Razer Kenalin Mako, Lini Speaker Gaming buat Desktop

Razer Kenalin Mako, Lini Speaker Gaming buat Desktop

5 min read 0 views

Razer lagi-lagi ngincer meja gaming para gamer lewat lini speaker desktop barunya: Razer Mako. Speaker ini dibuat buat gamer yang pengen audio lebih nendang, bass lebih kerasa, tapi tetap ga mau meja jadi penuh sesak kayak gudang kabel.

Menariknya, Mako hadir dalam dua versi: Razer Mako buat yang pengen setup audio lebih lengkap dengan subwoofer, dan Razer Mako X buat yang butuh speaker lebih ringkas tapi tetap punya suara besar. Dua-duanya tetap membawa ciri khas Razer: desain gaming, koneksi fleksibel, dan tentu saja Razer Chroma RGB.

Speaker Gaming Compact, tapi Suaranya Ga Main-Main

Konsep utama dari Razer Mako simpel: bikin speaker desktop yang kecil, tapi suaranya tetap berasa penuh. Jadi ini bukan speaker mini yang cuma asal bunyi. Razer mencoba bikin pengalaman audio yang lebih imersif buat main game, nonton film, atau dengerin musik sambil grinding seharian.

Barrie Ooi, Head of PC Gaming Division di Razer, bilang kalau lini Mako dirancang buat gamer yang pengen suara memenuhi ruangan tanpa butuh perangkat audio gede. Kombinasi driver custom, bass yang lebih berisi, virtual surround 7.1, dan RGB Chroma dibuat supaya setup gaming terasa lebih hidup dari sisi suara sampai visual.

Razer Mako: Buat yang Pengen Bass Lebih Berasa

Versi utama, Razer Mako, hadir dengan konfigurasi 2.1-channel. Artinya, speaker ini punya dua speaker utama plus satu subwoofer khusus. Di dalamnya ada driver full-range ukuran 2,75 inci dan subwoofer 3,5 inci yang menghadap ke depan.

Output-nya juga lumayan serius buat ukuran speaker desktop:

  • 40 W RMS
  • 60 W peak output
  • Respons frekuensi sampai 45 Hz

Buat gamer, angka ini berarti suara ledakan, mesin, tembakan, soundtrack boss fight, sampai efek lingkungan bisa terasa lebih berat. Bass-nya dibuat lebih dalam, tapi tetap menjaga bentuk speaker agar ga makan banyak tempat di meja.

Desain speaker juga dibuat agak miring ke atas, jadi arah suara lebih pas ke telinga. Ini detail kecil, tapi efeknya lumayan penting karena suara jadi terasa lebih langsung, bukan cuma mantul asal-asalan di meja.

Virtual Surround 7.1 Biar Soundstage Lebih Luas

Razer Mako juga mendukung 7.1 virtual surround sound. Ini bukan surround fisik dengan banyak speaker mengelilingi ruangan, tapi efek virtual yang bikin arah suara terasa lebih luas.

Buat game kompetitif, fitur kayak gini bisa bantu bikin posisi suara lebih kebaca. Misalnya langkah musuh, arah tembakan, atau efek sekitar. Buat game single-player sinematik, soundstage yang lebih lebar juga bikin pengalaman main terasa lebih megah.

Intinya, speaker ini ga cuma ngejar volume kencang, tapi juga mencoba bikin suara terasa punya ruang.

RGB-nya Bukan Cuma Pajangan

Namanya juga Razer, tentu RGB wajib hadir. Di Razer Mako, pencahayaannya memakai Rear-Projection Razer Chroma RGB. Jadi cahaya RGB diproyeksikan ke arah belakang dan mantul ke dinding atau area belakang meja.

Efeknya mirip ambient lighting yang bikin setup terlihat lebih hidup. Apalagi kalau meja gaming kamu menempel ke dinding, glow dari belakang speaker bisa bikin suasana makin niat.

Razer juga membawa dukungan 16,8 juta warna dan efek reaktif lewat ekosistem Chroma. Lebih gila lagi, efek ini bisa nyambung dengan lebih dari 300 game yang sudah terintegrasi dengan Razer Chroma. Jadi cahaya bisa ikut bereaksi sesuai game yang dimainkan, bukan cuma muter warna random.

Koneksi Simpel: USB-C, Bluetooth, dan 3,5 mm

Salah satu hal paling enak dari lini Mako adalah koneksinya yang dibuat praktis. Razer Mako bisa memakai satu kabel USB-C buat daya dan audio. Jadi meja bisa tetap rapi tanpa terlalu banyak kabel berseliweran.

Kalau dicolok ke power source USB-C yang kompatibel dengan output 30 W atau lebih, speaker bisa mengeluarkan tenaga lebih tinggi. Selain USB-C, ada juga opsi Bluetooth 5.3 dan jack 3,5 mm, jadi speaker ini tetap fleksibel buat berbagai perangkat.

