Rexus Daxa Ezoth AX10: Gamepad Berfitur Sultan tapi Harga Teman

Rexus Daxa Ezoth AX10: Gamepad Berfitur Sultan tapi Harga Teman

Buat yang lagi cari kontroler serba bisa buat banyak platform, Ezoth kelihatan datang dengan paket yang cukup gila. Bukan cuma ngasih koneksi lengkap, kontroler ini juga bawa fitur-fitur premium kayak joystick adjustable tension, trigger hybrid, sampe polling rate 1000Hz buat respons super ngebut.

Sekilas, Ezoth keliatan pengin jadi gamepad buat semua kebutuhan. Mau dipake di PC, handheld, mobile, Smart TV, bahkan Tesla, semuanya masuk. Buat gamer yang suka pindah perangkat, ini jelas jadi nilai plus yang susah diabaikan.

Tri-Mode Connectivity, Tinggal Pilih Cara Main

Salah satu hal paling menarik dari Ezoth AX10 ada di fitur Tri-Mode Connectivity. Jadi, kamu bisa nyambungin kontroler ini lewat tiga cara:

  • Wired
  • 2.4G wireless
  • Bluetooth

Fleksibilitas ini penting banget, apalagi buat gamer yang ga mau ribet. Lagi main santai di HP bisa pake Bluetooth, pindah ke PC buat main kompetitif bisa langsung gas lewat kabel atau 2.4G. Praktis, cepat, dan ga bikin setup terasa ribet.

Kompatibilitas Luas, Dari PC Sampai Tesla

Ezoth juga dibikin buat banyak platform. Dukungan perangkatnya lumayan luas, mulai dari:

  • PC
  • NS1
  • NS2
  • iOS
  • Android
  • Smart TV
  • Tesla

Buat gamer yang sering pindah layar, ini jelas enak. Satu kontroler bisa dipake buat banyak device tanpa harus koleksi controller berbeda buat tiap platform. Buat dompet, tentu lebih aman.

Tombol ABXY Bisa Ditukar, Biar Ga Salah Adaptasi

Fitur Swappable ABXY mungkin keliatan simpel, tapi justru ini yang bikin pengalaman main terasa lebih nyaman. Tata letak tombol bisa disesuaikan dengan standar platform yang kamu pake.

Jadi kalo kamu sering lompat dari satu ekosistem ke ekosistem lain, otot jari ga perlu terus-terusan dipaksa adaptasi. Buat gamer yang udah kebiasa layout tertentu, fitur ini bisa ngurangin drama salah pencet di momen penting.

Joystick Adjustable Tension, Bisa Diatur Sesuai Gaya Main

Nah, ini salah satu fitur yang bikin Ezoth AX10 terasa lebih premium. Gamepad ini pake TMR Joystick dengan Adjustable Tension di rentang 40–100gf.

Artinya, resistensi joystick bisa kamu atur sesuai selera. Mau gerakan yang ringan buat manuver cepat? Bisa. Mau feeling lebih berat biar kontrol lebih mantap dan presisi? Bisa juga.

Buat yang suka game kompetitif, fitur ini jelas menarik. Tiap orang punya preferensi berbeda soal feel analog, dan Ezoth ngasih ruang buat itu. Hasilnya, kontrol bisa terasa lebih personal, bukan sekadar “ya udah pake aja”.

Trigger Hybrid, Hall Linear Ketemu Micro Switch

Di bagian trigger, Ezoth AX10 bawa kombinasi Hall Linear + Micro Switch Trigger. Ini bukan sekadar nama keren, karena dua teknologi ini punya fungsi yang saling ngisi.

Hall Linear ngasih input yang halus dan konsisten, plus lebih awet karena minim kontak fisik. Sementara Micro Switch bikin trigger terasa kliky dan responsif, cocok buat game yang butuh reaksi cepat.

Kombinasi ini bikin trigger Ezoth punya dua sisi menarik: akurat buat kontrol halus, tapi tetap gesit buat aksi cepat. Buat racing, shooter, sampe action game, potensinya lumayan bikin ngiler.

1000Hz Polling Rate, Respons Cepat Buat Main Serius

Ezoth juga hadir dengan 1000Hz Polling Rate pada mode wired dan 2.4G. Artinya, input dikirim sampai 1000 kali per detik. Buat gamer kompetitif, ini jelas penting karena latensi bisa ditekan serendah mungkin.

Versi Bluetooth-nya sendiri ada di 125Hz, yang masih oke buat pemakaian santai atau gaming kasual. Tapi kalo kamu pengin performa maksimal, kabel dan 2.4G jadi mode paling menarik.

Ini salah satu fitur yang bikin Ezoth ga cuma jual tampang, tapi juga ngejar performa beneran.

Gyro 6-Axis Bikin Main Lebih Imersif

Buat yang suka kontrol berbasis gerakan, Rexus Daxa Ezoth juga udah dibekali 6-Axis Gyro Sensor. Sensor ini bisa baca gerakan dan rotasi dengan cukup akurat, jadi pengalaman main terasa lebih hidup.

