
LG UltraGear 25G590B: Monitor Full HD 1000Hz Pertama di Dunia!
LG baru aja ngenalin monitor gaming baru yang speknya terdengar agak brutal: UltraGear 25G590B. Klaim besarnya, ini adalah monitor gaming Full HD pertama di dunia dengan refresh rate native 1000Hz.
Bukan 1000Hz lewat mode khusus, bukan turun resolusi, bukan trik dual-mode. Monitor ini disebut bisa jalan di 1920 × 1080 langsung pada 1000Hz.
Buat gamer casual, angka ini mungkin terdengar kelewat niat. Tapi buat pemain esports dan FPS kompetitif, ini jelas tipe monitor yang dibuat untuk satu tujuan: respons secepat mungkin.
Full HD 1000Hz Native, Bukan Mode “Setengah-Setengah”
Banyak monitor gaming modern menawarkan refresh rate tinggi lewat mode tertentu. Kadang resolusi harus diturunkan, kadang harus pindah mode, kadang cuma aktif di skenario spesifik.
LG UltraGear 25G590B beda. Monitor ini membawa panel 24,5 inci Full HD IPS dengan refresh rate native 1000Hz.
Artinya, pengguna bisa tetap bermain di resolusi 1920 × 1080 sambil menikmati refresh rate super tinggi.
Buat game seperti FPS kompetitif, battle royale, atau arena shooter, refresh rate setinggi ini bisa membantu membuat gerakan terlihat lebih halus dan input terasa lebih responsif. Target musuh yang bergerak cepat juga lebih mudah dilacak karena frame yang tampil jauh lebih banyak.
Kenapa 1000Hz Itu Gila?
Sebagai gambaran, monitor gaming mainstream sekarang banyak bermain di 144Hz, 165Hz, 240Hz, atau 360Hz. Monitor esports kelas atas sudah mulai masuk 500Hz ke atas.
Nah, 1000Hz berarti layar bisa menampilkan sampai 1000 frame per detik.
Secara teori, ini membuat jeda antar-frame hanya sekitar 1 ms. Jadi animasi, movement, dan feedback visual bisa terasa super halus, asalkan PC kamu memang sanggup menghasilkan frame rate setinggi itu.
Dan ini catatan penting: monitor 1000Hz butuh PC yang juga brutal.
Untuk benar-benar memanfaatkan 1000Hz, kamu butuh game ringan atau sangat kompetitif dengan FPS super tinggi, seperti esports title yang bisa menembus ratusan sampai seribuan FPS di hardware kelas atas.
Kalau main game AAA berat dengan ray tracing mentok kanan, ya 1000Hz-nya bakal jadi pajangan mewah.
Panel IPS 24,5 Inci dengan Film Anti-Refleksi
LG memakai panel IPS 24,5 inci di monitor ini.
Ukuran 24,5 inci cukup umum di dunia esports karena tidak terlalu besar, jadi seluruh area layar bisa dipantau tanpa banyak gerakan kepala. Buat FPS kompetitif, ini ukuran yang nyaman dan fokus.
Panel IPS juga memberi warna dan sudut pandang lebih baik dibanding panel TN lama. Jadi walau monitor ini fokus ke kecepatan, kualitas tampilan tetap tidak dikorbankan sepenuhnya.
LG juga menambahkan low-reflection film untuk mengurangi pantulan cahaya. Ini berguna banget buat turnamen, gaming room terang, atau setup dekat lampu yang biasanya bikin layar terlihat silau.
Motion Blur Reduction Pro Buat Tracking Lebih Jelas
UltraGear 25G590B juga dibekali Motion Blur Reduction Pro.
Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kejelasan objek bergerak cepat. Di game FPS, ini penting karena musuh jarang diam manis menunggu ditembak.
Dengan blur yang lebih rendah, tracking target saat strafing, flicking, atau spray control bisa terasa lebih mudah. Terutama di refresh rate super tinggi, motion clarity jadi salah satu alasan utama orang mengejar monitor esports mahal.
Bahasa gampangnya: layar bukan cuma cepat, tapi juga harus jelas saat semuanya bergerak kacau.
Ada AI Scene Optimization
LG juga memasukkan fitur AI langsung ke hardware monitor ini.
Salah satunya adalah AI Scene Optimization, yang bisa otomatis menyesuaikan pengaturan gambar berdasarkan genre game.
Jadi monitor bisa mengubah tampilan supaya lebih cocok dengan jenis game yang sedang dimainkan. Misalnya, game FPS mungkin butuh visibilitas lebih jelas, sementara game lain bisa lebih menonjolkan warna atau kontras.
Tentu, gamer kompetitif biasanya suka setting manual yang konsisten. Tapi fitur otomatis seperti ini bisa berguna buat pengguna yang tidak mau ribet utak-atik profile satu per satu.
AI Sound Buat Spatial Audio dan Voice Clarity
Selain gambar, LG juga menambahkan fitur AI Sound.
Fitur ini memproses audio spasial dan meningkatkan kejernihan suara saat digunakan dengan headset yang kompatibel.
Buat game kompetitif, audio itu separuh nyawa. Langkah kaki, reload, arah tembakan, atau callout teman bisa jadi informasi penting. Kalau AI Sound benar-benar membantu suara lebih jelas, fitur ini bisa berguna, terutama buat pemain yang sering voice chat sambil main.
Tapi seperti biasa, kualitas akhirnya akan sangat bergantung pada headset, game, dan implementasi software LG.
Stand Minimalis, Tapi Tetap Bisa Diatur
LG memakai stand minimalis dengan footprint lebih kecil.
Ini kabar bagus buat gamer yang butuh ruang meja luas, terutama pemain FPS dengan mousepad besar dan sensitivitas rendah. Stand monitor yang terlalu lebar kadang mengganggu gerakan mouse atau bikin meja terasa penuh.
Menariknya, stand ini juga punya calibration indicators untuk membantu pengguna menyesuaikan dan mengulang posisi monitor, seperti:
- Tinggi
- Swivel
- Tilt
Jadi kalau posisi monitor sempat berubah, kamu bisa mengembalikannya ke setting favorit dengan lebih mudah. Buat turnamen atau setup yang sering dipindah, detail kecil ini cukup berguna.

