
Wooting 80HE+: Split Spacebar, FR4 Plate, dan Knob Jumbo
Wooting akhirnya resmi memperkenalkan 80HE+, versi upgrade dari keyboard gaming TKL 80HE yang sebelumnya sudah cukup populer di kalangan gamer kompetitif dan keyboard enthusiast.
Update kali ini bukan sekadar ganti warna atau refresh kecil. Wooting membawa banyak perubahan menarik, mulai dari split spacebar, FR4 plate, switch baru Lekker Tikken, tuning suara yang lebih matang, case yang diperbarui, sampai Lekker Knob Large yang ukurannya lumayan mencuri perhatian.
Pre-order untuk Wooting 80HE+ dan Lekker Knob Large akan dibuka pada 17 September, sementara pengiriman diperkirakan mulai pertengahan Oktober.
80HE+ Masih Bawa DNA Gaming Kompetitif
Wooting dikenal sebagai salah satu brand yang cukup serius mendorong keyboard analog dan Hall effect ke pasar gaming kompetitif. Seri 80HE sendiri sudah jadi pilihan menarik buat pemain yang ingin layout lebih lengkap dari 60%, tapi tetap tidak sebesar full-size keyboard.
Nah, 80HE+ melanjutkan formula itu, tapi dengan sentuhan yang lebih matang.
Beberapa upgrade datang dari fitur yang sebelumnya sudah terlihat di 60HE V2, seperti FR4 plate dan opsi split spacebar. Tapi ada juga upgrade khusus 80HE+, terutama di bagian case, sound profile, knob besar, dan paket prebuilt zinc.
Split Spacebar: Jempol Akhirnya Dikasih Kerjaan Lebih Banyak
Salah satu fitur paling menarik adalah split spacebar module.
Alih-alih memakai satu spacebar panjang, pengguna bisa memakai konfigurasi tiga tombol dengan ukuran 2.75u / 1.25u / 2.25u. Ini memberi fleksibilitas ekstra karena area spacebar yang biasanya cuma dipakai satu fungsi bisa berubah jadi beberapa input berbeda.
Buat gamer, ini menarik banget. Jempol kiri bisa mendapat tombol tambahan tanpa harus meninggalkan area WASD. Tombol ekstra itu bisa dipakai untuk jump, crouch, walk, ability, push-to-talk, ping, atau command lain tergantung game.
Buat typist dan power user, split space juga bisa dipakai untuk layer, shortcut, backspace, enter, atau modifier tambahan.
Tapi ada catatan penting: split spacebar hanya tersedia untuk 80HE+ Module saat launch, bukan untuk versi prebuilt. Jadi kalau kamu ingin konfigurasi split space dari awal, pilihan awalnya adalah jalur module/custom build.
FR4 Plate Buat Feel Lebih Konsisten
Wooting juga mengganti plate ke FR4 plate.
FR4 adalah material yang sering dipakai di PCB dan cukup populer di dunia keyboard custom. Dibanding steel plate, FR4 biasanya memberi feel yang lebih firm tapi tidak terlalu metalik.
Menurut Wooting, FR4 plate di 80HE+ memberi bottom-out yang lebih konsisten, minim bounce, dan tidak membawa resonansi metallic seperti steel plate.
Dalam bahasa gampangnya: ketikan harusnya terasa lebih solid, lebih stabil, dan suaranya tidak setajam plate logam.
Buat keyboard gaming analog, konsistensi feel juga penting. Karena pemain sering mengatur actuation point super presisi, rasa tombol yang stabil bisa membuat pengalaman main lebih nyaman.
Lekker Tikken Jadi Switch Standar Baru
80HE+ sekarang memakai Lekker Tikken switches sebagai switch bawaan.
Ini adalah generasi terbaru dari switch Lekker. Wooting menyebut switch ini lebih stabil dan punya suara lebih muted langsung dari box berkat desain closed bottom.
Buat pengguna yang tidak mau ribet modding, ini kabar bagus. Keyboard gaming performa tinggi kadang terlalu fokus ke latency dan fitur esports, lalu melupakan sound dan feel. Dengan Lekker Tikken, Wooting tampaknya ingin 80HE+ terasa lebih matang sebagai keyboard harian, bukan cuma alat grinding ranked.
Switch yang lebih muted juga bisa bikin suara typing tidak terlalu clacky atau kosong, apalagi dipadukan dengan plate baru dan foam tambahan.

