Marvel Tokon Diblokir di 132 Negara? Kok Bisa?

Marvel Tokon Diblokir di 132 Negara? Kok Bisa?

Kabar kurang enak datang buat pemain PC yang sudah nunggu Marvel Tokon. Berdasarkan temuan di SteamDB, versi PC game fighting Marvel itu kabarnya diblokir di 132 negara.

Situasinya langsung bikin banyak orang keinget drama Helldivers 2 pada 2024, saat kewajiban akun PlayStation Network bikin game itu bermasalah di banyak wilayah yang belum mendukung PSN.

Sony sendiri belum ngasih konfirmasi resmi. Tapi halaman Steam Marvel Tokon disebut mulai menampilkan error buat pengguna dari sejumlah negara terdampak.

Terlihat Diblokir di 132 Negara lewat SteamDB

Informasi ini pertama kali ramai setelah pengguna memeriksa database milik Valve lewat SteamDB.

Data yang muncul menunjukkan Marvel Tokon ga lagi tersedia di 132 negara. Daftarnya disebut mirip dengan wilayah yang sebelumnya terkena pembatasan game PC Sony karena layanan PSN belum tersedia secara resmi.

Kalau data itu akurat, pemain dari negara-negara terdampak ga akan bisa membeli atau mengakses Marvel Tokon melalui Steam saat game ini rilis pada 6 Agustus 2026.

Beberapa pengguna juga mengaku mendapat pesan error saat membuka halaman store game tersebut.

Drama Helldivers 2 Terulang Lagi?

Kasus ini terasa familiar karena situasi serupa pernah terjadi pada Helldivers 2.

Saat itu, Sony berencana mewajibkan pemain PC menghubungkan akun Steam mereka ke PSN. Masalahnya, PSN ga tersedia di banyak negara.

Hasilnya, pemain yang sudah membeli game pun terancam kehilangan akses cuma karena negara mereka ga didukung layanan Sony.

Gelombang protes besar akhirnya memaksa Sony membatalkan kebijakan tersebut. Sejumlah game PlayStation yang rilis ke PC setelahnya juga ga lagi mewajibkan akun PSN buat mode single-player.

Makanya, kabar Marvel Tokon ini terasa seperti Sony memutar balik arah menuju masalah yang sama.

Crossplay Diduga Jadi Alasannya

Belum ada penjelasan resmi soal alasan region lock ini.

Tapi banyak pemain menduga kewajiban PSN berkaitan dengan fitur crossplay.

Buat game fighting, crossplay sudah hampir jadi kebutuhan wajib. Jumlah pemain aktif sangat penting buat matchmaking, ranked mode, dan umur komunitas.

Dengan crossplay, pemain PC dan PlayStation bisa bertarung bareng dalam satu ekosistem. Sony mungkin memakai PSN sebagai sistem akun buat menghubungkan platform, friend list, matchmaking, atau moderasi.

Masalahnya, kalau solusi crossplay malah mengusir pemain dari 132 negara, rasanya seperti memperbesar kolam matchmaking sambil menutup setengah pintu masuknya.

Fans Langsung Menuduh Sony Anti-Konsumen

Reaksi pemain langsung panas.

Banyak fans menganggap keputusan seperti ini anti-konsumen karena pembatasannya bukan berasal dari hardware atau spesifikasi PC, tapi cuma dari ketersediaan akun PSN.

Beberapa komentar juga menghubungkan kabar ini dengan rumor rencana Sony membawa PlayStation menuju masa depan serba digital.

Sentimennya kurang lebih sama: kalau akses ke game digital saja bisa dibatasi berdasarkan region, kenapa pemain harus percaya penuh pada ekosistem tanpa disc?

Buat gamer, isu ini bukan cuma soal satu game fighting. Ini soal siapa yang benar-benar punya kontrol atas game setelah uang dibayar.

Masa Depan Serba Digital Makin Diragukan

Kemarahan makin besar karena Sony belakangan dikaitkan dengan rencana mengurangi dukungan media fisik pada 2028.

Dalam dunia serba digital, akses pemain bergantung pada banyak hal:

  • Store masih aktif
  • Akun masih bisa digunakan
  • Region masih didukung
  • Server autentikasi masih online
  • Publisher ga mengubah kebijakan
  • Game ga ditarik dari penjualan

Kalau salah satu bagian bermasalah, pemain bisa kehilangan akses meski punya perangkat yang cukup kuat buat menjalankan gamenya.

Itulah kenapa kasus region lock Marvel Tokon langsung dipakai sebagai contoh buruk dari masa depan all-digital.

