Redragon Rilis Banyak Gaming Gear, Termasuk AI Mouse

Redragon Rilis Banyak Gaming Gear, Termasuk AI Mouse

Brand periferal yang satu ini lagi doyan eksperimen. Menutup akhir tahun, Redragon ngerilis sederet produk baru yang spektrumnya lebar banget: dari keyboard mekanikal wireless dengan sentuhan “enthusiast”, keyboard Hall Effect buat gamer kompetitif, sampai mouse kantor yang… ya, bawa embel-embel AI. Unik? Jelas. Perlu? Itu nanti kita bahas.

Wyvern K761 Pro: Keyboard Full Size Murah Rasa Custom

Kita mulai dari yang paling “ramai”: Wyvern K761 Pro. Ini keyboard mekanikal full size yang wireless—dan bukan wireless setengah-setengah. Ada Bluetooth 5.0 dan 2.4 GHz dongle, jadi mau dipakai kerja, ngetik, atau main game santai, tinggal pilih mode.

Harga? Di kisaran USD 74,99. Dan yang bikin menarik, speknya lumayan “custom keyboard coded”:

  • Layar LCD built-in buat nampilin info keyboard
  • Knob fisik buat ngatur volume
  • Hot-swap socket (3-pin dan 5-pin aman)
  • Gasket mount + 5 layer peredam suara
  • Keycap PBT shine-through model bulat
  • RGB backlight
  • Baterai 4.000 mAh (RGB nyala pun masih santai)

Switch bawaannya pakai Mint Mambo linear (40 gf, travel 3,6 mm), tipikal ringan dan smooth buat ngetik lama. Secara positioning, ini keyboard yang jelas ngincer user yang pengin “rasa custom” tanpa ribet rakit.

Singkatnya: ini keyboard yang pengin bikin dompet aman tapi telinga dan jari tetap bahagia.

Otiim K729 HE: Keyboard Hall Effect Buat yang Main Serius

Kalau Wyvern itu fleksibel, Otiim K729 HE ini fokus. Fokus ke gaming.

Layout-nya TKL, wired-only via USB-C, tapi jangan salah—ini keyboard Hall Effect dengan polling rate 8.000 Hz. Ya, delapan ribu. Latensi? Sekecil harapan mantan balikan.

Switch-nya pakai UltraMag dengan desain Dual-Drive, mirip konsep switch HE generasi baru yang lebih stabil dan akurat. Klaimnya:

  • sensing lebih presisi
  • wobble batang lebih minim
  • tetap smooth

Fitur penting yang pasti dicari gamer kompetitif juga ada:

  • Rapid Trigger
  • Adjustable actuation distance
  • Web-based driver (nggak perlu install ribet)

Keycap masih PBT shine-through, tapi side-printed, dan tetap ada 5 layer peredam suara plus knob volume—diposisikan horizontal di bagian atas supaya bodinya nggak melebar.

Ini jelas keyboard buat yang main FPS atau rhythm game dan peduli sama respon. Bukan buat gaya-gayaan, tapi buat menang.

BM4195: Mouse Kantor dengan Bumbu “AI”

Nah, sekarang kita masuk ke yang paling… aneh sekaligus menarik: BM4195, mouse “AI smart” buat office user.

Harganya relatif murah, USD 29,99 (normalnya USD 32,99), desainnya compact, ergonomis, dan right-handed. Bobotnya 95 gram, cukup berat buat standar mouse modern—dan itu sengaja, karena targetnya kerja, bukan kompetisi.

Speknya juga mengonfirmasi itu:

  • Polling rate 250 Hz
  • DPI maksimum 2400
  • Silent switches
  • Bluetooth 5.0 + 2.4 GHz
  • Baterai 500 mAh

Terus AI-nya di mana?

Mouse ini punya shortcut khusus buat:

  • buka situs AI
  • voice input berbasis AI
  • Smart Search

Secara fungsi, ini lebih mirip alternatif tombol Copilot di Windows, bukan AI yang “ngolah data” di dalam mouse. Semua bisa dikustomisasi lewat software bawaan.

Apakah ini revolusioner? Nggak juga. Tapi buat user kantor yang sering lompat antara kerjaan, pencarian cepat, dan tools AI, ini mouse yang praktis.

 

Kesimpulan: Redragon Lagi Cari Identitas Baru?

Kalau dilihat keseluruhan, kelihatan banget kalau Redragon lagi eksplor pasar seluas mungkin.

  • Wyvern K761 Pro buat user yang pengin keyboard enak, wireless, dan murah
  • Otiim K729 HE buat gamer kompetitif yang ngejar performa
  • BM4195 buat pekerja kantoran yang pengin shortcut AI tanpa ribet

Apakah semuanya sempurna? Nggak. Tapi justru di situ menariknya. Redragon kelihatan berani nyoba hal baru, dari LCD keyboard sampai mouse AI, tanpa kehilangan ciri utama mereka: harga agresif.

Kalau brand lain masih mikir “ini laku nggak ya?”, Redragon sudah duluan bilang, “yaudah, kita rilis aja.”

Kadang, inovasi memang lahir dari keberanian… kadang juga dari rasa penasaran yang kebablasan. Tapi setidaknya, nggak membosankan.

December 27, 2025
Share on:

Related Articles

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut

Dygma Lab resmi ngenalin Dygma Sonsei, keyboard mekanikal ergonomis baru yang mencoba menjawab satu masalah klasik: keyboard ergo itu nyaman, tapi ser...

July 24, 2026
Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet

Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet

Razer resmi ngenalin Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP, microphone USB baru yang membawa fitur audio processing dari Seiren V3 Pro ke model yang lebih terja...

July 24, 2026
Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?

Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?

Kalau ada satu perdebatan yang hampir selalu muncul di kalangan gamer PC, salah satunya pasti soal ini: lebih enak main pakai gamepad atau keyboard da...

July 23, 2026
ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning

ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning

ATTACK SHARK siap ngerilis RS6 ULTRA, mouse gaming wireless flagship baru yang dibuat buat pemain FPS kompetitif dan pasar esports premium.Di atas ker...

July 23, 2026