Sound Profile Lebih Dalam dan Solid
Selain switch dan plate, Wooting juga melakukan perubahan kecil di banyak bagian keyboard untuk memperbaiki suara.
Salah satu tambahan penting adalah bottom case dampening foam. Foam ini membantu meredam suara kosong dari dalam case, membuat typing sound terasa lebih dalam dan lebih solid.
Ini mungkin terdengar seperti detail kecil, tapi buat pengguna keyboard modern, sound profile sudah jadi faktor besar. Banyak orang sekarang tidak cuma bertanya “seberapa cepat keyboard ini?”, tapi juga “suaranya enak ga?”
Dengan 80HE+, Wooting terlihat ingin masuk lebih jauh ke area keyboard enthusiast tanpa meninggalkan kekuatan utamanya di gaming kompetitif.
Lekker Knob Large: Knob 4u yang Bisa Diprogram
Fitur paling mencolok secara visual mungkin adalah Lekker Knob Large.
Knob besar ini punya ukuran 4u dan bisa diprogram untuk berbagai fungsi, seperti shortcut, media control, atau fungsi keyboard lain.
Di model Zinc prebuilt, Lekker Knob Large akan langsung disertakan sebagai standar. Untuk model ABS, knob tersedia terpisah. Sementara untuk pembeli zinc module, knob tidak termasuk dalam paket, tapi bisa dibeli dengan harga diskon.
Knob seperti ini bisa dipakai untuk volume, scroll, zoom, brightness, timeline editing, atau fungsi custom lain. Buat gamer, mungkin ini bukan fitur wajib. Tapi buat pengguna yang memakai keyboard sama untuk kerja, editing, streaming, dan gaming, knob besar seperti ini bisa jadi quality-of-life yang enak.
Lebih gila lagi, ukuran 4u membuatnya terlihat seperti elemen desain utama, bukan sekadar knob kecil tempelan.
Case Zinc Dibuat Lebih Tahan
Wooting juga memperbarui model zinc case. Sebelumnya, mereka sempat menghadapi banyak masalah terkait coating. Di 80HE+, Wooting menyebut model zinc sudah dibuat lebih durable dengan coating yang lebih tahan wear.
Ini penting karena keyboard di kelas premium harusnya tidak cuma enak dipakai, tapi juga tahan secara kosmetik. Coating yang gampang aus bisa bikin pengalaman pengguna turun, apalagi untuk produk yang sering disentuh setiap hari.
Dengan update ini, Wooting tampaknya mencoba menjawab feedback dari pengguna 80HE sebelumnya.
ABS Dark dan Frost Juga Dapet Update
Untuk versi ABS, ada perubahan visual juga.
Model black ABS lama digantikan oleh case baru yang menggabungkan translucent top case dari warna ABS Ghost dengan opaque black bottom case dari 80HE hitam original.
Hasilnya adalah tampilan ABS Dark baru yang lebih unik. Tidak sepenuhnya transparan, tapi punya bagian atas gelap translucent yang memberi kesan lebih modern.
Selain itu, warna Frost kini tersedia sebagai opsi case fully assembled. Sebelumnya, Frost hanya tersedia sebagai bagian dari module.
Buat pengguna yang suka tampilan clean dan terang, Frost bisa jadi opsi yang menarik tanpa harus masuk jalur custom module.

Harga Tetap Sama, Module Sedikit Lebih Murah
Wooting menyebut harga 80HE+ akan tetap sama seperti lini 80HE saat ini. Pengecualian ada di versi module, yang sekarang sedikit lebih murah dari sebelumnya dan sudah menyertakan daughterboard untuk custom build.
Sayangnya, detail angka harga tidak disebut di catatan ini. Jadi estimasi rupiah belum bisa dihitung dengan akurat.
Yang jelas, strategi ini cukup menarik. Wooting tidak menaikkan harga untuk upgrade besar seperti switch baru, plate baru, sound tuning, case update, dan opsi knob di model tertentu. Kalau harga akhirnya benar-benar tetap sama, 80HE+ bisa terasa seperti refresh yang cukup generous.
Pre-Order 17 September, Shipping Pertengahan Oktober
Jadwalnya cukup jelas:
- Pre-order dibuka: 17 September
- Mulai shipping: pertengahan Oktober
Ini berlaku untuk Wooting 80HE+ dan Lekker Knob Large.
Buat pengguna yang sudah menunggu split space, knob besar, atau case zinc yang lebih aman, tanggal ini jelas layak dicatat.
Kesimpulan
Wooting 80HE+ terlihat seperti upgrade yang sangat masuk akal dari 80HE original. Ini bukan perubahan total, tapi refresh yang memperbaiki banyak detail penting.
Ada Lekker Tikken switches sebagai standar baru, FR4 plate untuk feel lebih konsisten, sound profile yang lebih dalam, bottom case dampening foam, Lekker Knob Large, opsi split spacebar, case zinc yang lebih tahan, serta pembaruan visual untuk ABS Dark dan Frost.
Fitur paling menarik jelas split spacebar, karena area jempol jadi jauh lebih fleksibel. Buat gamer kompetitif, tombol ekstra di dekat WASD bisa membuka banyak setup input baru. Buat typist dan power user, ini juga bisa jadi cara enak untuk menambah layer dan shortcut tanpa mengorbankan layout utama.
Satu-satunya catatan besar: split spacebar hanya tersedia untuk 80HE+ Module saat launch, bukan prebuilt. Jadi pengguna yang ingin fitur itu harus siap masuk jalur custom build.
Secara keseluruhan, 80HE+ terasa seperti Wooting yang makin dewasa. Masih fokus ke performa gaming, tapi sekarang lebih peduli ke feel, suara, material, dan fleksibilitas.
Buat yang suka keyboard analog kompetitif tapi juga pengen typing feel lebih rapi, Wooting 80HE+ jelas layak masuk radar.
Related Articles

Semua Info yang Perlu Kamu Tahu Soal Zelda: Ocarina of Time Remake
Nintendo akhirnya membuka detail besar untuk The Legend of Zelda: Ocarina of Time versi Nintendo Switch 2. Setelah lama jadi bahan rumor, remake dari ...

Razer Clio X: Speaker Wireless Tapi Bantal Kursi Gaming
Razer datang dengan aksesori audio gaming yang cukup unik di PAX West 2026. Namanya Razer Clio X, sebuah speaker cushion wireless yang dipasang di bag...

Liberty Walk x Original Konbini OK-1, Keyboard JDM dengan Bodi Aluminium dan VIA
Kolaborasi antara brand otomotif dengan peripheral gaming sebenarnya bukan hal baru. Namun, Liberty Walk x Original Konbini OK-1 punya pendekatan yang...

DLSS 5 Review: Visual Lebih Realistis, Tapi Performa Turun Drastis
DLSS selama ini identik dengan satu hal: performa. Entah lewat Super Resolution, Frame Generation, atau Multi Frame Generation, teknologi DLSS biasany...