
PHK Masal, CEO Microsoft Kantongin Hampir $100 Juta Tahun Ini
Kalau ada award buat “timing paling nggak peka sedunia”, Microsoft mungkin menang telak. Dalam dua tahun terakhir, mereka nge-PHK lebih dari 10.000 karyawan, nutup studio legendaris kayak Arkane Austin dan Tango Gameworks, serta naikin harga Xbox Game Pass dan harga konsol beberapa kali. Tapi di tengah semua kekacauan itu, satu orang keliatan lagi having the best year of his life: Satya Nadella, CEO Microsoft.
Menurut laporan CNBC, Nadella bakal bawa pulang $96,5 juta di tahun fiskal 2025—naik $17,4 juta dibanding tahun sebelumnya. Biar kebayang besarnya angka itu, Game Pass tier paling mahal sekarang $30 per bulan, berarti gaji Nadella bisa bayar:
- 3.216.000 bulan langganan (iya, 3,2 juta bulan)
- atau 268.055 tahun Game Pass
268.055 tahun yang lalu di bumi masih ada Homo Neanderthal.
268.055 tahun dari sekarang mungkin Nvidia udah jadi perusahaan pertama bernilai $1 kuadriliun. Dua-duanya sama absurdnya.
Gaji gede bukan dari gaji utama
Fun fact: Nadella sebenernya pernah motong gaji dirinya sendiri 50% karena kasus cyberattack besar ke sistem Microsoft. Tapi pendapatan tahun ini bukan dari gaji dasar—melainkan:
- $84,245 juta dari stock awards
- $9,55 juta dari skema insentif
- $196 ribu dari kompensasi lain
Totalnya jadi $96,496 juta.
Iya, angka segitu cuma beda dikit sama total PDB negara kecil.
Di dokumen resmi Microsoft, performa Nadella dinilai luar biasa:
- 140% di bidang keamanan
- 160% di produk & pelanggan
- 155% di budaya perusahaan
Budaya perusahaan yang mana nih? Yang penuh PHK atau yang penuh uang? 🤔
Kalau dipecat, tetap kaya
Dokumen itu juga nunjukin kalau Nadella bisa dapat 265.106 lembar saham lewat sistem vesting yang nilainya $110 juta. Dan kalau:
- Dipecat tanpa alasan → dapat $183 juta
- Pensiun sukarela → dapat $145 juta
Singkatnya, pensiun Nadella setara gaji 1.000 karyawan Microsoft setahun.
Meanwhile, banyak dari 10.000 karyawan yang kena PHK lagi cari kerja baru sambil mikir, “kok saya yang keluar, tapi kantong boss malah tambah tebel?”
Divisi Xbox Masih Diharapkan Profit 30%
Microsoft masih ngejar margin 30% di Xbox sejak 2023. Launching ROG Ally X versi Xbox keliatan sukses (stok cepat habis), Game Pass makin digencarkan di non-Xbox hardware, dan rumor konsol next-gen makin kenceng.
Tapi buat gamer, kontras paling terasa adalah:
- harga naik,
- konten eksklusif makin sedikit,
- studio favorit ditutup,
- dan CEO dapat gaji yang bisa buat beli planet kecil di Starfield.
Kesenjangan gaji yang kelewat ekstrem ini kayak candaan satir yang cocok banget masuk ke The Outer Worlds 2, RPG futuristik gelap tentang kapitalisme. Ironi level final boss.
Kesimpulan
Microsoft lagi di titik paling kontroversial: gamer bete, karyawan korban PHK, studio tutup… tapi bos besar dapat hampir $100 juta.
Sulit buat nggak ngerasa ada yang janggal.
Related Articles

Liberty Walk x Original Konbini OK-1, Keyboard JDM dengan Bodi Aluminium dan VIA
Kolaborasi antara brand otomotif dengan peripheral gaming sebenarnya bukan hal baru. Namun, Liberty Walk x Original Konbini OK-1 punya pendekatan yang...

DLSS 5 Review: Visual Lebih Realistis, Tapi Performa Turun Drastis
DLSS selama ini identik dengan satu hal: performa. Entah lewat Super Resolution, Frame Generation, atau Multi Frame Generation, teknologi DLSS biasany...

Apa Itu TTK di Game Shooter? Kenapa Ada Game yang Musuhnya Cepat Mati dan Ada yang Tebal Banget?
Kalau sering main game shooter, kamu pasti pernah ngerasain dua pengalaman ekstrem ini.Di satu game, baru nongol sedikit dari tembok langsung kena hea...

The Blood of Dawnwalker Review: RPG Vampir Mirip The Witcher 3
The Blood of Dawnwalker langsung menarik perhatian sejak pertama kali diumumkan. Alasannya simpel: game ini datang dari Rebel Wolves, studio baru yang...