KBDØ Curve0 v2: Keyboard Stainless Steel tapi Melengkung

KBDØ Curve0 v2: Keyboard Stainless Steel tapi Melengkung

KBDØ resmi memperkenalkan Curve0 v2, keyboard mekanikal baru dengan desain keywell dan bodi stainless steel yang kelihatan industrial banget.

Kalau biasanya desain keywell muncul di keyboard ergonomis yang bentuknya cukup ekstrem, seperti MoErgo Glove80 atau Bastard Keyboards Charybdis, KBDØ mencoba membawa konsep itu ke format yang lebih “keyboard enthusiast” lewat seri Curve0.

Versi pertamanya sudah hadir sejak 2024 dengan layout 60%. Sekarang, Curve0 v2 datang sebagai redesign 75% yang lebih matang, lengkap dengan bottom row baru dan implementasi curve yang lebih refined.

Harga kit hot-swap-nya $95, atau sekitar Rp1,68 juta dengan kurs sekitar Rp17.700 per dolar AS. Versi soldered dijual $90, atau sekitar Rp1,59 juta. Perlu diingat, ini barebones kit, jadi belum termasuk switch dan keycap.

Apa Itu Keywell?

Keywell adalah desain keyboard yang membuat permukaan tombol mengikuti bentuk cekungan atau lengkungan tertentu. Tujuannya supaya posisi jari lebih natural saat mengetik.

Di keyboard biasa, permukaan tombol datar. Jari harus bergerak ke arah tombol, lalu menekan ke bawah. Menurut KBDØ, gerakan seperti ini tidak selalu nyaman karena arah dorongan jari tidak benar-benar sejajar dengan arah gerak switch.

Banyak keyboard mencoba mengatasi hal ini dengan keycap berprofil, seperti Cherry, SA, MT3, atau OSA. Keycap dibuat lebih tinggi-rendah supaya permukaan terasa melengkung.

Tapi menurut KBDØ, pendekatan itu punya kekurangan. Karena yang dimiringkan hanya bagian atas keycap, arah tekanan jari tetap tidak sepenuhnya sejajar dengan gerakan switch.

Switch-nya yang Dimiringkan, Bukan Cuma Keycap

Nah, ini bagian yang bikin Curve0 v2 unik.

Alih-alih cuma mengandalkan profil keycap, KBDØ memiringkan posisi switch itu sendiri. Jadi switch ditempatkan mengikuti kurva agar arah tekanan jari lebih sejajar dengan travel switch.

Dalam teori KBDØ, ini bisa mengurangi tenaga yang terbuang, mengurangi gesekan, dan membuat switch terasa lebih smooth saat ditekan.

Kalau diibaratkan, keyboard biasa seperti menyuruh jari menekan tombol dari sudut yang kurang ideal. Curve0 v2 mencoba mengatur posisi tombol agar jari menekan lebih natural mengikuti arah gerak tangan.

Ini bukan fitur yang bisa langsung dijelaskan lewat angka polling rate atau RGB. Tapi buat orang yang banyak mengetik, feel seperti ini bisa jadi pembeda besar.

Layout 75% yang Lebih Praktis

Curve0 generasi awal memakai layout 60%, yang ringkas banget tapi tidak selalu cocok buat semua orang. Banyak pengguna masih butuh tombol ekstra seperti function row, arrow cluster, atau tombol navigasi.

Di Curve0 v2, KBDØ beralih ke layout 75%. Ini membuat keyboard lebih praktis untuk penggunaan harian tanpa langsung membengkak jadi full-size.

Layout 75% biasanya jadi sweet spot buat banyak pengguna. Ukurannya masih compact, tapi tombol penting tetap tersedia. Buat kerja, coding, gaming, atau ngetik panjang, layout ini jauh lebih fleksibel dibanding 60%.

KBDØ juga merombak bottom row, jadi desainnya bukan cuma diperbesar dari versi lama, tapi benar-benar ditata ulang.

Case Stainless Steel yang Jadi Plate Sekaligus

Curve0 v2 memakai case folded dan rolled stainless steel. Menariknya, case ini juga berfungsi sebagai switch plate.

Jadi desainnya bukan case biasa yang sekadar membungkus komponen. Struktur stainless steel-nya menjadi bagian utama dari konstruksi keyboard.

Secara tampilan, ini memberi vibe industrial yang sangat kuat. Bukan keyboard plastik warna-warni, bukan juga aluminium custom premium biasa. Curve0 v2 kelihatan seperti keyboard yang keluar dari workshop mesin.

Bahan stainless steel juga memberi kesan kokoh dan berat. Tapi karena desain ini cukup unik, feel typing-nya bakal sangat bergantung pada bagaimana plate-case tersebut bekerja bersama PCB.

PCB Flex-Cut yang Ekstrem

Di bagian internal, KBDØ memakai PCB dengan flex-cut berat. Flex-cut biasanya dipakai untuk memberi sedikit kelenturan pada PCB agar feel ketikan tidak terlalu kaku.

Ini menarik karena case stainless steel bisa memberi karakter keras dan rigid. Dengan flex-cut, KBDØ tampaknya mencoba menyeimbangkan feel supaya keyboard tetap punya sedikit pantulan atau kelembutan saat dipakai.

Gabungan antara switch angled, stainless steel case, dan flex-cut PCB membuat Curve0 v2 terasa seperti eksperimen serius di dunia keyboard custom.

Wired USB, QMK, VIA, dan Vial

Curve0 v2 memakai koneksi wired USB. Tidak ada mode wireless, tidak ada Bluetooth, dan tidak ada baterai.