UltraGear Emblem dengan Ambient Lighting
Dari sisi gaya, LG menambahkan UltraGear Emblem ambient lighting yang bisa dikustomisasi.
Ini bukan fitur yang bikin aim naik 20%, tapi tetap menambah aura gaming di setup. Buat yang suka lighting sinkron dan meja terlihat lebih hidup, ambient lighting ini bisa jadi bonus visual.
Untungnya, desain monitor tetap terlihat minimalis, jadi tidak terlalu ramai.
Rilis Mulai Paruh Kedua 2026
LG UltraGear 25G590B dijadwalkan meluncur di beberapa pasar pada paruh kedua 2026.
Ketersediaan wilayah lain akan menyusul sampai akhir tahun. Untuk harga, LG belum mengumumkan detail resmi.
Melihat statusnya sebagai monitor Full HD native 1000Hz pertama, kemungkinan harganya tidak akan murah. Ini jelas produk esports premium, bukan monitor entry-level buat warnet.
Kesimpulan: Monitor Buat Gamer yang Hidupnya di Aim Trainer
LG UltraGear 25G590B adalah monitor yang sangat spesifik targetnya: pemain kompetitif yang mengejar refresh rate ekstrem.
Dengan panel 24,5 inci Full HD IPS, refresh rate native 1000Hz, Motion Blur Reduction Pro, low-reflection film, AI Scene Optimization, AI Sound, stand minimalis, dan ambient lighting, monitor ini jelas dibuat untuk arena esports modern.
Buat gamer casual atau pemain game AAA sinematik, 1000Hz mungkin terasa overkill. Tapi buat pemain FPS yang sering latihan aim, mengejar latency rendah, dan punya PC cukup kuat untuk mendorong FPS super tinggi, monitor ini bisa jadi gear yang sangat menggoda.
Singkatnya, ini bukan monitor buat menikmati pemandangan open-world sambil santai. Ini monitor buat orang yang melihat angka 360Hz lalu bilang, “kurang cepat.”
Related Articles

Corsair HS35 v3 Meluncur: Headset Gaming Ringan dan Murah Meriah
Corsair ikut rame di Computex 2026 dengan ngenalin Corsair HS35 v3, headset gaming ringan yang datang dalam dua versi: wired dan wireless.Targetnya je...

Rangkuman State of Play Juni: Dari Wolverine, God of War Baru, Sampai Silent Hill
Sony akhirnya ngegas lagi lewat State of Play Juni, dan acaranya lumayan padat. Selama sekitar satu jam, PlayStation numpahin banyak trailer, pengumum...

Asus ROG Harpe II Extreme Edition 20: Mouse Gaming Pake Emas Beneran!
Asus lagi pesta besar buat ulang tahun ROG ke-20, dan tentu saja mereka ga mau ngerayainnya dengan barang biasa-biasa aja. Di Computex, Asus ngenalin ...

Sony Siapin Hardware PlayStation Baru Buat 2026: Fight Stick Wireless, Monitor, Sampai Speaker Portable
PlayStation 6 masih terasa jauh, PS5 juga masih jadi mesin utama Sony, tapi bukan berarti hardware PlayStation bakal sepi. Sony Interactive Entertainm...