
Rating IGRS Muncul di Steam. Terus Ilang Lagi...
Industri game Indonesia lagi dapet “update sistem” baru nih. Rating lokal resmi, IGRS (Indonesia Game Rating System), sempat nongol di Steam buat user Indonesia. Harapannya sih simpel: biar gamer tau game itu cocok buat umur berapa.
Tapi yang kejadian? Malah chaos karuan...
IGRS Akhirnya Masuk ke Steam
IGRS ini sebenernya bukan sistem baru. Pemerintah udah dorong dari lama biar semua game yang beredar di Indonesia punya klasifikasi umur yang jelas.
Mulai April kemarin:
- Game di Steam mulai nampilin rating IGRS
- Umurnya variatif:
- 3+
- 7+
- 13+
- 15+
- 18+
- Sampai RC (Refused Classification) alias ga layak edar
Yang bikin menarik, ini jadi langkah gede buat industri game lokal. Standarisasi kayak gini katanya bisa bantu developer Indo keliatan lebih “niat” di mata global.
Tapi… Ratingnya Banyak yang Ngaco
Nah ini bagian yang bikin gamer garuk-garuk kepala. Beberapa contoh yang bikin geleng-geleng:
- PUBG: Battlegrounds
➜ Rating 3+ (padahal isinya tembak-tembakan) - Dota 2
➜ Rating 18+ gara-gara narkotika, horor, dll - Umamusume: Pretty Derby
➜ Rating 18+ karena unsur “judi” - Balatro
➜ Rating 3+ (padahal game poker roguelike) - Grand Theft Auto V
➜ Status Not Fit for Distribution
Ini jelas bikin bingung. Game brutal dapet rating bocil, game santai malah dianggap dewasa.

Kenapa Bisa Kacau?
Katanya sih, masalahnya ada di sistemnya sendiri.
Steam ternyata:
- Pakai self-declare system (developer isi sendiri)
- Belum lewat verifikasi resmi dari pemerintah
Jadi bukan IGRS “asli”, tapi versi internalnya Steam.
Kemungkinan error:
- Data developer ga lengkap
- Sistem otomatis salah interpretasi
- Publisher luar ga familiar sama aturan Indonesia
Klarifikasi dari Pemerintah
Pihak Kemkomdigi langsung turun tangan.
Mereka bilang:
- Rating yang muncul di Steam bukan hasil resmi IGRS
- Belum diverifikasi sesuai aturan Indonesia
- Bisa bikin misinformasi ke publik
Dan ini cukup serius karena:
- Platform wajib kasih info yang akurat
- Ada regulasi resmi (UU & Permen Kominfo)
Kemkomdigi juga:
- Bakal minta klarifikasi ke Steam
- Siap ambil tindakan kalo ada pelanggaran
- Lagi improve sistem IGRS biar lebih akurat

Update Terbaru: Ratingnya Hilang Lagi
Plot twist! Setelah rame dan diklarifikasi:
- Rating IGRS di Steam akhirnya dicabut
- Balik lagi ke sistem lama kayak PEGI
Beberapa game yang tadinya aneh:
- Sekarang udah normal lagi ratingnya
Kesimpulan: Sistem Bagus? Eksekusi Masih Belajar
IGRS itu ide mungkin niatnya solid banget:
- Lindungi pemain (terutama anak-anak)
- Kasih panduan jelas buat gamer
- Bantu industri lokal naik level -- katanya...
Tapi implementasi awalnya?
Masih “early access build” banget.
Masih butuh:
- Sinkronisasi antara pemerintah & platform
- Data yang lebih akurat
- Edukasi ke developer global
Di sisi lain, di luar juga sebenernya udah ada sistem rating sendiri yang malah udah establish dan bisa dijadiin patokan, kayak ESRB atau PEGI.
Kayaknya sih ya, yang lebih penting bukan soal bikin sistem rating baru, tapi lebih penting untuk kasih edukasi ke orang tua, guru, atau pendamping anak-anak -- kalau memang tujuannya melindungi anak-anak.
Kira-kira gimana perkembangan IGRS ke depannya?
Related Articles

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut
Dygma Lab resmi ngenalin Dygma Sonsei, keyboard mekanikal ergonomis baru yang mencoba menjawab satu masalah klasik: keyboard ergo itu nyaman, tapi ser...

Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet
Razer resmi ngenalin Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP, microphone USB baru yang membawa fitur audio processing dari Seiren V3 Pro ke model yang lebih terja...

Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?
Kalau ada satu perdebatan yang hampir selalu muncul di kalangan gamer PC, salah satunya pasti soal ini: lebih enak main pakai gamepad atau keyboard da...

ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning
ATTACK SHARK siap ngerilis RS6 ULTRA, mouse gaming wireless flagship baru yang dibuat buat pemain FPS kompetitif dan pasar esports premium.Di atas ker...