Buat sebagian orang, ini mungkin minus. Tapi untuk keyboard custom barebones seperti ini, koneksi kabel masih sangat umum karena lebih simpel, stabil, dan tidak perlu mikirin daya.

Keyboard ini menjalankan firmware QMK open-source, dengan dukungan VIA dan Vial untuk kustomisasi layout.

Artinya, pengguna bisa mengatur fungsi tombol, layer, macro, dan mapping sesuai kebutuhan. Buat keyboard dengan layout unik seperti ini, dukungan VIA/Vial penting banget supaya pengguna bisa menyesuaikan workflow tanpa ribet compile firmware manual.

Kompatibel dengan Switch MX-Style

Curve0 v2 mendukung switch mekanikal MX-style. KBDØ menyediakan dua versi kit:

  • Hot-swap kit seharga $95 atau sekitar Rp1,68 juta
  • Soldered kit seharga $90 atau sekitar Rp1,59 juta

Versi hot-swap jelas lebih ramah buat pengguna yang suka gonta-ganti switch tanpa solder. Tinggal cabut-pasang switch sesuai selera.

Versi soldered lebih murah sedikit, tapi pembeli harus menyolder switch sendiri. Ini lebih cocok buat enthusiast yang sudah punya alat dan memang suka build manual.

Barebones, Jadi Jangan Lupa Switch dan Keycap

Satu catatan penting: Curve0 v2 adalah barebones keyboard.

Harga $90–$95 tadi belum termasuk switch dan keycap. Jadi total biaya build bisa naik cukup jauh tergantung pilihan part.

Kalau pakai switch murah dan keycap sederhana, totalnya masih bisa ditekan. Tapi kalau pakai switch premium dan keycap bagus, biaya akhirnya bisa jauh lebih tinggi.

Jadi jangan lihat harga barebones-nya saja. Buat pembeli Indonesia, setelah ditambah switch, keycap, ongkir, dan pajak impor, totalnya bisa terasa jauh lebih mahal dari angka awal.

Bukan Keyboard Buat Semua Orang

Curve0 v2 jelas bukan keyboard mainstream.

Ini bukan keyboard gaming penuh RGB, bukan keyboard wireless praktis, dan bukan keyboard murah siap pakai. Ini lebih cocok buat orang yang tertarik dengan eksperimen ergonomi, desain industrial, dan pengalaman mengetik yang beda dari keyboard datar biasa.

Kalau kamu cuma butuh keyboard buat main game dan ngetik santai, Curve0 v2 mungkin terasa terlalu niche.

Tapi kalau kamu suka keyboard unik, penasaran dengan angled switch, dan ingin mencoba keywell dalam bentuk yang lebih compact, ini bisa jadi salah satu kit paling menarik tahun ini.

Kesimpulan

KBDØ Curve0 v2 membawa konsep keywell ke dunia keyboard custom dengan pendekatan yang cukup ekstrem. Alih-alih cuma mengandalkan keycap berprofil, keyboard ini memiringkan switch agar arah tekanan jari lebih natural.

Dengan layout 75%, case stainless steel yang juga berfungsi sebagai plate, PCB flex-cut, dukungan QMK/VIA/Vial, serta opsi hot-swap dan soldered, Curve0 v2 terlihat seperti keyboard buat enthusiast yang suka desain tidak biasa.

Harganya mulai dari $90 atau sekitar Rp1,59 juta untuk soldered kit, dan $95 atau sekitar Rp1,68 juta untuk hot-swap kit. Tapi karena ini barebones, pembeli tetap harus menyiapkan switch dan keycap sendiri.

Buat yang bosan dengan keyboard flat biasa dan ingin sesuatu yang lebih ergonomis tanpa masuk ke bentuk split keyboard ekstrem, Curve0 v2 jelas layak dilirik.

Ini bukan keyboard yang mencoba menyenangkan semua orang. Tapi buat niche yang tepat, desain melengkung stainless steel ini bisa jadi keyboard yang bikin setup langsung terasa beda.

August 26, 2026
Share on:

Related Articles

ASUS ROG Spatha X 65K: Mouse MMO Sultan dengan Hot-Swap Switch

ASUS ROG Spatha X 65K: Mouse MMO Sultan dengan Hot-Swap Switch

ASUS kembali menyegarkan lini mouse MMO mereka lewat ROG Spatha X 65K. Mouse ini diperkenalkan di Gamescom 2026 sebagai update terbaru dari ROG Spatha...

August 25, 2026
Update Windows 11 Bikin Game Crash, Microsoft Salahkan RGB

Update Windows 11 Bikin Game Crash, Microsoft Salahkan RGB

Update Windows 11 terbaru lagi-lagi bikin gamer PC pusing. Setelah banyak laporan soal game yang crash, freeze, error, bahkan sampai restart paksa, Mi...

August 24, 2026
PSU Seasonic 1600W Jadi PSU ATX Pertama dengan Sertifikasi 80 Plus Ruby

PSU Seasonic 1600W Jadi PSU ATX Pertama dengan Sertifikasi 80 Plus Ruby

Seasonic baru saja mencetak milestone besar di dunia power supply. Seasonic Prime Enterprise RX-1600, PSU 1600W kelas enterprise/high-end, resmi menja...

August 23, 2026
Awal dari Kematian 2XKO: Fighting Game League of Legends

Awal dari Kematian 2XKO: Fighting Game League of Legends

Kabar kurang enak datang dari Riot Games. 2XKO, fighting game berbasis universe League of Legends, resmi akan dihentikan pengembangan aktifnya pada ak...

August 22, 2026