Fitur ini cocok buat game yang butuh aiming berbasis motion atau navigasi arah yang lebih natural. Di genre tertentu, gyro bisa bikin kontrol terasa lebih presisi dibanding stick biasa.

Banyak Tombol, Plus Back Button Buat Kustomisasi

Secara total, Ezoth punya 23 tombol dengan 2 back buttons yang bisa diprogram. Ini kabar bagus buat gamer yang suka setting kontrol sesuai kebiasaan sendiri.

Back button semacam ini biasanya berguna banget buat:

  • shortcut aksi penting
  • akses cepat skill atau command tertentu
  • ngurangin perpindahan jari dari stick utama

Buat yang suka grinding, main kompetitif, atau sekadar pengin setup lebih efisien, fitur ini jelas ngasih nilai tambah.

Baterai 1200mAh dan Extra D-Pad Ikut Meramaikan

Soal daya, Ezoth dibekali baterai 1200mAh. Kapasitas ini cukup buat nemenin sesi main yang panjang tanpa bikin kamu buru-buru cari charger. Waktu isi dayanya juga ada di kisaran 3–4 jam.

Lebih menarik lagi, kontroler ini juga nyediain Extra D-Pad. Aksesori tambahan kayak gini kadang justru penting buat gamer yang punya selera kontrol berbeda, apalagi buat genre fighting, platformer, atau game retro.

Spesifikasi Singkat Rexus Daxa Ezoth

Biar lebih gampang dicek, ini rangkuman speknya:

  • Connectivity: Tri-Mode (Wired / Bluetooth / 2.4G)
  • Platform: PC / NS1 / NS2 / iOS / Android / Smart TV / Tesla
  • Joystick: Adjustable Tension TMR (40–100gf)
  • Trigger: Hall Linear + Micro Switch
  • Vibration Motor: ERM
  • Jumlah Tombol: 23 buttons
  • Programmable Buttons: 2 back buttons
  • Polling Rate: 1000Hz (Wired/2.4G), 125Hz (Bluetooth)
  • Gyroscope: 6-Axis Gyro Sensor on Switch/PC
  • Battery: 3.7V / 1200mAh
  • Charging Time: 3–4 jam
  • Usage Distance: 8 meter
  • Bluetooth Version: 5.3
  • Input Voltage: 5V = 500mA
  • Working Voltage: 3.7 – 4.2VDC
  • Ukuran Produk: 155 × 102 × 67 mm

Kesimpulan

Daxa Ezoth keliatan pengin masuk ke kelas kontroler premium lewat kombinasi fitur yang lengkap dan cukup serius. Ada koneksi tri-mode, joystick tension adjustable, polling rate 1000Hz, gyro, sampai tombol belakang yang bisa dikustom.

Yang bikin menarik, semua itu dikemas buat banyak platform sekaligus. Jadi bukan cuma buat satu jenis gamer aja, tapi juga buat pengguna yang pengin satu kontroler fleksibel buat semua device. Kalo performanya nanti sesuai klaim di atas kertas, Ezoth punya potensi jadi gamepad yang bikin banyak gamer noleh.

March 31, 2026
Share on:

Related Articles

IPS vs TN vs VA vs OLED: Kenapa Panel Monitor Itu Penting Banget?

IPS vs TN vs VA vs OLED: Kenapa Panel Monitor Itu Penting Banget?

Kalau kamu pernah mau beli monitor, kemungkinan besar kamu pernah ketemu istilah-istilah kayak IPS, TN, VA, OLED, QD-OLED, atau bahkan Mini-LED.Masala...

July 9, 2026
KeyBoy Advance: Keyboard Meka yang Gayanya Kayak Gameboy Advance

KeyBoy Advance: Keyboard Meka yang Gayanya Kayak Gameboy Advance

Buat fans keyboard custom yang juga punya nostalgia kuat ke era handheld Nintendo, ini barang yang sangat spesifik tapi menarik banget. KeyBoy Advance...

July 8, 2026
Xbox PHK 3.200 Karyawan, Empat Studio Dilepas dari Microsoft

Xbox PHK 3.200 Karyawan, Empat Studio Dilepas dari Microsoft

Gelombang PHK besar kembali menghantam Xbox. Kali ini, sekitar 3.200 karyawan bakal kehilangan pekerjaan, dengan 1.600 orang terkena PHK sekarang dan ...

July 7, 2026
Epomaker Nex Pro: Mouse Gaming 65g yang Pakai Dock Magnetic

Epomaker Nex Pro: Mouse Gaming 65g yang Pakai Dock Magnetic

Epomaker resmi ngerilis Nex Pro, mouse gaming wireless ergonomis buat pengguna tangan kanan yang datang dengan harga $79,99 atau sekitar Rp1,4 ju...

July 6, 2026