Nothing Headphone (1) Pro Meluncur dengan Tiga Driver, Harga Sekitar Rp7 Jutaan

Nothing Headphone (1) Pro Meluncur dengan Tiga Driver, Harga Sekitar Rp7 Jutaan

4 min read 0 views

Nothing memperkenalkan Headphone (1) Pro sebagai headphone over-ear paling ambisiusnya sejauh ini. Peningkatannya bukan cuma soal menambahkan kata “Pro” pada nama: ada tiga driver di setiap earcup, material baru, peredam bising yang ditingkatkan, dan mode khusus buat mendengarkan musik dengan karakter suara lebih netral.

Harga globalnya US$399 atau sekitar Rp7,19 juta. Angka rupiah itu adalah perkiraan berdasarkan kurs pada 29 September 2026, bukan harga resmi Indonesia. Jadi, apa saja yang ditawarkan headphone seharga itu?

Tiga Driver untuk Membagi Tugas Suara

Headphone (1) Pro memakai arsitektur tiga driver pada setiap sisi. Driver dinamis 40 mm menangani bass, driver precision membantu menyajikan frekuensi tengah seperti vokal, sementara driver xMEMS bertugas pada treble dan detail frekuensi tinggi. Nothing menyebut rentang kerja masing-masing driver saling tumpang tindih, sehingga pembagian tugas ini bukan berarti setiap suara dipotong menjadi tiga bagian yang benar-benar terpisah.

Di atas kertas, pendekatan ini memberi Nothing lebih banyak ruang untuk mengatur karakter suara. Tapi jumlah driver sendiri belum cukup untuk memastikan hasilnya bakal lebih enak didengar. Tuning, transisi antardriver, serta kualitas rekaman yang diputar tetap punya pengaruh besar. Untungnya, pengguna bisa menyesuaikan EQ lewat aplikasi Nothing X kalau karakter bawaan headphone ini kurang cocok di telinga.

Ada pula fitur yang lebih menarik daripada sekadar preset bass: Nothing bekerja sama dengan Metropolis Studios untuk menghadirkan Flat EQ. Sebuah sakelar fisik memungkinkan pengguna berpindah dari pengaturan suara biasa ke profil yang dibuat lebih netral. Ini bisa berguna saat ingin mendengarkan detail rekaman atau mengerjakan audio, meski headphone konsumen dengan ANC dan pemrosesan digital tentu tetap perlu dinilai lewat pengalaman mendengar langsung.

ANC Lebih Kuat dan Desain yang Lebih Nyaman

Nothing mengklaim peredam bising aktifnya mampu mencapai 46 dB dalam kondisi pengujian tertentu. Headphone ini memakai sepuluh mikrofon dan ANC adaptif yang menyesuaikan kerja peredam berdasarkan lingkungan serta posisi earcup. Bantalan telinganya juga dibuat lebih lembut, sementara lapisan silikon di bagian dalam membantu menjaga segel saat pengguna memakai kacamata.

Untuk bodinya, Nothing memadukan aluminium, lengan berbahan titanium alloy, serta kaca yang diklaim lebih tahan gores pada bagian earcup. Bobotnya 327 gram, jadi calon pembeli yang sensitif terhadap berat headphone sebaiknya tetap mencoba kenyamanannya sebelum membeli. Desain boleh keren, tetapi headphone yang dipakai berjam-jam harus akur juga dengan kepala.

Kontrol fisik khas Nothing kembali hadir untuk mengatur volume, memutar musik, berpindah lagu, dan mengganti mode ANC. Headphone (1) Pro juga mendukung spatial audio dengan pelacakan gerakan kepala, audio Hi-Res lewat kabel maupun nirkabel, serta sertifikasi IP52 untuk perlindungan terbatas dari debu dan tetesan air. IP52 bukan izin untuk memakainya saat hujan deras.

Baterai hingga 68 Jam, dengan Catatan ANC Mati

Menurut spesifikasi Nothing, baterainya mampu bertahan hingga 68 jam dengan ANC dimatikan atau 30 jam saat ANC aktif pada pengujian dengan codec AAC. Jika memakai LDAC, klaimnya turun menjadi masing-masing 53 jam dan 28 jam. Daya tahan nyata tetap akan berubah mengikuti volume, codec, dan fitur yang digunakan.

Pengisian cepat lima menit diklaim cukup untuk empat jam mendengarkan dengan ANC mati atau dua jam dengan ANC aktif. Selain Bluetooth, tersedia koneksi audio melalui USB-C dan kabel 3,5 mm. Buat yang ingin memakai headphone ini untuk game, Nothing juga menyediakan mode latensi rendah melalui aplikasinya, walau pengalaman bermain nirkabel tetap bergantung pada perangkat dan koneksinya.

Headphone (1) Pro mulai dijual pada 29 September 2026 dengan harga US$399 (sekitar Rp7,19 juta). Perkiraan ini memakai kurs jual e-Rate BCA Rp18.017 per US$1 pada 29 September 2026; pajak dan harga lokal bisa berbeda. Nothing belum mencantumkan harga resmi Indonesia dalam informasi yang tersedia.

Dengan tiga driver dan Flat EQ yang bisa diaktifkan lewat sakelar, Headphone (1) Pro punya ide yang cukup berbeda di tengah persaingan headphone premium. Pertanyaan terbesarnya tinggal satu: apakah semua rekayasa audio itu terdengar sepadan dengan harganya? Jawabannya perlu telinga, bukan lembar spesifikasi.

September 29, 2026
Share on:

Related Articles

Turtle Beach Vulcan II XP Air: Keyboard Wireless Low-Profile dengan Gesture Control Tanpa Sentuh

Turtle Beach Vulcan II XP Air: Keyboard Wireless Low-Profile dengan Gesture Control Tanpa Sentuh

Turtle Beach resmi ngenalin dua keyboard gaming mekanikal baru: Vulcan II XP Air dan Vulcan II XP. Keduanya sama-sama hadir sebagai keyboard low-profi...

September 28, 2026
VOICSKY Bawa Enam Keyboard Mechanical Baru: Dari Apex Aluminum Sampai Nimbus dengan Layar Gede

VOICSKY Bawa Enam Keyboard Mechanical Baru: Dari Apex Aluminum Sampai Nimbus dengan Layar Gede

VOICSKY resmi masuk dengan lineup keyboard mechanical yang lumayan rame. Bukan cuma satu atau dua model, brand ini langsung nyiapin enam seri sekaligu...

September 27, 2026
SteelSeries Rilis Apex Pro TKL Gen 3 Cyber dan Steel, Keyboard Edisi Terbatas untuk Ulang Tahun ke-25

SteelSeries Rilis Apex Pro TKL Gen 3 Cyber dan Steel, Keyboard Edisi Terbatas untuk Ulang Tahun ke-25

SteelSeries merayakan ulang tahunnya yang ke-25 dengan menghadirkan dua keyboard edisi terbatas: Apex Pro TKL Gen 3 Cyber dan Steel. Keduanya masuk ke...

September 25, 2026
ATTACK SHARK MEGA B2: Mouse Gaming Flagship dengan Switch Magnetik, Rapid Trigger, dan Dual 8K

ATTACK SHARK MEGA B2: Mouse Gaming Flagship dengan Switch Magnetik, Rapid Trigger, dan Dual 8K

ATTACK SHARK resmi ngenalin mouse gaming flagship baru bernama MEGA B2. Dari speknya, ini bukan mouse biasa yang cuma jualan DPI tinggi atau desain ri...

September 24, 2026