
Razer Soma Chroma: Kursi Gaming yang Bisa Konek ama Game?
Razer akhirnya membawa Chroma RGB ke salah satu bagian setup yang selama ini cuma jadi penonton: kursi gaming.
Namanya Razer Soma Chroma, kursi gaming wireless RGB pertama dari Razer yang menggabungkan pencahayaan reaktif, koneksi PC dan mobile, desain ergonomis, serta reclining sampai 155 derajat.
Jadi kursinya ga cuma nyala buat gaya. Lampunya bisa bereaksi langsung terhadap aksi di game yang kompatibel, bikin seluruh battlestation terasa lebih sinkron dan lebih niat.
RGB Kursi Bisa Ikut Bereaksi ke Game
Fitur utamanya jelas ada di Razer Chroma RGB Reactive Game Lighting.
Soma Chroma mendukung lebih dari 300 game terintegrasi, jadi pencahayaan kursi bisa berubah mengikuti kejadian di layar. Misalnya efek warna saat karakter kena damage, menang match, masuk area tertentu, atau saat ada event khusus dalam game.
Lewat Razer Synapse, pengguna bisa mengatur:
- 16,8 juta warna
- 10 preset lighting
- Tingkat brightness
- Efek statis atau dinamis
- Sinkronisasi dengan perangkat Chroma lain
Buat setup yang sudah penuh keyboard, mouse, headset, speaker, dan light strip Chroma, kursi ini jadi potongan terakhir biar semuanya benar-benar nyala bareng.
Bukan Cuma Lampu Tempel
Razer menekankan kalau Soma Chroma ga sekadar kursi biasa yang ditempeli LED.
Idenya adalah menjadikan kursi sebagai bagian aktif dari pengalaman gaming. Lampu bereaksi real-time, bukan cuma muter warna rainbow tanpa peduli apa yang terjadi di layar.
Apakah ini bikin aim naik? Jelas ga. Tapi buat streamer, content creator, atau gamer yang peduli tampilan setup, efek visualnya bisa bikin scene kamera jauh lebih hidup.
Ada Lumbar Arch Built-In
Untuk urusan kenyamanan, Soma Chroma memakai Built-In Ergonomic Lumbar Arch.
Bagian sandarannya dibuat mengikuti lekukan punggung bawah dan membantu tubuh tetap berada di posisi lebih netral. Tujuannya mengurangi rasa capek saat duduk lama.
Ini penting karena banyak gaming chair terlalu fokus ke desain racing, tapi bagian lumbar-nya cuma mengandalkan bantal tambahan yang gampang geser.
Di Soma Chroma, support pinggang sudah jadi bagian dari bentuk kursinya.

Busa Dual-Density Buat Sesi Panjang
Bagian dudukan memakai Dual-Density Cold-Cured Foam.
Busa ini dirancang buat menggabungkan dua karakter:
- Cukup firm supaya tubuh ga tenggelam
- Tetap empuk buat mengurangi pressure point
Cold-cured foam biasanya dipakai di kursi premium karena bentuknya lebih tahan lama dibanding busa murah yang cepat kempes.
Buat sesi ranked, editing, streaming, atau nonton berjam-jam, kombinasi support dan bantalan seperti ini jauh lebih penting daripada RGB segila apa pun.
Bisa Recline Sampai 155 Derajat
Sandaran Soma Chroma bisa direbahkan sampai 155 derajat.
Jadi pengguna bisa pindah dari posisi tegak buat competitive gaming ke posisi lebih santai buat nonton film atau istirahat di antara match.
155 derajat memang belum benar-benar rata seperti kasur, tapi sudah cukup buat lean-back dengan nyaman tanpa terasa mau jatuh ke belakang.

Cuma Butuh Satu Kabel USB-C
Walau disebut wireless RGB chair, kursi ini tetap butuh daya. Bedanya, pengguna ga harus menambatkan kursi langsung ke meja.
Soma Chroma bisa ditenagai lewat satu koneksi USB Type-C, baik dari:
- Adaptor dinding
- Power bank standar
Kalau pakai power bank, kursi bisa tetap bebas bergerak tanpa kabel menjuntai ke meja. Ini membantu menjaga setup tetap rapi dan mengurangi risiko kabel ketarik saat kursi digeser.
Ada Panel Kontrol di Kursi
Razer menaruh built-in control panel langsung di kursi.
Dari sini, pengguna bisa:
- Ganti efek RGB
- Atur brightness
- Pindah koneksi PC dan mobile
- Mengakses kontrol dasar tanpa buka software
Untuk PC, kursi terhubung lewat 2,4 GHz USB dongle. Untuk mobile, koneksinya memakai Bluetooth lewat Razer Furniture App.
Jadi pengaturannya ga sepenuhnya bergantung ke Razer Synapse di PC.

