
Nyalain Desktop PC Pake Batre Remote Tipi? Bisa, Tapi...
Pernah kepikiran nggak, kalau baterai AA yang biasa kita pakai buat remote TV dipakai buat ngejalanin PC desktop?
Bukan laptop. Bukan mini PC. Tapi desktop x86 beneran.
Seorang YouTuber bernama ScuffedBits mencoba hal absurd ini: nyalain PC pakai 56 baterai AA. Dan hasilnya… ya, sesuai ekspektasi sains. Chaos.
Dari PSU 450W ke Baterai Remote TV
Setup awalnya cukup “normal”:
- PSU lama 450W dilepas
- Diganti adaptor ATX dari AliExpress
- PC entry-level Intel (CPU low-end, 2 RAM stick, SSD SATA, Windows 10)
Masalahnya sederhana tapi brutal:
- 1 baterai AA = 1.5V
- PC butuh 12V rail
Artinya minimal 8 baterai disusun seri cuma buat nyentuh 12V. Kedengarannya gampang.
Realitanya? Nggak segitu simpel.
Saat dicoba pakai 8 baterai:
- Motherboard nyala sebentar
- Fan muter satu detik
- Mati total
Arusnya cuma kebaca 0.06 amp. Itu bahkan nggak cukup buat bikin PC sadar kalau dia hidup.
Nambah Baterai? Masih Nyerah.
Dia coba:
- Tambah pack paralel
- Ganti baterai karbon ke alkaline (arus lebih besar)
- Tambah kapasitor besar buat buffer lonjakan daya
- Pakai kabel lebih tebal
Akhirnya? 56 baterai alkaline dipasang. Dan ya, sistemnya bisa hidup.
Tapi ada sedikit “cheat”: PC dinyalakan dulu pakai PSU biasa, baru setelah game jalan, dialihkan ke baterai AA.
Teknis? Ya.
Fair? Debatable.
Lucu? Banget.
Tes Game: Steam Kalah, Minesweeper Menang
Percobaan pertama: Buka Steam → mati dalam 52 detik.
Coba game ringan seperti A Short Hike → 5 detik langsung KO.
Akhirnya standar diturunkan ke titik paling realistis dalam sejarah PC gaming:
Minesweeper mode easy. Dan akhirnya… sukses.
1 ronde selesai dalam 4 menit 35 detik.
PC mati tepat setelahnya.
Achievement unlocked: “AAA Gaming on AA Batteries.”
Bahkan Monitor Ikut Pakai AA
Karena merasa belum cukup absurd, dia juga:
- Ganti PSU monitor LED dengan 8 baterai AA rechargeable
- Keyboard & mouse? Sudah dari awal pakai AA (ironis banget)
Hasilnya?
PC cuma bertahan 2 menit 14 detik. Kemungkinan karena baterainya nggak fresh.
Plot Twist: Pasang GPU
Kenapa enggak? Setelah GPU dipasang dan game dijalankan fullscreen, sistem berhasil hidup… sekitar 9 detik. Sembilan. Detik.
Itu bahkan belum cukup buat kita nyalain V-Sync.
Kenapa Ini Menarik?
Eksperimen ini sebenarnya bukan cuma lucu-lucuan. Ini nunjukin satu hal penting:
Teknologi baterai itu segila itu perkembangannya.
Laptop gaming bisa tahan beberapa jam karena:
- Lithium density jauh lebih tinggi
- Power delivery stabil
- Sistem dirancang untuk efisiensi
Desktop x86? Dari awal nggak pernah didesain buat hidup dari baterai kecil.
Dan di sinilah kita sadar: 56 baterai AA kalah sama satu baterai laptop modern.
Sekarang Bayangin Ini…
Gimana kalau eksperimen ini diulang tapi pakai:
- Komponen laptop low-power
- Snapdragon X Elite
- Atau Apple Silicon
Berapa banyak baterai yang dibutuhkan?
20? 30? Atau tetap absurd?
Satu hal pasti: Kalau kamu lagi cari solusi UPS murah pakai baterai remote TV…
Jangan. Kecuali target hidup kamu cuma menyelesaikan satu ronde Minesweeper.
Related Articles

ROG Hone Control Ace L Vitality Edition: Mouse Pad FPS yang Dirancang Pro Player!
ASUS ROG ikut ngeramein COMPUTEX 2026 dengan gear yang keliatannya simpel, tapi penting banget buat pemain FPS: ROG Hone Control Ace L Vitality Editio...

MSI dan Gigabyte Pamer Monitor Mini-LED 5K 27 Inci
Di Computex, banyak orang lagi ribut soal monitor OLED generasi baru. Tapi diam-diam, kubu LCD juga lagi naik level dengan spek yang ga kalah barbar. ...

Thermalright Trofeo Vision 9.16: LCD Buat Bikin Build PC Makin Ganteng
Thermalright punya barang yang namanya Trofeo Vision 9.16 LCD, layar kecil buat dipasang di dalam PC sebagai display status sistem sekaligus...

Virtua Fighter Crossroads: Game Fighting Adventure dari Developernya Yakuza
Setelah lama cuma jadi bahan teaser dan potongan gameplay tanpa konteks, proyek Virtua Fighter baru dari RGG Studio akhirnya mulai jelas. Di Summer Ga...