
Steam Frame Udah Bisa PO, Valve Pakai Sistem Lotre tapi Indo Ga Kebagian
Valve akhirnya membuka harga dan skema pembelian Steam Frame, headset VR standalone sekaligus streaming yang sekarang sudah siap masuk tahap peluncuran.
Dan ya, harganya lumayan bikin dompet mikir dua kali.
Steam Frame tersedia dalam dua kapasitas, yaitu 256 GB dan 1 TB, keduanya sudah termasuk VR controller. Valve juga menyiapkan aksesori tambahan seperti ergonomic kit dan power adapter terpisah.
Yang bikin menarik, Valve ga langsung pakai sistem “siapa cepat dia dapat”. Mereka memilih reservation lottery alias randomisasi satu kali untuk menentukan siapa yang kebagian unit lebih dulu.
Tapiiii, satu hal yang perlu kamu tahu, Indonesia tidak ada di dalam daftar wilayah yang bisa ikut reservasi Steam Frame. Jadi, ya setidaknya kalian bisa baca-baca spek ama paket kelengkapannya dulu kali yak.
Harga Steam Frame Ternyata Cukup Tinggi
Valve membagi Steam Frame menjadi dua model utama.
Harga resminya:
- Steam Frame 256 GB + VR Controllers: $1.059
- Steam Frame 1 TB + VR Controllers: $1.299
Kalau dikonversi kasar ke rupiah dengan asumsi kurs sekitar Rp17 ribuan per dolar AS:
- $1.059 ≈ sekitar Rp18 jutaan
- $1.299 ≈ sekitar Rp22 jutaan
Ini masih estimasi kasar dan belum termasuk pajak, ongkir, biaya impor, atau harga regional kalau perangkat ini nantinya masuk Indonesia lewat jalur resmi maupun distributor.
Jadi jelas, Steam Frame bukan headset VR murah.
Model 1 TB Naik Lumayan Jauh
Selisih antara model 256 GB dan 1 TB ada di $240.
Artinya, pengguna harus bayar sekitar beberapa juta rupiah ekstra buat kapasitas storage yang jauh lebih besar.
Kalau Steam Frame memang dipakai sebagai perangkat standalone dan banyak game langsung diinstal di headset, versi 1 TB jelas lebih nyaman.
Tapi buat pengguna yang lebih sering streaming dari PC, model 256 GB mungkin masih cukup masuk akal.
Jadi pilihan storage bakal sangat tergantung cara pakai.
Ergonomic Accessories Kit Dijual Terpisah
Valve juga menjual Ergonomic Accessories Kit seharga $49.
Isinya:
- Dua hand strap
- Over-the-head strap
- Extended light blocker
Hand strap-nya mirip konsep yang dipakai di Valve Index, jadi controller bisa lebih nempel ke tangan tanpa harus digenggam terus.
Over-the-head strap membantu distribusi berat di kepala, sementara extended light blocker ditujukan buat mengurangi cahaya dari luar yang masuk ke area pandang.
Kalau dipakai untuk sesi VR panjang, kit seperti ini bisa cukup penting buat comfort.
Masalahnya, ya harus beli terpisah.
Charger Juga Ga Masuk Box
Bagian ini mungkin bikin sebagian orang geleng-geleng.
Power adapter tidak termasuk di dalam box.
Valve menjual adapter resmi seharga $29, tapi pengguna sebenarnya ga wajib beli.
Menurut Valve, charger USB Type-C 45 W sudah cukup buat menyalakan atau mengisi Steam Frame.
Jadi kalau kamu sudah punya charger laptop, tablet, atau charger USB-C PD 45 W yang kompatibel, bisa hemat.
Ini mirip tren beberapa perangkat modern yang mulai membuang charger dari paket penjualan.
Praktis buat yang sudah punya banyak charger, agak nyebelin buat yang belum.
Sistem Pembelian Pakai Reservation Lottery
Valve tidak memakai sistem first come, first served biasa.
Sebagai gantinya, pendaftaran reservation dibuka antara 14 September sampai 17 September pukul 10 pagi Pacific Time.
Setelah pendaftaran ditutup, Valve akan melakukan one-time randomization untuk menentukan urutan pembeli.
Artinya, selama kamu daftar sebelum deadline, peluangmu ga ditentukan dari seberapa cepat klik tombol reserve di detik pertama.
Ini cukup bagus buat mengurangi tekanan server dan ngasih kesempatan yang lebih adil ke pengguna.

