
Keyboard Sultan yang Bikin Ribut: Nooir K2
Bayangin waktu Porsche ngerilis Cayenne—SUV dari brand sport. Banyak yang nyinyir, tapi… tetep laku keras. Kenapa? Karena orang beli bukan cuma performa, tapi nama, desain, dan aura.
Nah, keyboard ini kurang lebih vibe-nya sama.
First Impression: Ini Keyboard atau Pajangan Museum?
Keyboard ini namanya Nooir K2. Layout 65%, tapi fitur dan build-nya bikin geleng-geleng:
- Tri-mode connectivity (Bluetooth, 2.4GHz, kabel USB-C)
- Polling rate kabel sampe 8000Hz (gila sih ini)
- Body: aluminum alloy + stainless steel + tempered glass
- PCB hot-swappable + VIA compatible
Tapi ada beberapa “deal breaker”:
- ISO layout doang (buat yang biasa ANSI, auto skip)
- Wrist rest nyatu sama body (ga bisa dilepas)
Harga? Siap-siap mental:
- Mulai dari ~$999
- Bisa tembus $1200+ kalo full set
Ini bukan keyboard… ini investasi.

Siapa di Balik Keyboard Ini?
Brand-nya adalah Noir, studio kecil dari Hong Kong. Mereka emang terkenal bikin keyboard absurd tapi keren.
Produk sebelumnya:
- Nolan N1 → keyboard 75% dengan sistem suspensi magnetik
- Bahkan sempet menang award keyboard terbaik
Intinya: mereka ga main aman. Selalu ada ide “aneh tapi niat”.
Wing 2.0: Fitur Overkill yang Bikin Mahal
Ini bagian paling gila.
Di dalam keyboard ada:
- 8 modul independen
- Tiap modul berisi 27 part CNC stainless steel
- Ada pegas, magnet, rel, dll
Fungsinya?
- Ngatur feel typing dari super lembut sampe firm
- Bisa disetel super detail (per 0.1 newton!)
Bahkan bisa:
- Setting beda feel di tiap area keyboard
- Atau semuanya sinkron
Dan cara bukanya? Top case kebuka kayak tutup grand piano...

Keren? Banget.
Perlu? Nah… ini debatnya.
Karena faktanya:
- Gasket biasa udah bisa kasih feel soft/medium/firm
- Bedanya ga sejauh harga yang ditambahin
Jadi ya… ini lebih ke engineering flex aja daripada kebutuhan real.
Desain: Keyboard Rasa Piano Mewah
Tema besarnya: piano
Detailnya niat banget:
- Finishing putih dengan glitter halus
- Garis aksen merah tipis
- Panel kaca solid
- Bagian bawah ada “string piano”
- Keycaps opsional glossy hitam transparan
Reaksinya?
- Ada yang bilang elegan
- Ada yang bilang lebay
Dan jujur… dua-duanya bener.

Sound & Feel: Enak, Tapi Bukan yang Terbaik
Dengan setup foam penuh + setting lembut:
- Feel: empuk tapi ga lembek
- Sound: deep, kalem, ga clacky
Karakter:
- Lebih ke smooth & mellow
- Bukan keyboard “berisik gamer”
Tips penting:
- Kalo ganti switch, mending bongkar dulu
- Jangan langsung tekan → bisa ganggu socket
Jadi Ini Buat Siapa?
Faktanya:
- Ini bukan buat kaum mendang mending
- Ini bukan buat yang cari typing terbaik
Ini buat orang yang:
- Suka desain unik & beda
- Appreciate engineering ribet
- Mau desk setup yang jadi bahan obrolan
Anggap aja ini kayak keyboard versi “art piece”.

Kesimpulan: Mahal, Ribet, Tapi Tetep Menarik
Keyboard ini bukti kalau ga semua produk dibuat untuk efisiensi.
Kadang orang beli karena:
- desainnya beda
- mekanismenya gila
- atau cuma… “karena bisa”
Worth it?
- Kalo lo cari performa → engga
- Kalo lo cari karya seni + engineering → bisa banget
Ini keyboard yang bikin orang nanya:
“Itu apaan di meja lo?”
Related Articles

Razer Base Station V3 Chroma: Stand Headset RGB yang Bisa Jadi Hub Pintar
Razer resmi memperkenalkan Razer Base Station V3 Chroma, headset stand terbaru yang bukan cuma jadi tempat naruh headset. Perangkat ini membawa RGB Ch...

JBL Quantum 850: Headset Gaming Premium dengan ANC dan Komponen yang Bisa Diganti
JBL resmi memperkenalkan JBL Quantum 850, headset gaming premium baru yang dibuat buat pemain yang pengen audio imersif, suara langkah lebih gampang d...

KBDØ Curve0 v2: Keyboard Stainless Steel tapi Melengkung
KBDØ resmi memperkenalkan Curve0 v2, keyboard mekanikal baru dengan desain keywell dan bodi stainless steel yang kelihatan industrial banget.Kalau bia...

ASUS ROG Spatha X 65K: Mouse MMO Sultan dengan Hot-Swap Switch
ASUS kembali menyegarkan lini mouse MMO mereka lewat ROG Spatha X 65K. Mouse ini diperkenalkan di Gamescom 2026 sebagai update terbaru dari ROG Spatha...