Review Pragmata: Sci-Fi Action “Old School” Rasa Next-Gen dari Capcom

Review Pragmata: Sci-Fi Action “Old School” Rasa Next-Gen dari Capcom

3 min read 184 views

Kalau lo lagi kangen game single-player yang simpel tapi nagih, Pragmata dari Capcom ini bisa jadi jawaban.

Game ini termasuk langka sekarang, karena… ini IP baru. Bukan remake, bukan sequel, bukan reboot. Bener-bener ide fresh. Dan vibe-nya? Kayak game era Xbox 360 / PS3, tapi dibungkus teknologi modern.

Dan jujur aja… ini tipe game yang bisa dibilang: “video game banget...”

Setup Cerita: Bulan, Robot, dan Misteri

Lo main sebagai Hugh, teknisi luar angkasa yang dikirim ke bulan.

Masalahnya:

  • Base di bulan kosong
  • Ada teknologi misterius buat “print” apapun
  • Tiba-tiba… robot pembunuh muncul semua

Di tengah chaos itu, lo ketemu android kecil bernama Diana.
Dari situ, perjalanan lo berdua dimulai buat cari jawaban dan kabur hidup-hidup.

Gameplay: Shooter + Hacking yang Bikin Unik

Secara basic, ini third-person shooter:

  • Aim → tembak musuh
  • Cari weak point
  • Dodge + movement aktif

Tapi twist-nya ada di hacking system.

Setiap musuh punya shield.
Buat ngebuka, lo harus:

  1. Aim ke musuh
  2. Main mini-game hacking di layar
  3. Buka shield → baru bisa damage

Yang bikin seru:

  • Bisa pilih jalur hacking buat efek tambahan:
    • Tambah damage
    • Freeze musuh
    • Stun
    • Overheat buat finisher

Awalnya keliatan gimmick…
Tapi ternyata makin lama makin dalam dan strategis.

Movement: Berat Tapi Lincah

Karakter Hugh itu:

  • Berat kayak tank
  • Tapi punya thruster

Jadi lo bisa:

  • Dash di udara
  • Hover
  • Dodge cepat

Feel-nya surprisingly smooth dan satisfying.

Combat & Weapon: Harus Pinter, Ga Bisa Asal Spray

  • Ammo terbatas
  • Weapon terbatas
  • Harus mikir kapan pakai apa

Ada:

  • Shotgun
  • Rocket launcher
  • Trap weapon
  • Defensive tools (shield, drone, decoy)

Singkatnya, combat jadi lebih taktis, bukan cuma tembak-tembakan chaos.

Enemy Variety: Ga Bikin Bosen

Ini salah satu highlight:

  • Awal: robot basic
  • Mid: robot makin aneh
  • Late: ninja robot, mech gede, dll

Game ini pinter banget buat selalu kasih musuh baru + mekanik baru. Jadi ga berasa repetitif.

Progression: Simpel Tapi Nagih

Game-nya linear, tapi:

  • Banyak hidden area
  • Challenge room
  • Bisa backtrack

Upgrade system:

  • Upgrade armor & weapon
  • Upgrade hacking Diana
  • Custom node hacking
  • Unlock skill kayak perfect dodge (slow motion)

Ada juga sistem unik kayak:

  • “Bingo card” reward system (semi parody battle pass)

Base & Story: Simple Tapi Charming

Base lo bakal berkembang seiring progress:

  • Awalnya kosong
  • Lama-lama jadi “hidup”

Ada juga elemen lucu:

  • Lo ngumpulin item buat ngajarin Diana tentang Bumi
  • Base berubah jadi kayak playroom

Relationship Hugh & Diana: Simple, wholesome, surprisingly ngena.

Durasi & Konten

  • Main story: ±12 jam
  • Bisa lebih lama kalau:
    • Explore semua area
    • Selesaiin challenge
    • 100% progress

Kesimpulan: Game Simpel yang Justru Segar

Pragmata bukan game revolusioner. Tapi justru itu poinnya.

Ini game:

  • Ga ribet
  • Ga overambitious
  • Tapi solid banget di semua aspek

Cocok buat lo yang:

  • Kangen game single-player klasik
  • Suka sci-fi
  • Mau gameplay unik tapi ga ribet

Intinya: ini game yang “cuma seru”… dan itu udah cukup banget. 

April 19, 2026
Share on:

Related Articles

Mod GPU Unlock Bikin RTX 30 Lebih Kencang Bahkan Hingga 60%

Mod GPU Unlock Bikin RTX 30 Lebih Kencang Bahkan Hingga 60%

Buat kalian yang masih pakai GeForce RTX 30 buat menjalankan AI lokal, ternyata masih ada performa yang bisa digali dari GPU generasi Ampere ini. Proy...

October 27, 2026
Vantex V1: Keyboard Mechanical Ergonomis dengan Trackpad di Tengah

Vantex V1: Keyboard Mechanical Ergonomis dengan Trackpad di Tengah

Vantex ngenalin V1, keyboard mechanical yang menggabungkan layout ergonomis dan trackpad dalam satu bodi aluminium. Bentuknya cukup berbeda dari keybo...

October 26, 2026
Philips Evnia 36M4C5500P: Monitor Gaming Ultrawide 36 Inci Pertama di Dunia?

Philips Evnia 36M4C5500P: Monitor Gaming Ultrawide 36 Inci Pertama di Dunia?

Philips ngenalin Evnia 36M4C5500P, monitor gaming ultrawide yang mereka klaim sebagai monitor gaming 36 inci pertama di dunia. Ukurannya sedikit lebih...

October 25, 2026
Audio-Technica ATH-AWX7000: Headphone Kayu Jepang Harga Nyaris 70 Juta

Audio-Technica ATH-AWX7000: Headphone Kayu Jepang Harga Nyaris 70 Juta

Audio-Technica ngenalin ATH-AWX7000, headphone flagship closed-back yang menggabungkan driver baru dengan pengerjaan kayu tradisional Jepang. Harganya...

October 24, 2026