
Xbox Nano Controller: Gamepad Mungil buat Main di Banyak Perangkat
Microsoft ngenalin Xbox Nano Controller, gamepad berukuran imut yang disebut sebagai controller Xbox terkecil sejauh ini. Harganya US$49,99 (sekitar Rp900 ribuan), dengan panjang sedikit di atas 12,7 cm dan bobot sekitar 99 gram.
Meski ukurannya menyusut, Nano tetap membawa 18 input gameplay standar serta Action Button yang bisa diprogram untuk fungsi seperti screenshot dan rekaman gameplay. Controller ini juga pake rechargable battery, Xbox Wireless, dan Bluetooth.
Daya tariknya sebenarnya cukup jelas: controller yang gampang dibawa-bawa tanpa harus sepenuhnya mengorbankan layout gamepad. Tetapi ukuran kecil juga bisa berarti berkurangnya kenyamanan saat digunakan, terutama buat pengguna yang terbiasa dengan grip controller berukuran besar.
Lebih Masuk Akal sebagai Controller Portabel
Microsoft memosisikan Nano untuk pemain muda, pengguna bertangan kecil, dan orang yang mencari controller portabel. Buat main saat bepergian atau membawa controller tambahan ke rumah teman, ukuran dan bobotnya memang bisa jadi keunggulan.
Meski begitu, controller kecil belum tentu nyaman untuk setiap tangan. Jarak antartombol, posisi analog, dan ruang untuk menggenggam lebih penting buat kenyamanan jangka panjang -- ketimbang ukuran yang imut-imut. Tanpa mencoba langsung, belum bisa disimpulkan apakah Nano cocok untuk main game semalaman.
Baterai internal juga praktis karena pengguna tak perlu membawa baterai AA cadangan. Sayangnya, daya tahan baterai belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia. Dukungan rumble dan impulse trigger pun belum dipastikan seperti apa, sehingga kelengkapan pengalaman bermainnya masih perlu dipertanyakan.

Xbox Wireless jadi Pembeda
Pasar controller mungil sebenarnya sudah punya banyak pilihan. Yang menarik dari Nano adalah dukungan Xbox Wireless, selain Bluetooth, sehingga produk ini menawarkan jalur koneksi langsung ke ekosistem konsol Xbox.
Menurut kami, support itulah salah satu alasan paling masuk akal untuk mempertimbangkannya. Kalau kebutuhan kamu hanya controller Bluetooth kecil untuk perangkat lain, dengan harga yang sama atau bahkan lebih murah, kamu bisa dapat banyak opsi gamepad dengan fitur yang lebih menarik.
Action Button yang programmable juga bisa jadi fitur yang berguna, terutama untuk merekam momen tanpa mengandalkan kombinasi tombol. Tetapi fungsi dan kompatibilitas buat tiap perangkat tetap perlu dicek dulu; dukungan koneksi lintas perangkat tidak otomatis membuat semua fiturnya identik.
Bundling TV dan Meta Quest?
Uniknya, Microsoft juga menyiapkan promo bundling musim liburan di Amerika Serikat bersama Samsung dan Meta. Buat yang beli TV Samsung seri tertentu atau Meta Quest, kalian bisa langsung dapet Nano Controller dan dua bulan Game Pass Ultimate untuk member baru.
Bundling ini bisa jadi cerminan rencana Nano dalam strategi Xbox: menyediakan kontrol fisik untuk bermain di layar yang bukan konsol. Controller kecil emang jadinya bikin lebih gampang buat dibawa ke mana-mana.
Tetapi, controller baru soal input. Untuk cloud gaming, kualitas koneksi internet, latensi streaming, dan ketentuan layanan ga kalah penting buat dipertimbangkan.

Cloud Gaming Justru Dapat Batasan Jam
Mulai November 2026, Xbox akan menerapkan jatah cloud gaming bulanan: 15 jam untuk Game Pass Ultimate, 10 jam untuk Premium, dan 5 jam untuk Essential. Pengguna bisa membeli waktu tambahan setelah jatahnya habis; harga serta pilihan pembeliannya bisa berbeda-beda, tergantung region.
Sebagai gambaran, 15 jam setara sekitar 30 menit sehari jika dibagi selama 30 hari. Itu hitungan ilustratif, bukan batas harian. Buat pemain sesekali mungkin cukup, tetapi sesi panjang saat akhir pekan bisa bikin kuota lebih cepat habis.
Anehnya, Microsoft membuat perangkat untuk mempermudah orang bermain di lebih banyak tempat, sementara akses cloud dalam langganannya jadi lebih terbatas. Nano tetap bisa berguna untuk bermain secara lokal di perangkat kompatibel, tetapi calon pengguna cloud perlu menghitung biaya layanan juga.
Menarik, tetapi Detail Penting Perlu Ditunggu
Pre-order Xbox Nano Controller sudah dibuka. Pengumuman resmi menyebut ketersediaan mulai November di 36 pasar, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang. Indonesia belum tercantum dalam daftar awal.
Nano terlihat menjanjikan sebagai controller tambahan untuk dibawa atau dipakai pengguna bertangan kecil. Namun, keputusan membelinya sebaiknya menunggu kejelasan baterai, fitur getar, dan kenyamanan. Controller ini emang bisa masuk kantong; tapi emang nyaman buat dipakai berjam-jam?
Related Articles

NVIDIA Rilis Frame Generation Preset C, Klaim FPS Naik hingga 35% pada RTX 5060
NVIDIA memperkenalkan mode Performance baru untuk DLSS Frame Generation melalui update beta NVIDIA App. Opsi bernama Preset C ini tersedia untuk GPU G...

Ajazz AM5 Hadir dengan Bodi Magnesium 52 Gram dan Wireless 8.000 Hz
Ajazz memperkenalkan AM5, mouse gaming wireless dengan bodi berbahan paduan magnesium, bobot sekitar 52 gram, dan sensor PAW3950. Mouse ini menawarkan...

Guide NVIDIA App: Setting untuk Game Modern, Game Lawas, G-SYNC, DLSS, dan ShadowPlay
NVIDIA App sekarang menggabungkan pengelolaan driver, setting grafis, fitur layar, dan record gameplay dalam satu aplikasi. Pilihannya makin lengkap, ...

Absurd! Modder Pasang Radiator 360mm ke Laptop, Suhu Turun Drastis
Kalo laptop gaming panas, kebanyakan orang mulai dari membersihkan kipas atau mengganti thermal paste. YouTuber TrashBench memilih jalan yang sedikit ...