Mod DLSS di Radeon Makin Lengkap, tapi Fitur di RX 6000 Masih Terbatas

Mod DLSS di Radeon Makin Lengkap, tapi Fitur di RX 6000 Masih Terbatas

4 min read 0 views

Pengguna Radeon mendapat opsi baru buat mencoba teknologi grafis NVIDIA lewat proyek DLSS-NR-on-AMD milik Daniel Blanco. Update Alpha 0.8.0 memperluas proyek yang awalnya berfokus pada DLSS 5 Neural Rendering, dengan menambahkan dukungan fitur seperti Super Resolution, Ray Reconstruction, dan Frame Generation.

Tetapi ada detail yang perlu diluruskan dari pemberitaannya. Menurut dokumentasi pengembang, dukungan fitur lengkap ditujukan untuk Radeon RX 7000 dan RX 9000. RX 6000 masih dalam tahap pengujian dan baru mendukung Neural Rendering, dengan fitur tambahan direncanakan menyusul. GitHub

Jadi, klaim bahwa tiga generasi Radeon langsung mendapat seluruh fitur DLSS masih terlalu luas. Mod ini juga merupakan proyek komunitas, bukan dukungan resmi NVIDIA atau AMD.

Ga Cuma Mengganti DLSS dengan FSR

Mod untuk menghubungkan fitur upscaling antarvendor bukan hal baru. Bedanya, Blanco menyebut proyek ini sebagai implementasi ulang runtime jaringan neural DLSS untuk GPU AMD, bukan sekadar mengganti pilihan DLSS dengan FSR.

Dalam dokumentasinya, pengembang mengklaim menulis ulang bagian seperti kernel pemrosesan, pengaturan memori, dan integrasi game. Klaim teknis tersebut menjelaskan tujuan proyeknya, tetapi belum menjadi bukti bahwa hasil dan performanya identik dengan implementasi pada GeForce.

FSR tetap menjadi bagian dari paket ini. Catatan rilis menyebut FSR 4.1.1 upscaling dibundel bersama mod, sehingga pengguna bisa memilih kombinasi fitur yang tersedia. Artinya, melihat nama proyek “DLSS” saja belum cukup untuk mengetahui teknologi apa yang sedang aktif; konfigurasi yang dipakai juga perlu diperhatikan.

Tiap Fitur Tetap Butuh Dukungan dari Game

NeuralHub menjadi aplikasi pengelola untuk mendeteksi game, memasang mod loader, dan mengatur fitur. Pengguna juga bisa membuka overlay dalam game untuk menyesuaikan pengaturan tanpa bolak-balik keluar.

Proyek ini menargetkan game DirectX 12 yang menggunakan FSR, DLSS, atau XeSS sebagai jalur integrasi. Meski begitu, punya salah satu upscaler tersebut ga otomatis membuat semua fitur mod bisa dipakai.

Sebagai contoh, catatan rilis menyebut DLSS Frame Generation membutuhkan input DLSS-FG dari game. Ray Reconstruction juga memerlukan input ray tracing yang sesuai. Jadi, keberadaan menu FSR dalam sebuah game bukan jaminan seluruh paket DLSS langsung tersedia. GitHub

Ada perbedaan fungsi yang juga penting dipahami. Super Resolution merekonstruksi gambar dari resolusi render lebih rendah, Frame Generation menambahkan frame, sedangkan Ray Reconstruction menangani rekonstruksi efek ray tracing. Menyalakan semuanya sekaligus belum tentu menjadi konfigurasi paling cocok buat setiap game.

Target RTX 5070 Ti Belum Sama dengan Hasil Pengujian

Blanco melaporkan sekitar 90–100 FPS pada resolusi 1080p menggunakan RX 9070 XT dan model HT penuh. Ia juga menyebut target optimasi agar proyeknya bisa berjalan secepat RTX 5070 Ti.

