Logitech G325 LIGHTSPEED: Headset Gaming Murah Meriah?

Logitech G325 LIGHTSPEED: Headset Gaming Murah Meriah?

Logitech G kembali main di zona nyamannya: value gaming gear. Kali ini lewat Logitech G325 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset, headset wireless yang secara terang-terangan bilang, “premium experience itu tidak harus mahal.”

Dengan harga US$79,99, G325 diposisikan buat gamer yang pengin praktis, ringan, dan fleksibel lintas device, tanpa harus mikir panjang soal kabel, dongle ribet, atau headset yang bikin kepala pegal setelah dua jam.

Desain Ringan, Dipakai Seharian Masih Aman

Logitech menyebut G325 sebagai headset buat “play and chill”, dan itu cukup masuk akal. Bobotnya cuma 212 gram, pakai ear cushion empuk, dan bentuknya simpel tanpa aksen agresif ala headset esports klasik.

Secara visual, desainnya minimalis dan bersih, tersedia dalam tiga warna:

  • Lilac
  • Hitam
  • Putih

Ini tipe headset yang masih pantas dipakai di luar konteks gaming—tidak kelihatan seperti mau masuk turnamen tiap keluar rumah.

Kontrol Lengkap, Langsung di Headset

Semua kontrol penting ada langsung di bodi headset:

  • Power
  • Volume
  • Mute
  • Bluetooth
  • Switching device

Tujuannya jelas: tidak perlu ribet buka aplikasi atau ngubek menu saat lagi main atau kerja. Tinggal pencet, beres.

Soal baterai, Logitech klaim lebih dari 24 jam pemakaian nonstop. Jadi mau dipakai dari pagi kerja, lanjut main malam, sampai nonton sebelum tidur, masih aman.

LIGHTSPEED + Bluetooth, Tinggal Pindah Tombol

Highlight utama G325 tentu ada di LIGHTSPEED wireless—koneksi low-latency khas Logitech yang sudah terbukti cukup cepat bahkan buat FPS kompetitif.

Tapi yang bikin G325 fleksibel adalah dual wireless mode:

  • USB dongle (LIGHTSPEED) buat PC dan console
  • Bluetooth 5.2 buat HP, tablet, atau handheld

Satu tombol, bisa pindah dari main game di PC ke nerima telepon di HP. Tidak perlu copot-copot apa pun. Buat gamer modern yang hidupnya pindah-pindah device, ini enak banget.

Audio 24-bit, Lebih dari Cukup Buat Kelas Harganya

Di sektor audio, G325 dibekali 24-bit audio, yang diklaim bisa ngasih suara kaya detail—mulai dari soundtrack sampai detail kecil kayak langkah kaki atau ambience hujan di game.

Logitech bahkan pede nyebut game-game berat audio seperti Fortnite, Baldur’s Gate, sampai Monster Hunter Wilds, dan mengklaim pengalaman audionya bisa menyaingi headset yang lebih mahal. Ambisius? Iya. Tapi setidaknya arahnya jelas: immersive tanpa overpromise audiophile nonsense.

Mic Jernih + AI Noise Reduction

Mic-nya pakai beamforming microphone terintegrasi, jadi tidak ada boom mic panjang yang menjuntai. Fokusnya ke suara yang jelas dan natural, baik buat komunikasi tim maupun nerima panggilan.

Nilai tambahnya ada di software:

  • Bisa diatur lewat Logitech G HUB
  • Bisa juga lewat mobile app
  • Ada opsi AI-powered noise reduction

Jadi mau dipakai di PC, console, atau mobile, profil audio dan mic tetap bisa disesuaikan.

Kesimpulan: Value King?

Dengan harga US$79,99, Logitech G325 LIGHTSPEED terasa seperti:

  • Headset wireless ringan dan nyaman
  • Koneksi fleksibel (LIGHTSPEED + Bluetooth)
  • Audio dan mic “cukup niat” buat gaming serius
  • Desain simpel, tidak norak
  • Cocok buat gamer multi-platform

Ini bukan headset buat audiophile hardcore. Tapi buat gamer yang pengin satu headset buat semuanya—main, kerja, mobile, console—tanpa bayar mahal, G325 kelihatan seperti sweet spot baru di kelas mid-range.

February 4, 2026
Share on:

Related Articles

Razer Clio X: Speaker Wireless Tapi Bantal Kursi Gaming

Razer Clio X: Speaker Wireless Tapi Bantal Kursi Gaming

Razer datang dengan aksesori audio gaming yang cukup unik di PAX West 2026. Namanya Razer Clio X, sebuah speaker cushion wireless yang dipasang di bag...

September 8, 2026
Liberty Walk x Original Konbini OK-1, Keyboard JDM dengan Bodi Aluminium dan VIA

Liberty Walk x Original Konbini OK-1, Keyboard JDM dengan Bodi Aluminium dan VIA

Kolaborasi antara brand otomotif dengan peripheral gaming sebenarnya bukan hal baru. Namun, Liberty Walk x Original Konbini OK-1 punya pendekatan yang...

September 7, 2026
DLSS 5 Review: Visual Lebih Realistis, Tapi Performa Turun Drastis

DLSS 5 Review: Visual Lebih Realistis, Tapi Performa Turun Drastis

DLSS selama ini identik dengan satu hal: performa. Entah lewat Super Resolution, Frame Generation, atau Multi Frame Generation, teknologi DLSS biasany...

September 6, 2026
Apa Itu TTK di Game Shooter? Kenapa Ada Game yang Musuhnya Cepat Mati dan Ada yang Tebal Banget?

Apa Itu TTK di Game Shooter? Kenapa Ada Game yang Musuhnya Cepat Mati dan Ada yang Tebal Banget?

Kalau sering main game shooter, kamu pasti pernah ngerasain dua pengalaman ekstrem ini.Di satu game, baru nongol sedikit dari tembok langsung kena hea...

September 4, 2026