Valve Sudah Pernah Pakai Sistem Ini
Sistem reservation seperti ini bukan hal baru buat Valve.
Mereka sebelumnya juga memakai metode serupa untuk Steam Machine, dan menurut Valve, sistem itu cukup membantu menekan reseller serta membuat proses pembelian lebih rapi.
Valve bahkan menyebut sistem reservation berguna untuk:
- Mengurangi scalper
- Membuat pengalaman pembelian lebih tertata
- Mengontrol distribusi unit
- Mengurangi race checkout yang brutal
Kalau pernah ikut war beli GPU, console, atau limited hardware, konsep seperti ini jelas terasa lebih manusiawi.
Buat Indonesia, Jangan Langsung Ikut Hype Lotrenya
Ada satu catatan penting buat gamer Indonesia.
Sistem reservation dan lotre Steam Frame tidak otomatis tersedia secara global. Valve belum memberikan konfirmasi jelas bahwa Indonesia termasuk wilayah yang bisa mengikuti reservation Steam Frame secara langsung.
Kalau melihat pola distribusi Steam Deck, Indonesia memang bukan pasar yang dilayani langsung oleh Valve. Steam Deck secara resmi dijual langsung di AS, Kanada, Inggris, dan Uni Eropa, sementara Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong mendapat distribusi resmi lewat Komodo. Indonesia tidak masuk daftar tersebut.
Jadi buat pembeli Indonesia, skenarionya kemungkinan bakal mirip Steam Deck: menunggu parallel importer, retailer lokal yang mengambil unit dari region resmi, atau pengumuman distribusi baru dari Valve.
Artinya, harga $1.059 dan $1.299 juga jangan langsung dianggap sebagai harga yang bakal kita bayar di Indonesia. Begitu masuk lewat PI, harganya bisa naik karena ongkir internasional, pajak, margin importer, dan keterbatasan stok.

Steam Frame Bisa Lebih Sulit Diproduksi
Meski sistem reservasinya sudah teruji, Steam Frame bukan produk yang sama dengan Steam Machine.
Headset VR seperti ini punya banyak komponen berbeda, termasuk memory LPDDR5X dalam jumlah besar dan berbagai bagian khusus untuk tracking, display, wireless, serta standalone processing.
Artinya, supply chain-nya bisa lebih rumit.
Kalau permintaan tinggi, Valve mungkin tetap kesulitan memenuhi semua reservation dengan cepat.
Jadi masuk batch awal tetap belum menjamin perangkat langsung sampai dalam waktu singkat.
Kenapa Valve Ga Pakai Sistem Siapa Cepat Dia Dapat?
Karena sistem itu biasanya langsung jadi pesta scalper.
Kalau semua orang harus rebutan di satu waktu:
- Bot bisa menyerbu halaman checkout
- Server bisa tumbang
- Pembeli biasa kalah cepat
- Unit langsung muncul di reseller dengan harga gila
Randomisasi satu kali membuat keuntungan dari bot jadi lebih kecil.
Selama pengguna masuk sebelum deadline, posisi awal ditentukan secara acak.
Setidaknya, secara teori, ini bikin proses lebih adil.

Tapi Harga Tetap Jadi Hambatan Besar
Steam Frame boleh punya sistem pembelian yang rapi, tapi harga $1.059 untuk model termurah tetap berat.
Di kelas harga itu, pengguna sudah masuk wilayah premium VR.
Apalagi belum termasuk ergonomic kit atau power adapter resmi.
Kalau ambil model 1 TB plus aksesori, totalnya bisa naik cukup jauh.
Jadi pertanyaannya bukan cuma “bisa kebagian unit atau ga?”, tapi juga “apakah fitur Steam Frame sebanding dengan harga segitu?”
Itu bakal sangat tergantung kualitas display, tracking, standalone performance, streaming latency, comfort, dan library game.
Harga Ringkas Steam Frame
| Produk | Harga |
|---|---|
| Steam Frame 256 GB + Controller | $1.059 |
| Steam Frame 1 TB + Controller | $1.299 |
| Ergonomic Accessories Kit | $49 |
| Power Adapter | $29 |
Estimasi rupiah:
- 256 GB: sekitar Rp18 jutaan
- 1 TB: sekitar Rp22 jutaan
- Ergonomic Kit: sekitar Rp830 ribuan
- Power Adapter: sekitar Rp490 ribuan
Angka rupiah ini masih estimasi kasar dan belum termasuk pajak atau biaya masuk Indonesia.
Related Articles

WLMouse Beast X2: Mouse Magnesium 41–48 Gram dengan Receiver Touchscreen
WLMouse resmi memperkenalkan Beast X2, mouse gaming wireless flagship terbaru yang dikembangkan bareng TheShy, salah satu nama besar dari tim esports ...

Glorious GMMK: Keyboard 96% Compact dengan Numpad, Hot-Swap, dan Harga Lebih Waras
Glorious lagi-lagi punya keyboard baru, tapi kali ini arahnya agak beda. Setelah sempat banyak main di area membrane dan Hall effect gaming keyboard, ...

FiiO FT15: Headphone Planar 101mm dengan Diamond-Coated Driver dan Bodi Kayu
FiiO kembali bikin gebrakan di pasar audio HiFi. Kali ini mereka memperkenalkan FiiO FT15, headphone full-size open-back yang membawa driver planar ma...

StarCraft Akhirnya Jadi Shooter, Tapi Baru Rilis Tahun 2030
BlizzCon 2026 akhirnya menjawab rumor yang sudah lama muter-muter: StarCraft resmi punya game shooter baru.Yes, setelah bertahun-tahun fans cuma bisa ...