Frame Baja dan Kaki Lima yang Solid
Struktur Soma Chroma memakai reinforced steel frame dan 5-star steel wheelbase.
Ini penting karena kursi gaming bakal menerima beban, gerakan, dan tekanan setiap hari. Frame baja membantu menjaga bodi tetap stabil, sementara wheelbase lima kaki memberi distribusi beban lebih aman.
Razer jelas ingin kursi ini terasa seperti furnitur premium, bukan gimmick RGB yang goyang setelah beberapa bulan.
Cocok Buat Streamer dan Setup Showcase
Soma Chroma paling menarik buat pengguna yang setup-nya memang jadi bagian dari konten.
Buat streamer, pencahayaan kursi bisa ikut masuk frame dan merespons game secara langsung. Buat content creator, kursi ini juga bisa jadi elemen visual yang gampang dikenali.
Untuk gamer biasa, manfaat RGB reaktifnya mungkin lebih kecil karena pengguna sendiri ga selalu bisa melihat bagian belakang kursi saat duduk. Tapi efeknya tetap terasa di ruangan dan kamera.
Fitur Utama Razer Soma Chroma
| Fitur | Detail |
|---|---|
| Lighting | Razer Chroma RGB reaktif |
| Integrasi game | Lebih dari 300 game |
| Warna | 16,8 juta |
| Preset | 10 efek |
| Lumbar | Built-in ergonomic arch |
| Dudukan | Dual-density cold-cured foam |
| Recline | Sampai 155° |
| Daya | USB-C, adaptor atau power bank |
| Koneksi PC | 2,4 GHz dongle |
| Koneksi mobile | Bluetooth |
| Kontrol | Panel bawaan |
| Frame | Reinforced steel |
| Wheelbase | 5-star steel |
Kesimpulan: Kursi Gaming yang Akhirnya Ikut Masuk Ekosistem RGB
Razer Soma Chroma adalah kursi buat gamer yang pengen seluruh setup bergerak sebagai satu ekosistem.
RGB-nya bisa bereaksi ke lebih dari 300 game, terhubung lewat 2,4 GHz atau Bluetooth, dan ditenagai lewat USB-C atau power bank. Di sisi ergonomi, ada lumbar arch built-in, busa dual-density, frame baja, serta reclining sampai 155 derajat.
Apakah semua orang butuh kursi yang ikut berkedip saat kena damage? Jelas ga.
Tapi buat streamer, penggemar Razer Chroma, atau gamer yang battlestation-nya sudah seperti command center final boss, Soma Chroma terasa seperti upgrade yang sangat masuk karakter.
Related Articles

Harga GTA 6 Udah Nongol. Siap Ngirit Jatah Kopi?
Rockstar akhirnya ngasih gambaran jelas soal harga Grand Theft Auto VI, dan ya, masuk Vice City kali ini ga murah.GTA 6 dijadwalkan rilis pada 19 Nove...

Game Ini Harganya Hampir Rp18 juta tapi Isinya Ga Jelas!
Steam baru aja kedatangan salah satu “game” paling absurd tahun ini. Judulnya Congratulations On Your Purchase, harganya $999,99 atau hampir Rp18 juta...

GravaStar Mercury K98 Pro: Keyboard 98% yang Bergaya Cyberpunk
GravaStar balik lagi dengan periferal yang tampilannya kayak baru dicopot dari kapal luar angkasa. Kali ini mereka ngenalin Mercury K98 Pro, keyboard ...

Harga Steam Machine Terungkap! Kok Mihil Bingit?
Valve akhirnya ngumumin harga Steam Machine, dan hasilnya lumayan bikin dompet auto masuk mode hemat. Versi termurah dibanderol $1.049 (nyaris Rp19 ju...