama | Detachable boom mic |
| Noise reduction | Environmental noise-cancelling |
| Mic cadangan | Built-in earcup mic |
| Koneksi gaming | 2.4GHz dongle |
| Koneksi mobile | Bluetooth |
| Kompatibilitas 2.4GHz | PC, PS5, PS4, Switch |
| Kontrol | Dual metal rotary knobs, on-ear controls |
| Software | Glorious CORE |
| Harga | US$229,99 |
Penutup: Headset Wireless Buat yang Ga Mau Lagi Colok Kabel
Glorious GHS Wireless InfinitePlay punya satu misi jelas: mengakhiri drama headset wireless yang mati di tengah sesi gaming.
Dua battery pack 85+ jam sudah terdengar kuat. Tapi tambahan Guardian Battery System yang menjaga headset tetap hidup saat baterai diganti membuat konsepnya jauh lebih menarik.
Ditambah driver 40mm angled, mic detachable dengan noise-cancelling, Bluetooth, 2.4GHz, chat/game mix, dan custom EQ onboard, headset ini bukan cuma jualan baterai panjang.
Harganya US$229,99, jadi jelas bukan pilihan murah. Tapi buat gamer yang sering main lama, sering pindah perangkat, dan benar-benar benci kabel charger, GHS Wireless InfinitePlay terasa seperti headset yang akhirnya paham masalah utama wireless gaming.
Karena di tengah clutch, yang boleh mati cuma karakter di layar. Headset jangan ikut-ikutan.
Related Articles

Jaket Kulit CEO NVIDIA Laku Dilelang Rp17 Miliar!
CEO Nvidia Jensen Huang punya satu item fashion yang sudah melekat banget dengan imagenya: jaket kulit hitam.Bukan hoodie abu-abu ala Mark Zuckerberg,...

Akko U1 Series: Switch Edisi Ultah yang Lebih Smooth & Thocky
Akko resmi ngenalin U1 Series, lini switch mechanical keyboard baru yang dibuat buat merayakan ulang tahun ke-10 brand tersebut.Seri ini fokus ke dua ...

Sweet Hamster Days: Game Aneh yang Bikin Kamu Jadi Hamster Kesayangan Cewek-Cewek
Dunia game memang ga pernah kehabisan ide random. Tapi Sweet Hamster Days kelihatannya datang dari dimensi lain.Ini adalah game FMV live-action yang m...

The Behemoth V2: Keyboard Gaming 135% yang Segede Gambreng
Saat banyak keyboard gaming sekarang makin kecil, makin ringkas, dan makin niat ngasih ruang buat mouse, The Behemoth V2 datang dengan konsep kebalika...