Angka itu masih berasal dari pengembang. Tanpa rincian game, setting, adegan, dan fitur yang aktif, hasilnya belum bisa dijadikan patokan untuk membandingkan kedua GPU. Target pengembangan juga belum sama dengan performa yang sudah tercapai.

Untuk evaluasi, frame rate dasar perlu dipisahkan dari FPS setelah Frame Generation. Tambahan frame dapat membuat gerakan terlihat lebih mulus, tetapi ga berarti simulasi game dan respons input ikut meningkat dengan kelipatan yang sama.

Kualitas gambar pun perlu dibandingkan saat game bergerak, bukan hanya lewat screenshot. Pengembang sendiri mengakui masih ada efek yang belum bekerja sepenuhnya. Karena proyeknya masih alpha, hasil pada satu game belum tentu mewakili game lain.

Menarik buat Eksperimen, Belum Jadi Alasan Memilih GPU

Menurut kami, daya tarik proyek ini ada pada kesempatan mencoba fitur yang sebelumnya ga tersedia secara resmi di Radeon. Kalau implementasinya terus membaik, pengguna punya lebih banyak pilihan untuk menyeimbangkan kualitas gambar dan performa tanpa langsung mengganti GPU.

Tetapi membeli Radeon dengan asumsi seluruh fitur DLSS sudah bisa dipakai secara konsisten masih terlalu dini. Fitur bawaan game tetap lebih sederhana untuk digunakan, sementara mod ini membutuhkan pengaturan tambahan dan kompatibilitas yang cocok.

Dokumentasi juga menyebut game dengan anti-cheat akan memblokir DLL mod. Karena itu, proyek ini lebih relevan untuk eksperimen pada game yang mengizinkan mod, bukan sesuatu yang bisa langsung dibawa ke semua game online.

DLSS-NR-on-AMD menunjukkan perkembangan yang menarik, terutama untuk pengguna RX 7000 dan RX 9000 yang suka mencoba mod grafis. Buat RX 6000, dukungannya belum selengkap itu. Yang layak ditunggu sekarang adalah pengujian dengan setting yang jelas: fitur mana yang bekerja, seberapa bagus gambarnya, dan berapa besar biaya performanya.

October 17, 2026
Share on:

Related Articles

Pulsar eS Xlite: Hasil Kolaborasi VAXEE dengan Kontrol Setting lewat Dongle

Pulsar eS Xlite: Hasil Kolaborasi VAXEE dengan Kontrol Setting lewat Dongle

Pulsar ngenalin eS Xlite, mouse gaming hasil kerja sama dengan VAXEE. Mouse ini membawa bentuk ergonomis, bobot 51 gram, serta dukungan polling rate 8...

October 19, 2026
ATK Bawa Pikachu ke Mouse F1 V3 Ultimate+ dan Keyboard RS7 Air

ATK Bawa Pikachu ke Mouse F1 V3 Ultimate+ dan Keyboard RS7 Air

ATK ngenalin F1 V3 Ultimate+ dan RS7 Air edisi Pikachu, dua perangkat gaming yang tampil dengan warna kuning terang serta elemen transparan. Keduanya ...

October 18, 2026
Razer Barracuda V2 Pro: Satu Headset buat Gaming, Kerja, dan Dibawa Pergi

Razer Barracuda V2 Pro: Satu Headset buat Gaming, Kerja, dan Dibawa Pergi

Razer ngenalin Barracuda V2 Pro, headset wireless yang ditujukan buat gamer yang pengin satu perangkat untuk main di PC, dengerin musik di HP, sampai ...

October 16, 2026
Xbox Nano Controller: Gamepad Mungil buat Main di Banyak Perangkat

Xbox Nano Controller: Gamepad Mungil buat Main di Banyak Perangkat

Microsoft ngenalin Xbox Nano Controller, gamepad berukuran imut yang disebut sebagai controller Xbox terkecil sejauh ini. Harganya US$49,99 (sekitar R...

October 15, 2026