Mau colok ke PC, laptop, handheld gaming, atau perangkat lain, opsinya cukup aman.

Razer Mako X: Versi Lebih Ringkas Buat Setup Minimalis

Kalau Razer Mako terasa terlalu besar atau kamu ga butuh subwoofer terpisah, ada Razer Mako X. Versi ini memakai konfigurasi 2.0-channel, jadi cuma dua speaker tanpa subwoofer eksternal.

Meski lebih ringkas, Mako X tetap memakai driver full-range 2,75 inci. Bedanya, bass diperkuat lewat passive radiator bawaan di dalam bodi speaker. Jadi low-end tetap lebih berisi, meski ga sedalam versi Mako dengan subwoofer khusus.

Spesifikasinya:

  • 30 W RMS
  • 45 W peak output
  • Respons frekuensi sampai 60 Hz

Buat ukuran yang lebih compact, ini cukup menarik. Mako X cocok buat gamer yang pengen upgrade dari speaker monitor atau speaker laptop, tapi tetap pengen meja terlihat clean.

RGB Lebih Kalem, tapi Tetap Kena Vibenya

Mako X punya pendekatan lighting yang lebih subtle. Speaker ini memakai 10-zone Razer Chroma RGB underglow, jadi cahaya muncul dari bagian bawah speaker.

Efeknya lebih kalem dibanding rear-projection di Mako, tapi tetap ngasih vibe gaming yang manis. Buat setup minimalis, underglow kayak gini bisa jadi pilihan yang lebih elegan karena ga terlalu heboh, tapi tetap kelihatan premium.

Dua Pilihan Buat Dua Tipe Gamer

Razer membagi lini Mako dengan cukup jelas.

Razer Mako cocok buat gamer yang pengen suara lebih besar, bass lebih dalam, dan lighting yang lebih terasa memenuhi area setup. Ini pilihan buat battlestation yang pengen tampil maksimal.

Razer Mako X lebih cocok buat gamer yang suka setup simpel, meja rapi, tapi tetap pengen audio yang jauh lebih mantap dibanding speaker kecil biasa.

Dua-duanya punya DNA yang sama: suara penuh, desain compact, RGB Chroma, dan konektivitas fleksibel.

Kesimpulan: Speaker Desktop yang Fokus ke Suara, Tampilan, dan Meja Tetap Rapi

Razer Mako dan Mako X kelihatan seperti jawaban buat gamer yang mulai merasa audio dari monitor atau laptop sudah ga cukup. Bukan cuma soal suara lebih keras, tapi juga bass lebih punya badan, arah suara lebih enak, dan lighting yang bisa bikin setup makin hidup.

Mako jadi pilihan yang lebih “gaspol” dengan subwoofer khusus dan RGB yang memantul ke belakang. Sementara Mako X jadi opsi lebih ringkas buat gamer yang pengen setup bersih tanpa kehilangan rasa imersif.

Buat yang suka gaming, nonton, dengerin musik, atau sekadar pengen battlestation terlihat makin niat, lini Razer Mako ini jelas punya daya tarik kuat. Speaker kecil, suara besar, RGB tetap jalan. Paket yang cukup Razer banget.

September 23, 2026
Share on:

Related Articles

Unik! RTX 5070 Ini Bisa Bikin PC Wangi Aromatherapy

Unik! RTX 5070 Ini Bisa Bikin PC Wangi Aromatherapy

RGB sudah biasa. GPU warna putih juga sudah banyak. Backplate anime? Itu pun bukan barang baru. Jadi AX Gaming punya ide lain buat bikin GeForce ...

September 22, 2026
Awekeys Bikin Keycap Metal yang Tembus RGB, Tapi Harganya Mahal

Awekeys Bikin Keycap Metal yang Tembus RGB, Tapi Harganya Mahal

Awekeys kembali membawa ide yang cukup nyeleneh ke dunia mechanical keyboard. Setelah sebelumnya merilis metal keycaps versi low-profile, sekarang mer...

September 21, 2026
Benchmark Radeon RX 9050 4 GB: Versi 8 GB Bisa 37% Lebih Kencang

Benchmark Radeon RX 9050 4 GB: Versi 8 GB Bisa 37% Lebih Kencang

AMD punya satu GPU entry-level yang cukup misterius: Radeon RX 9050 4 GB. GPU ini ga dijual bebas sebagai kartu grafis retail dan sejauh ini cuma munc...

September 20, 2026
Mchose Ace75: Keyboard Hall Effect 75% 8KHz

Mchose Ace75: Keyboard Hall Effect 75% 8KHz

Mchose kembali bermain di pasar peripheral gaming dengan Ace75, keyboard Hall Effect 75% baru yang mencoba menggabungkan performa gaming kompetitif de...

September 19, 2026