
Ninjutso Sora V3: Masih Bisa Lebih Enteng dari 39g?
Ninjutso kelihatannya belum puas bikin gamer terkejut. Setelah Ninjutso Sora V2 dikenal sebagai salah satu mouse wireless solid-shell paling ringan di dunia dengan bobot cuma 39 gram, sekarang mereka sudah mulai menggoda kehadiran Sora V3.
Teasernya muncul langsung dari akun X resmi Ninjutso, dan jadwalnya cukup dekat: awal Februari 2026. Padahal, Sora V2 sendiri baru saja dapat update 8K polling rate. Tapi ya… dunia mouse gaming memang tidak kenal kata “tunggu”.
Bocoran Awal: Ringan Tetap Jadi Identitas
Walaupun detail resmi masih minim, kita bisa cukup pede soal beberapa hal. Dari arah update Sora V2, besar kemungkinan Sora V3 tidak akan lebih berat dari 39 gram. Kalau Ninjutso berani bikin lebih ringan lagi? Wah, itu sudah wilayah ilmu hitam.
Soal spesifikasi, prediksinya kira-kira begini:
- 8.000 Hz polling rate
- Sensor minimal PixArt 3395, atau mungkin naik ke PAW 3950
- Omron Optical switches untuk klik utama
Belum ada konfirmasi resmi, tapi kombinasi ini sudah jadi “paket aman” buat mouse kompetitif kelas atas di 2026.
“Best Claw Grip Mouse of 2026?”
Kalimat ini yang bikin komunitas langsung ribut. Di teaser-nya, Ninjutso nulis:
“Best claw grip mouse of 2026?”
Artinya jelas: Sora V3 kemungkinan besar fokus ke ergonomi claw grip. Secara visual, desainnya memang masih sangat mirip dengan V2, tapi kalau diperhatikan lebih detail, ada beberapa indikasi perubahan kecil tapi krusial.
Dari gambar teaser:
- Hump bagian tengah terlihat sedikit lebih tinggi dibanding V2
- Bagian depan mouse dan tombol klik kiri-kanan tampak lebih rendah
- Side button terlihat lebih menonjol, kemungkinan lebih gampang diraba saat situasi genting
Kalau ini benar, berarti Ninjutso makin “mengunci” identitas Sora sebagai mouse buat claw grip agresif—stabil, cepat, dan presisi.
Evolusi Kecil, Efek Besar?
Waktu Sora V2 diumumkan dulu, perubahan utamanya adalah bodi yang lebih pendek dengan hump lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Dari teaser Sora V3, kelihatannya pendekatan ini dilanjutkan lagi, bahkan ditingkatkan.
Perubahan-perubahan kecil seperti tinggi hump, sudut klik, dan bentuk side button memang kelihatannya sepele. Tapi buat pemain FPS kompetitif, detail kayak gini bisa ngaruh langsung ke konsistensi aim.
Masih Banyak Misteri
Sampai sekarang, belum ada info soal:
- Bobot final
- Kapasitas baterai
- Harga
- Apakah ada perubahan coating atau material
Tapi mengingat reputasi Ninjutso, ekspektasi komunitas jelas tinggi. Terutama karena Sora V2 sudah dianggap “hampir sempurna” di kelasnya.

Kesimpulan Sementara
Dari teaser yang ada, Ninjutso Sora V3 terlihat seperti:
- Evolusi, bukan revolusi
- Tetap super ringan
- Fokus ke claw grip kompetitif
- Penyempurnaan ergonomi dari V2
Kalau semua prediksi ini benar, bukan tidak mungkin Sora V3 benar-benar jadi salah satu mouse FPS paling dibicarakan di 2026. Tinggal satu pertanyaan besar:
apakah Ninjutso masih bisa bikin mouse di bawah 40 gram tanpa kompromi?
Related Articles

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut
Dygma Lab resmi ngenalin Dygma Sonsei, keyboard mekanikal ergonomis baru yang mencoba menjawab satu masalah klasik: keyboard ergo itu nyaman, tapi ser...

Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet
Razer resmi ngenalin Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP, microphone USB baru yang membawa fitur audio processing dari Seiren V3 Pro ke model yang lebih terja...

Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?
Kalau ada satu perdebatan yang hampir selalu muncul di kalangan gamer PC, salah satunya pasti soal ini: lebih enak main pakai gamepad atau keyboard da...

ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning
ATTACK SHARK siap ngerilis RS6 ULTRA, mouse gaming wireless flagship baru yang dibuat buat pemain FPS kompetitif dan pasar esports premium.Di atas ker...