Belum Resmi dan Masih Bisa Berubah

Perlu dicatat, Sony belum mengonfirmasi bahwa Marvel Tokon benar-benar bakal diblokir di 132 negara.

Game ini juga masih sekitar sebulan lagi dari jadwal rilis. Jadi ada beberapa kemungkinan:

  • Data SteamDB masih sementara
  • Ada kesalahan konfigurasi halaman store
  • Pembatasan cuma dipasang saat tahap pre-launch
  • Sony bakal mengubah kebijakan sebelum rilis
  • Region lock memang benar-benar direncanakan

SteamDB mencatat perubahan di database Steam, tapi bukan pernyataan resmi dari publisher.

Jadi kabar ini masih harus dianggap sebagai indikasi kuat, bukan keputusan final yang sudah diumumkan Sony.

Region Lock Bisa Merusak Komunitas Fighting Game

Buat game fighting, pembatasan wilayah bisa memberi dampak besar.

Genre ini sangat bergantung pada komunitas aktif. Semakin banyak pemain, semakin cepat matchmaking dan semakin seimbang level lawan yang ditemukan.

Memblokir 132 negara bisa menyebabkan:

  • Player base lebih kecil
  • Waktu matchmaking lebih lama
  • Ranked mode cepat sepi
  • Komunitas regional gagal tumbuh
  • Turnamen lokal sulit berkembang
  • Penjualan PC ikut turun

Lebih ironis lagi, kalau game ini memang punya crossplay, tujuan memperluas komunitas malah berlawanan dengan kebijakan region lock.

Sony Punya Waktu Buat Membenahi Situasi

Marvel Tokon belum rilis, jadi Sony masih punya waktu buat meredam kontroversi.

Langkah paling simpel tentu menghapus kewajiban PSN di PC atau menyediakan sistem akun alternatif buat negara yang belum mendukung layanan tersebut.

Sony juga bisa membuat PSN opsional, lalu memberi bonus tertentu buat pemain yang memilih menghubungkan akun.

Cara kayak gini jauh lebih ramah daripada langsung memblokir seluruh game dari jutaan calon pemain.

Kesimpulan: Belum Resmi, Tapi Alarmnya Udah Bunyi

Marvel Tokon kabarnya ga tersedia di 132 negara berdasarkan perubahan yang terlihat di SteamDB.

Sony belum mengonfirmasi region lock tersebut, jadi kebijakan ini masih bisa berubah sebelum game rilis pada 6 Agustus 2026.

Tapi wajar kalau pemain langsung khawatir. Drama Helldivers 2 masih belum dilupakan, dan pola pembatasannya terlihat sangat mirip.

Kalau masalah ini benar-benar berasal dari kewajiban akun PSN, Sony berisiko mengulangi kesalahan lama dengan game baru.

Game fighting butuh sebanyak mungkin pemain buat bertahan hidup. Memblokir 132 negara sebelum ronde pertama dimulai jelas bukan combo pembuka yang bagus.

July 4, 2026
Share on:

Related Articles

Xbox PHK 3.200 Karyawan, Empat Studio Dilepas dari Microsoft

Xbox PHK 3.200 Karyawan, Empat Studio Dilepas dari Microsoft

Gelombang PHK besar kembali menghantam Xbox. Kali ini, sekitar 3.200 karyawan bakal kehilangan pekerjaan, dengan 1.600 orang terkena PHK sekarang dan ...

July 7, 2026
Epomaker Nex Pro: Mouse Gaming 65g yang Pakai Dock Magnetic

Epomaker Nex Pro: Mouse Gaming 65g yang Pakai Dock Magnetic

Epomaker resmi ngerilis Nex Pro, mouse gaming wireless ergonomis buat pengguna tangan kanan yang datang dengan harga $79,99 atau sekitar Rp1,4 ju...

July 6, 2026
Internet Ledek Sony Soal Penghentian 'Kaset' PS

Internet Ledek Sony Soal Penghentian 'Kaset' PS

Keputusan Sony buat menghentikan produksi game PlayStation fisik mulai 2028 langsung memicu reaksi besar dari gamer, kolektor, retailer, sampai brand ...

July 3, 2026
Edifier G5 MAX: Headset Gaming yang Baterenya Tahan 300 jam!

Edifier G5 MAX: Headset Gaming yang Baterenya Tahan 300 jam!

Edifier resmi ngenalin HECATE G5 MAX, headset gaming wireless baru yang datang dengan spesifikasi lumayan brutal.Ada driver 53mm berlapis titanium, TH...

July 2, 2026