Noctua Akhirnya Bikin AIO Pertama: NL-LC1 Punya 3 Ukuran

Noctua Akhirnya Bikin AIO Pertama: NL-LC1 Punya 3 Ukuran

Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai rajanya air cooler dan kipas senyap, Noctua akhirnya resmi masuk ke dunia AIO liquid cooler.

Lini pertamanya bernama Noctua NL-LC1, hadir dalam ukuran 240 mm, 360 mm, dan 420 mm. Sesuai reputasi brand ini, fokus utamanya bukan cuma suhu dingin, tapi juga suara pompa yang minim, kipas yang halus, dan reliabilitas jangka panjang.

Tentu saja, harganya juga sangat Noctua.

Pakai Platform Asetek Emma V2

NL-LC1 dibangun memakai platform premium Asetek Emma V2. Asetek sendiri sudah lama jadi nama besar di balik banyak AIO kelas atas, jadi Noctua ga mulai dari nol.

Tapi mereka juga ga cuma ambil desain Asetek, tempel logo cokelat, lalu jual. Noctua menambahkan beberapa modifikasi sendiri, terutama di bagian akustik pompa.

Targetnya jelas: performa liquid cooling, tapi tanpa suara dengung yang bikin meja terasa kayak ada kulkas mini.

Pump Noise Absorber Tiga Lapis

Salah satu fitur paling menarik ada di NL-PNA1 pump noise absorber.

Komponen ini memakai struktur peredam suara tiga lapis dan efek tuned-mass damper. Bahasa gampangnya, Noctua mencoba menyerap getaran pompa sebelum getaran itu menyebar ke bodi cooler dan casing PC.

Sistem ini dirancang buat mengurangi dua jenis noise:

  • Suara pompa yang langsung terdengar
  • Getaran yang merambat lewat struktur cooler

Pompa sering jadi bagian paling nyebelin dari AIO, terutama saat PC sedang idle. Jadi kalau implementasinya beneran efektif, NL-PNA1 bisa jadi fitur yang cukup penting.

Ada Tiga Mode Kecepatan Pompa

Noctua juga ngasih switch mode langsung di pompa. Pengguna bisa memilih tiga profil:

Quiet Mode

Mode bawaan yang mengutamakan suara serendah mungkin. Noctua mengklaim pompa bakal terasa hampir ga terdengar.

Balanced Mode

Memberi tambahan performa pendinginan tanpa langsung ngegas pompa ke level maksimal.

Manual Mode

Memberi kontrol penuh terhadap seluruh rentang RPM pompa. Cocok buat pengguna yang suka tuning kurva sendiri lewat BIOS atau software motherboard.

Jadi pengguna ga harus menerima satu profil bawaan yang belum tentu cocok dengan setup masing-masing.

Pilihan Ukuran Sampai 420 mm

Noctua menyiapkan tiga model NL-LC1:

  • NL-LC1-24 dengan radiator 240 mm
  • NL-LC1-36 dengan radiator 360 mm
  • NL-LC1-42 dengan radiator 420 mm

Versi 240 mm cocok buat casing yang lebih compact. Versi 360 mm kemungkinan bakal jadi pilihan paling populer, sementara model 420 mm jelas ditujukan buat CPU panas, casing besar, dan pengguna yang pengen headroom maksimal.

Pakai Kipas Flagship G2

Untuk kipas radiator, Noctua langsung memakai model flagship mereka.

Versi 240 dan 360 mm dibekali NF-A12x25 G2, sementara model 420 mm memakai NF-A14x25 G2.

Kipas G2 memang dirancang buat menghasilkan airflow dan static pressure tinggi tanpa suara kasar. Ini penting buat radiator, karena sirip radiator butuh tekanan udara yang lebih kuat dibanding airflow casing biasa.

Noctua juga memberi sedikit perbedaan kecepatan antar kipas atau speed offset. Tujuannya buat mencegah frekuensi kipas bertemu dan menciptakan dengungan periodik atau getaran berulang.

Jadi bukan cuma soal RPM rendah, tapi juga bagaimana karakter suaranya tetap halus.

Faceplate Pompa Bisa Diganti Kipas Tambahan

Secara default, bagian atas pompa memakai metal faceplate yang menempel secara magnetik.

Tapi pengguna bisa menggantinya dengan aksesori tambahan bernama NL-ACF1 auxiliary cooling fan.

Kipas kecil ini diarahkan ke komponen sekitar socket, seperti:

  • VRM motherboard
  • Modul RAM
  • SSD M.2
  • Komponen kecil lain di sekitar CPU

Ini menarik karena salah satu kelemahan AIO dibanding air cooler adalah minimnya airflow di area socket. Dengan kipas tambahan ini, Noctua mencoba menutup kekurangan tersebut.

