
Webcam Kecil Tapi Overpowered? Ini OBSBOT Tiny 3 Series!
Kalau ngomongin webcam, biasanya orang mikirnya ya… gitu-gitu aja. Tapi Obsbot lagi main di level beda lewat seri Tiny 3.
Yang paling mahal emang gila, tapi versi “murahnya” — Tiny 3 Lite — justru jadi sweet spot. Harga lebih santai, fitur hampir full. Buat streamer, podcaster, sampe gamer… ini menarik banget.
Kecil Banget, Tapi Isinya Gahar
Seri Tiny 3 ini literally kecil banget:
- Sekitar 1.5 inci ukuran bodinya
- Berat cuma ~62 gram
- Bisa duduk di atas laptop tanpa ribet
Yang bikin geleng-geleng, di ukuran sekecil ini mereka masukin:
- Sensor gede
- Multi mic
- Sistem pan-tilt-zoom (PTZ) alias kamera bisa gerak sendiri.
Ini bukan webcam biasa. Ini kayak mini cameraman di meja lo.
Versi Lite: Lebih Murah, Fitur Masih Nendang
Produk utamanya:
- Obsbot Tiny 3 → $349 (mahal tapi full power)
- Obsbot Tiny 3 Lite → $199 (value king)
Yang dikorbanin di versi Lite:
- Mount ga sefleksibel versi mahal
- Sensor sedikit lebih kecil
- Ga ada mode overhead/whiteboard
- Ukuran dikit lebih gede
Tapi overall? Lo masih dapet ~90% fitur flagship. Ini yang bikin Lite jadi worth it banget.
Audio: Akhirnya Ga Kaleng-Kaleng
Salah satu upgrade paling kerasa dari generasi sebelumnya: audio.
Tiny 3 series pake:
- MEMS mic array (solid-state)
- Omnidirectional + directional mic
- Beberapa mode audio
Mode yang paling menarik:
- Pure Audio Mode
→ suara mentah, cocok buat rekaman musik - Spatial Audio Mode
→ paling natural buat ngobrol / streaming - Directional Mode
→ fokus ke suara depan, kayak mic headset gaming
Ada juga mode AI (Smart Omni), tapi jujur… malah agak aneh hasilnya. Suara jadi kayak ketutup.

Video: Smooth Parah + 120FPS?!
Di sisi video, ini yang bikin beda:
- 1080p 120fps (jarang banget di webcam!)
- Auto white balance rapi
- Low light masih oke
- Autofocus cepet
Kalau dibanding:
- 120fps → motion super smooth (cocok gaming / gesture)
- 4K 60fps → lebih tajam tapi ga se-smooth
Versi flagship punya HDR lebih pintar, tapi Lite juga masih kompetitif banget.
Tracking: Kamera Bisa Ngikutin Lo
Ini fitur khas Obsbot yang bikin beda:
- Human tracking → kamera ngikutin gerakan lo
- Voice tracking → fokus ke orang yang ngomong
- Object tracking → bisa lock ke objek (keren buat tutorial)
- Hand tracking → kontrol pake gesture
Tracking-nya akurat banget. Bahkan bisa dipake buat:
- konten tutorial
- unboxing
- streaming santai sambil gerak
Walau… hand tracking masih suka bingung kiri/kanan.
Fitur Software: Ada yang Keren, Ada yang Masih Setengah Jadi
Obsbot juga ngasih fitur software tambahan:
Yang oke:
- Background removal & replacement (lebih rapi dari Zoom, serius)
- Teleprompter basic
Yang masih “beta vibes”:
- Avatar virtual
- Voice changer
- Eye contact AI (butuh GPU RTX)
Masih keliatan kayak eksperimen, bukan fitur utama.
Cocok Buat Siapa?
Webcam ini cocok banget buat:
- Streamer & gamer
- Podcaster
- Musisi / content creator
- WFH yang pengen setup niat
Bonus: bahkan bisa dipake di Nintendo Switch 2!

Kesimpulan: Value Gila, Tapi Ada Catatan
Obsbot Tiny 3 Lite itu paket lengkap:
- Video bagus
- Audio meningkat jauh
- Tracking pintar
- Harga masih masuk akal
Yang minus:
- Mount kurang fleksibel
- Beberapa fitur masih belum matang
Verdict Akhir
Kalau lo punya budget:
- Mau all-out → Tiny 3
- Mau best value → Tiny 3 Lite
Serius, ini salah satu webcam paling menarik sekarang. Bukan cuma buat Zoom call… tapi buat bikin konten yang beneran hidup.
Related Articles

Sennheiser Momentum True Wireless 5: TWS yang Baterainya Bisa Diganti Sendiri
Sennheiser resmi memperkenalkan Momentum True Wireless 5, earbuds flagship terbaru yang membawa banyak upgrade besar. Bukan cuma soal suara, ANC, atau...

Keychron V6 Ultra Hybrid: Keyboard Mecha+Magnetic tapi Ukurannya Full-size
Keychron kembali bikin kejutan di dunia keyboard. Setelah sempat menggoda publik dengan V6 Ultra Hybrid, sekarang keyboard wireless hybrid ini resmi m...

Moondrop Chu 3: IEM Murah Meriah dengan Driver Baru dan Shell Zinc-Alloy
Moondrop akhirnya meluncurkan Moondrop Chu 3, generasi terbaru dari seri Chu yang selama ini jadi salah satu nama paling populer di kelas IEM entry-le...

Keyboard Wireless SteelSeries Mahal Jadi Korban Baterai Bengkak
Keyboard wireless mekanikal memang terdengar enak banget. Bisa tetap dapat feel khas mechanical keyboard, tapi meja lebih rapi dan posisi lebih bebas ...