
Pulsar X2F CrazyLight Cuma 29 Gram, Dibuat Khusus untuk Fingertip Grip
Pulsar memperkenalkan X2F CrazyLight, mouse gaming yang memangkas bobot hingga sekitar 29 gram. Bentuknya juga jauh lebih pendek daripada mouse konvensional karena sebagian besar bagian belakangnya dihilangkan. Hasilnya adalah perangkat yang dirancang khusus untuk pemain yang mengendalikan mouse dengan ujung jari atau fingertip grip.
Mouse ini membawa sensor dengan sensitivitas maksimum 42.000 DPI, tetapi angka tersebut bukan satu-satunya daya tariknya. Justru bentuk yang sangat ringkas dan bobot rendah menjadi alasan utama X2F CrazyLight terasa berbeda di tengah persaingan mouse gaming ultralight.
Bentuk Pendek untuk Kontrol lewat Ujung Jari
Menurut spesifikasi Pulsar, X2F CrazyLight memiliki bobot 29 gram dengan toleransi ±2 gram, dimensi 87,5 × 61,1 × 31,6 mm, serta bodi simetris berbahan komposit ABS dan nylon. Bagian belakang yang dipangkas memberi ruang lebih luas bagi jari untuk menggerakkan mouse tanpa banyak bersentuhan dengan telapak tangan.
Bobot rendah bisa mengurangi gaya yang dibutuhkan untuk mempercepat gerakan atau berganti arah. Buat pemain yang sudah terbiasa dengan fingertip grip, desain ini berpotensi memudahkan penyesuaian kecil saat membidik. Tapi pengguna palm grip yang biasa menumpangkan telapak tangan pada bodi mouse kemungkinan bakal merindukan bagian belakangnya. Di sini, kehilangan separuh rumah memang bagian dari desain.
Kenyamanan tetap bergantung pada ukuran tangan dan kebiasaan bermain. Mouse yang ringan belum tentu langsung terasa lebih stabil, terutama bagi pengguna yang mengandalkan bobot perangkat untuk membantu mengontrol gerakan.

Sensor 42.000 DPI dan Polling Rate hingga 8K
Pulsar memasang sensor XS-2 dengan sensitivitas maksimum 42.000 DPI, kemampuan tracking 800 IPS, dan dukungan polling rate hingga 8.000 Hz. Halaman resminya juga mencantumkan pengaturan lift-off distance dari 0,7 sampai 1,7 mm, switch optik, serta encoder TTC Gold untuk scroll wheel.
Sensitivitas maksimum setinggi itu bukan anjuran untuk bermain pada pengaturan paling tinggi. Dalam penggunaan nyata, konsistensi tracking, respons gerakan, dan kecocokan sensitivitas dengan kebiasaan pemain lebih penting daripada sekadar angka terbesar di kotak. Mouse boleh punya 42.000 DPI, tetapi crosshair tetap perlu diarahkan sendiri.
Dongle Disertakan dan Ada Dua Pilihan Skates
Paket penjualannya mencakup mouse wireless, dongle Link 2, kabel USB-C, dan dua jenis skates PTFE. Pilihannya berupa dot feet untuk orientasi kecepatan serta full-cover feet untuk orientasi kontrol. Dongle juga memiliki tombol untuk mengganti DPI dan fungsi lain yang bisa dikonfigurasi.
Kombinasi mousepad dan skates layak diperhatikan pada mouse seringan ini. Permukaan yang sangat licin bisa membuat gerakannya terasa lebih sulit dihentikan bagi sebagian pemain, sementara pad berbahan kain dengan gesekan lebih tinggi mungkin memberikan keseimbangan yang lebih cocok. Preferensi tersebut perlu dicoba langsung karena rasa kontrol ga ditentukan bobot mouse saja.

Harga dan Daya Tahan Baterai Belum Terverifikasi
Harga belum tampil pada halaman resmi yang diakses untuk artikel ini, sehingga estimasi rupiah belum bisa dihitung dengan dasar yang jelas. Durasi baterai serta dukungan Bluetooth dan penggunaan berkabel juga belum terkonfirmasi dari spesifikasi yang tersedia.
X2F CrazyLight paling menarik buat pemain yang memang sudah nyaman memakai fingertip grip dan ingin mencoba bentuk lebih ekstrem. Sebelum membeli, kecocokan bentuk, kualitas tombol, kekakuan bodi, dan daya tahan baterai tetap perlu dipertimbangkan. Bobot 29 gram merupakan pencapaian yang menarik, tetapi kenyamanan selama bermain bakal menjadi penentu utamanya.
Related Articles

Nothing Headphone (1) Pro Meluncur dengan Tiga Driver, Harga Sekitar Rp7 Jutaan
Nothing memperkenalkan Headphone (1) Pro sebagai headphone over-ear paling ambisiusnya sejauh ini. Peningkatannya bukan cuma soal menambahkan kata “Pr...

Turtle Beach Vulcan II XP Air: Keyboard Wireless Low-Profile dengan Gesture Control Tanpa Sentuh
Turtle Beach resmi ngenalin dua keyboard gaming mekanikal baru: Vulcan II XP Air dan Vulcan II XP. Keduanya sama-sama hadir sebagai keyboard low-profi...

VOICSKY Bawa Enam Keyboard Mechanical Baru: Dari Apex Aluminum Sampai Nimbus dengan Layar Gede
VOICSKY resmi masuk dengan lineup keyboard mechanical yang lumayan rame. Bukan cuma satu atau dua model, brand ini langsung nyiapin enam seri sekaligu...

Razer Kiyo V2 Pro Hadir dengan 4K 60 FPS dan Auto-Framing
Razer memperkenalkan Kiyo V2 Pro untuk streamer dan kreator yang ingin meningkatkan kualitas kamera tanpa beralih ke setup kamera terpisah. Webcam ini...