Ticktype DP104: Keyboard Retro Premium Buat Full-Size Gang!

Ticktype DP104: Keyboard Retro Premium Buat Full-Size Gang!

Di dunia mechanical keyboard enthusiast, nama OwLab biasanya identik dengan keyboard mahal dan DIY kit serius. Contohnya seperti PT750 yang harganya bisa tembus $499.

Tapi sekarang mereka mencoba pendekatan baru.

OwLab meluncurkan sub-brand baru bernama Ticktype, yang fokus ke keyboard pre-built — alias langsung pakai tanpa harus rakit dari nol.

Dan produk pertama yang cukup menarik perhatian adalah Ticktype DP104, keyboard full-size dengan vibe retro, fitur unik, dan masih punya DNA modding khas keyboard enthusiast.

Keyboard Full-Size yang Jarang Kita Lihat Sekarang

Di era keyboard 60%, 65%, dan 75%, keyboard full-size kadang terasa seperti dinosaurus.

Tapi DP104 justru embrace itu.

Layout-nya lengkap:

  • Full-size 104 keys
  • Numpad penuh
  • Arrow cluster standar

Buat gamer MMO, spreadsheet warrior, atau siapa saja yang masih hidup dengan numpad, ini kabar bagus.

Case-nya juga bukan plastik biasa. DP104 pakai aluminium case, jadi feel-nya lebih solid dibanding keyboard mainstream.

Buka Keyboard Tanpa Obeng

Salah satu fitur paling menarik adalah ball-catch quick-release case.

Artinya:

  • Tidak perlu obeng
  • Tekan sedikit
  • Top case langsung terbuka

Kenapa ini penting?

Karena kita bisa:

  • Bersihin keyboard
  • Ganti mounting feel
  • Mod foam
  • Eksperimen sound profile

Buat pemula yang baru masuk dunia mechanical keyboard modding, ini fitur yang sangat ramah.

Pixel Display Kecil yang Bikin Keyboard Lebih Hidup

Di atas numpad ada pixel display kecil.

Bukan gimmick doang.

Display ini bisa menampilkan berbagai mode seperti:

  • Fireworks reactive animation
  • Real-time typing visualizer
  • Audio reactive equalizer
  • Status keyboard (battery, caps lock, waktu, OS mode)

Jadi keyboard ini bisa kelihatan hidup di meja.

Sedikit retro. Sedikit cyberpunk.

RGB Light Bar + Tombol Volume

Detail kecil lain yang menarik:

  • RGB light bar di bagian atas arrow keys
  • Dua tombol volume khusus

Ini bikin kontrol audio lebih cepat tanpa harus alt-tab atau tekan kombinasi tombol.

Simple, tapi kepake banget kalau sering dengar musik atau edit audio.

Tri-Mode Wireless + Baterai Monster

Konektivitasnya cukup lengkap:

  • Bluetooth
  • 2.4 GHz wireless
  • USB-C wired

Polling rate juga cukup serius:

  • 8 kHz polling di wired dan 2.4 GHz

Yang lebih menarik lagi: baterainya 8000 mAh. Angka ini termasuk besar buat keyboard wireless.

Charging juga mendukung 10W, jadi ga perlu nunggu semalaman untuk isi ulang.

Mounting System yang Lumayan Serius

DP104 menggunakan sistem yang mereka sebut dual-bridge Be-Cu structure.

Kalau diterjemahkan ke bahasa keyboard enthusiast:

  • Leaf-spring mounting
  • Gasket tambahan
  • PCB flex-cut

Hasilnya biasanya:

  • typing feel lebih empuk
  • suara lebih teredam
  • sedikit flex saat mengetik

Plate default yang dipakai adalah polypropylene (PP). Material ini biasanya menghasilkan suara yang lebih “thocky” dan tidak terlalu tajam.

Pilihan Switch dan Warna

DP104 hadir dengan dua opsi switch:

Rye Linear

  • 36–45 gf actuation
  • Travel 3.6 mm
  • Smooth dan ringan

Cloud Silent Tactile

  • 42–58 gf actuation
  • Travel 3.5 mm
  • Lebih tactile dan lebih senyap

Warna keyboard juga cukup playful:

  • Mecha Grey
  • Powder White
  • First Light
  • Cat Paws Pink
  • Blue Sky

Tapi switch tactile hanya tersedia di dua warna:

  • Mecha Grey
  • Powder White

Sisanya linear saja.

Keyboard Retro, Tapi Nggak Jadul

DP104 mencoba gabungkan beberapa dunia sekaligus:

  • estetika retro gaming
  • fitur keyboard enthusiast
  • kenyamanan keyboard pre-built

Artinya kita tidak perlu:

  • beli kit
  • beli switch terpisah
  • rakit berjam-jam

Keyboard ini sudah siap pakai, tapi masih ramah untuk dimod kalau nanti kita mulai keracunan hobi mechanical keyboard.

March 4, 2026
Share on:

Related Articles

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut

Dygma Sonsei: Keyboard Ergonomic tapi Imut-Imut

Dygma Lab resmi ngenalin Dygma Sonsei, keyboard mekanikal ergonomis baru yang mencoba menjawab satu masalah klasik: keyboard ergo itu nyaman, tapi ser...

July 24, 2026
Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet

Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP: Suara Lebih Rapi Tanpa Ribet

Razer resmi ngenalin Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP, microphone USB baru yang membawa fitur audio processing dari Seiren V3 Pro ke model yang lebih terja...

July 24, 2026
Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?

Gamepad vs Keyboard dan Mouse: Mana yang Lebih Enak?

Kalau ada satu perdebatan yang hampir selalu muncul di kalangan gamer PC, salah satunya pasti soal ini: lebih enak main pakai gamepad atau keyboard da...

July 23, 2026
ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning

ATTACK SHARK RS6 ULTRA: Mouse Gaming dengan Baterai Hot-Swap dan Sensor Tuning

ATTACK SHARK siap ngerilis RS6 ULTRA, mouse gaming wireless flagship baru yang dibuat buat pemain FPS kompetitif dan pasar esports premium.Di atas ker...

July 23, 2026