Sayangnya, kipas ini dijual terpisah.

Mounting SecuFirm2+ dan Offset Mount

NL-LC1 memakai sistem mounting SecuFirm2+, sistem yang sudah lama dikenal dari cooler Noctua.

Keunggulannya ada di instalasi yang relatif gampang, dukungan socket luas, dan kemungkinan upgrade mounting kit buat socket masa depan.

Noctua juga menyebut adanya offset mounting options. Sistem ini memungkinkan posisi cold plate sedikit digeser agar lebih pas dengan lokasi hotspot CPU tertentu.

Di beberapa prosesor modern, area terpanas ga selalu tepat di tengah. Jadi offset mount bisa membantu meningkatkan transfer panas.

Sudah Dapat Pasta Thermal NT-H2

Di dalam paket, Noctua menyertakan thermal paste NT-H2.

Ini pasta thermal kelas atas milik Noctua, jadi pengguna ga perlu langsung beli pasta tambahan. Tinggal pasang, atur pompa, dan mulai stress test sampai kipas tetangga ikut minder.

Garansi Enam Tahun

Noctua memberi garansi enam tahun untuk lini NL-LC1.

Buat AIO, garansi panjang punya nilai besar karena perangkat ini punya lebih banyak bagian bergerak dibanding air cooler. Ada pompa, cairan, selang, dan potensi degradasi jangka panjang.

Garansi enam tahun menunjukkan Noctua cukup pede dengan platform Asetek dan modifikasi mereka.

Harga Premium Banget

Harga resmi Noctua NL-LC1 adalah:

ModelUkuranHarga
NL-LC1-24240 mm$219,90
NL-LC1-36360 mm$249,90
NL-LC1-42420 mm$279,90
NL-ACF1Kipas tambahan$19,90

Jelas bukan murah. Bahkan model 240 mm sudah masuk wilayah AIO premium.

Yang kamu bayar bukan cuma radiator dan kipas, tapi juga platform Asetek premium, kipas G2, peredam pompa khusus, mounting Noctua, thermal paste NT-H2, dan garansi panjang.

Kesimpulan: AIO Noctua Akhirnya Datang, dan Harganya Ga Santai

Noctua NL-LC1 adalah debut yang sangat sesuai karakter brand-nya. Mereka ga mencoba bikin AIO RGB murah atau desain heboh. Fokusnya tetap pada tiga hal: dingin, senyap, dan tahan lama.

Dengan platform Asetek Emma V2, NL-PNA1 pump absorber, tiga mode pompa, kipas NF-A12x25 G2 atau NF-A14x25 G2, SecuFirm2+, serta garansi enam tahun, NL-LC1 terlihat seperti AIO buat pengguna yang pengen performa tinggi tanpa suara mesin kecil di dalam casing.

Minus utamanya jelas harga. Mulai dari $219,90, lini ini bakal bersaing langsung dengan AIO flagship lain.

Tapi buat fans Noctua yang selama ini bilang “gue mau liquid cooling, tapi maunya yang ga berisik dan ga bikin waswas,” akhirnya jawaban resminya sudah datang.

June 18, 2026
Share on:

Related Articles

Logitech G305 X Superlight & G316 X 98: 2 Mainan Baru dari Logitech

Logitech G305 X Superlight & G316 X 98: 2 Mainan Baru dari Logitech

Logitech akhirnya ngasih upgrade besar buat salah satu mouse budget paling populer mereka. Namanya Logitech G305 X Superlight, versi baru dari G305 at...

June 17, 2026
Airra Rotary Mouse: Mouse 59 Gram Ini Punya 'Scroll' Mouse Horizontal

Airra Rotary Mouse: Mouse 59 Gram Ini Punya 'Scroll' Mouse Horizontal

Kadang inovasi periferal ga harus berupa sensor 50K DPI, polling rate 8K, atau RGB yang bikin kamar kayak warnet cyberpunk. Airra justru datang dengan...

June 16, 2026
Rapoo VE3: Headset Murah tapi Baterenya Hotswapable

Rapoo VE3: Headset Murah tapi Baterenya Hotswapable

Rapoo baru aja ngenalin VE3, headset gaming wireless baru yang punya fitur cukup langka di kelas budget: baterai modular hot-swappable.Harganya di Chi...

June 15, 2026
ATK Horizon: IEM Gaming USB-C yang Ga Cuma Buat Main Game

ATK Horizon: IEM Gaming USB-C yang Ga Cuma Buat Main Game

ATK punya produk menarik buat gamer yang lebih suka IEM daripada headset gede: ATK Horizon Gaming In-ear Earphones. Ini earphone kabel buat gaming, te...

June 14, 2026