NuPhy Kenalkan Node 100, Low-profile Tapi Full-size

NuPhy Kenalkan Node 100, Low-profile Tapi Full-size

Setelah sempat bikin penasaran lewat Node 75, NuPhy akhirnya resmi ngenalin Node 100—keyboard mekanikal low-profile dengan aura retro-minimalis, tapi tetap mikirin kebutuhan realistis: numpad full tanpa makan meja.

Ini bukan keyboard 104 tombol konvensional yang bikin meja auto sesak. Layout-nya 1800, jadi tetap dapet numpad, tapi bodinya jauh lebih ringkas. Cocok buat yang kerja pakai angka, tapi nggak mau workspace berubah jadi gudang.

Desain Retro yang Tenang, Bukan Pamer RGB

Secara visual, Node 100 masih satu DNA sama Node 75. Ciri khasnya langsung kelihatan:

  • Indikator LED dot-matrix di sisi kiri
  • Touch-sensitive strip di sisi kanan buat shortcut dan media control

Kelihatannya kalem, tapi fungsional. Bukan keyboard yang teriak “gaming!”, tapi lebih ke “iya, aku kerja serius… tapi rapi”.

Soal harga, ini juga menarik. Mulai dari USD 99,95 (bahkan ada diskon USD 10). Untuk brand seperti NuPhy yang biasanya identik dengan build premium, ini termasuk kompetitif.

Rahasianya? Bodi plastik berkualitas tinggi, tapi tetap pakai PCB gasket mount, jadi rasa ngetiknya tetap empuk dan ada bounce-nya.

Dua Versi, Dua Gaya Hidup

NuPhy nggak maksa satu gaya buat semua orang. Node 100 hadir dalam dua konfigurasi berbeda.

1. Low-Profile: Buat yang Mobile & Produktif

Ini versi yang cocok buat kerja hybrid atau sering pindah tempat.

  • Tinggi depan cuma 13,8 mm
  • Bobot 787 gram
  • Switch Low-Profile Nano (basis Gateron LP 3.0)
  • Keycap PBT dye-sub nSA profile

Tipis, ringan, dan enak dibawa. Ini keyboard yang cocok masuk tas tanpa bikin pundak nyesel.

2. High-Profile: Buat Setup Meja Klasik

Kalau kamu tipe “keyboard nggak pernah pindah dari meja”, ini versi aman.

  • Tinggi depan 18,9 mm
  • Keycap PBT double-shot mSA profile
  • Feel lebih dekat ke keyboard mekanikal konvensional

Lebih mantap buat ngetik lama dan setup permanen.

Konektivitas Lengkap, Sudut Ngetik Fleksibel

Mau low atau high profile, fitur intinya sama:

  • Tri-mode connectivity
    Bluetooth • 2.4 GHz wireless • USB-C wired
  • Kaki adjustable dua tahap
    Sudut ngetik: 6°, 9°, atau 12°
  • Pilihan warna: dark gray, pink, atau putih
  • Opsi switch: linear, tactile, atau silent

Jadi mau setup minimalis, aesthetic, atau senyap buat kantor, semua ada jalurnya.

Firmware Web-Based & Baterai Nggak Masuk Akal

Node 100 pakai NuPhyIO firmware, dan ini fully programmable via web interface. Nggak perlu install software aneh-aneh. Buka browser, atur keymap, beres.

Soal baterai? Ini bagian yang bikin orang angkat alis:

  • Low-profile (3.000 mAh) → sampai 1.000 jam tanpa RGB
  • High-profile (4.000 mAh) → juga sampai 1.000 jam
  • RGB nyala? Masih dapet sekitar 100 jam wireless

Ini keyboard yang bisa kamu charge, lalu lupa kalau dia pakai baterai.

Keyboard Sekaligus Playground? Bisa.

Bagian paling “NuPhy banget” ada di sini.

Mereka ngebuka file referensi 3D buat Node 100. Artinya, kalau kamu punya 3D printer, kamu bebas bikin aksesori sendiri buat top rail keyboard ini.

File bawaan yang sudah disiapkan antara lain:

  • Pen holder
  • Phone stand
  • Mount kompatibel LEGO

Yes, LEGO. Jadi keyboard kamu bisa jadi meja kerja… atau taman bermain kecil. Tergantung mood dan deadline.

Kesimpulan: Keyboard Serius yang Nggak Kaku

Node 100 itu kombinasi yang jarang:

  • Serius soal produktivitas
  • Rapi secara desain
  • Fleksibel secara penggunaan
  • Dan tetap playful buat yang suka ngoprek

Ini keyboard buat orang yang kerja, tapi masih peduli rasa ngetik dan estetika. Bukan buat pamer FPS, tapi buat yang tahu: keyboard itu alat kerja utama, bukan cuma aksesoris.

Kalau Node 75 itu “lucu dan ringkas”, Node 100 ini versi dewasa—punya numpad, punya fleksibilitas, dan masih punya jiwa main-main.

Produktif, tapi nggak membosankan.

December 25, 2025
Share on:

Related Articles

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut

Dygma Lab resmi ngenalin Dygma Sonsei, keyboard mekanikal ergonomis baru yang mencoba menjawab satu masalah klasik: keyboard ergo itu nyaman, tapi ser...

July 24, 2026
Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet

Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet

Razer resmi ngenalin Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP, microphone USB baru yang membawa fitur audio processing dari Seiren V3 Pro ke model yang lebih terja...

July 24, 2026
Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?

Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?

Kalau ada satu perdebatan yang hampir selalu muncul di kalangan gamer PC, salah satunya pasti soal ini: lebih enak main pakai gamepad atau keyboard da...

July 23, 2026
ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning

ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning

ATTACK SHARK siap ngerilis RS6 ULTRA, mouse gaming wireless flagship baru yang dibuat buat pemain FPS kompetitif dan pasar esports premium.Di atas ker...

July 23, 2026