
VXE Rilis Dragonfly R1S: Mouse Wireless 55 Gram Cuma $18.99?!
Kalau beberapa tahun lalu mouse gaming wireless ringan itu identik sama harga “sakit kepala”, sekarang ceritanya beda.
Brand VXE (sub-brand dari ATK Gear) baru aja ngerilis Dragonfly R1S, mouse gaming wireless super ringan 55 gram dengan harga yang… jujur aja absurd: $18.99.
Yes, bukan typo. Bahkan lebih murah dari makan berdua yang “cuma ngemil doang”.
Dan yang bikin menarik: ini bukan mouse abal-abal yang cuma menang murah. Speknya lumayan niat buat ukuran harga segitu.
R1S Itu Apa? Versi “Low-End” R1 yang Tetap Gahar
Dragonfly R1S ini masuk lini Dragonfly R1 series, yang memang terkenal karena sering bikin alternatif terjangkau dari mouse-mouse brand gede.
Secara bentuk, R1S masih ngikutin shape R1 yang ringan dan “aman” buat banyak orang. Tapi VXE ngelakuin beberapa perubahan hardware biar bisa ngejar MSRP rendah:
- sensor diganti jadi Xhero AI
- MCU diganti ke HiSilicon BS20
- polling rate diturunin jadi 1.000 Hz (1 kHz)
- switch pakai Huano Blue Shell White Dot (basic tapi masih oke)
Hasilnya? Mouse wireless yang tetap kelihatan proper, tapi ongkos produksinya lebih masuk akal.

Ringan, Wireless, Tri-Mode — Ini Value yang Nggak Normal
Nah ini bagian paling “lah kok bisa?”-nya.
Walaupun murah, VXE R1S tetap wireless dan bahkan punya tri-mode connectivity:
- USB-C (wired / dongle mode)
- NearLink (standar wireless baru dari Huawei yang dikenalin tahun 2024)
- Bluetooth 5.2
Untuk battery life, R1S diklaim bisa tahan sampai 150 jam.
Buat yang suka main berhari-hari tanpa mikir charge, ini udah kayak cheat code.
Shape-nya Mirip Pulsar X2 & OP1: Aman Buat Banyak Gamer
VXE juga nggak asal bikin bentuk. R1S punya desain simetris dan ditujukan buat tangan ukuran small sampai medium.
Detail dimensinya:
- 120.6 mm × 64.1 mm × 37.6 mm
- hump cenderung agak ke belakang dan rendah
- main click landai
- 2 tombol samping yang bisa di-custom
- sidewall terasa cukup “tegak” (buat grip lebih stabil)
Kalau kamu familiar, bentuknya itu vibe-nya mirip:
- Pulsar X2 series
- Endgame Gear OP1 8K
Artinya: ini shape yang memang lagi tren di kalangan mouse enthusiast—stabil buat claw grip, enak juga buat fingertip tertentu.
Tapi Ya… Demi Murah, Ada Yang Dikurangi
Namanya juga harga $18.99, pasti ada kompromi.
Yang paling kerasa:
1) Shell tanpa coating
Walaupun teksturnya matte, nggak ada coating. Jadi kemungkinan besar:
- bakal jadi shiny/mengkilap seiring pemakaian
- apalagi kalau tangan gampang berminyak atau sering dipakai grind lama
2) Pilihan warna terbatas
R1S cuma ada:
- black
- white
Sementara model R1 lain biasanya lebih variatif.

Masih Bisa Custom, Tapi Ada Catatan Penting
Walaupun dia “low-end variant”-nya R1 series, R1S tetap:
- bisa custom
- tombol bisa remap
- setting tetap bisa diatur via driver VXE
Tapi: drivernya ini baru bisa dipakai kalau kamu pakai Windows.
Kesimpulan: Mouse “Budget” yang Niatnya Kelewat Serius
Kalau klaim speknya bener dan kualitas build-nya rapi, VXE Dragonfly R1S ini bisa jadi salah satu mouse value paling gila di kelasnya.
Dengan harga $18.99, kamu dapet:
- 55 gram
- wireless tri-mode
- battery sampai 150 jam
- shape simetris ala mouse esports modern
- driver support untuk custom
Intinya: ini mouse yang “harusnya mahal”… tapi entah kenapa dijual kayak lagi promo warung.
Kalau masuk Indonesia dengan harga masih masuk akal, bisa-bisa banyak brand lain yang mulai keringetan.
Related Articles

ROG Hone Control Ace L Vitality Edition: Mouse Pad FPS yang Dirancang Pro Player!
ASUS ROG ikut ngeramein COMPUTEX 2026 dengan gear yang keliatannya simpel, tapi penting banget buat pemain FPS: ROG Hone Control Ace L Vitality Editio...

MSI dan Gigabyte Pamer Monitor Mini-LED 5K 27 Inci
Di Computex, banyak orang lagi ribut soal monitor OLED generasi baru. Tapi diam-diam, kubu LCD juga lagi naik level dengan spek yang ga kalah barbar. ...

Thermalright Trofeo Vision 9.16: LCD Buat Bikin Build PC Makin Ganteng
Thermalright punya barang yang namanya Trofeo Vision 9.16 LCD, layar kecil buat dipasang di dalam PC sebagai display status sistem sekaligus...

Virtua Fighter Crossroads: Game Fighting Adventure dari Developernya Yakuza
Setelah lama cuma jadi bahan teaser dan potongan gameplay tanpa konteks, proyek Virtua Fighter baru dari RGG Studio akhirnya mulai jelas. Di Summer Ga...