Yunzii IF68: Keyboard 65% Wireless dengan Layar TFT & Baterai 8000mAh

Yunzii IF68: Keyboard 65% Wireless dengan Layar TFT & Baterai 8000mAh

Yunzii resmi rilis Yunzii IF68, keyboard mekanikal wireless compact dengan layout 65%, layar TFT bawaan, dukungan QMK/VIA, dan struktur gasket mount.

Di harga US$84,99, keyboard ini kelihatan seperti paket yang cukup padat buat pengguna yang pengen keyboard kecil, bisa dikustomisasi, punya layar lucu, dan tetap nyaman buat gaming maupun kerja harian.

Buat setup meja yang butuh keyboard ringkas tapi ga mau tampil polos, IF68 langsung punya satu gimmick besar: layar kecil di sisi kanan buat gambar, GIF, dan animasi custom.

Layout 65% dengan 63 Tombol

Yunzii IF68 memakai layout 65% dengan total 63 tombol.

Layout seperti ini cukup populer karena ukurannya compact, tapi masih mempertahankan tombol penting yang sering hilang di keyboard 60%.

Buat gamer, ukuran 65% enak karena memberi ruang mouse lebih luas. Buat kerja harian, layout ini masih cukup aman karena tidak terlalu ekstrem bergantung pada layer.

Yunzii juga menambahkan multifunction control dial, jadi pengguna tetap punya kontrol fisik ekstra buat fungsi seperti volume, lighting, atau shortcut lain.

Layar TFT 200×480 Jadi Pembeda Utama

Bagian paling menarik dari IF68 adalah layar TFT 200×480 yang terintegrasi di sisi kanan keyboard.

Layar ini menggantikan tombol navigasi tradisional yang sebelumnya ada di model Yunzii AL68. Sebagai gantinya, pengguna bisa menampilkan:

  • Gambar custom
  • GIF animasi
  • Grafik bawaan
  • Elemen visual personal

Jadi keyboard ini bukan cuma alat ngetik, tapi juga bagian dari dekorasi setup.

Mau pasang maskot, pixel art, animasi lucu, logo tim, atau GIF yang bikin meja lebih hidup? Bisa.

Apakah layar ini bikin aim naik? Ga. Tapi setup jadi lebih punya kepribadian.

Gasket Mount Buat Feel Lebih Empuk

Secara internal, IF68 memakai struktur gasket mount.

Gasket mount biasanya memberi feel ketik yang lebih lembut karena plate tidak langsung terpasang keras ke case. Ada lapisan fleksibel yang membantu meredam getaran.

Yunzii juga memakai beberapa lapisan damping untuk mengurangi noise saat mengetik.

Hasil yang dikejar adalah suara lebih rapi, lebih padat, dan tidak terlalu kopong. Buat keyboard di kelas harga ini, gasket mount dan damping layers jadi nilai plus yang cukup menarik.

South-Facing RGB

IF68 juga punya south-facing RGB lighting.

Posisi LED menghadap ke bawah atau sisi selatan switch, sehingga lebih ramah untuk berbagai keycap, terutama keycap Cherry profile.

Ini penting karena north-facing LED kadang bisa menyebabkan interference dengan beberapa keycap profile tertentu.

Dengan south-facing RGB, pengguna bisa lebih bebas ganti keycap tanpa terlalu khawatir feel tombol jadi aneh.

Keycap PBT Double-Shot Cherry Profile

Yunzii membekali IF68 dengan keycap double-shot PBT berprofil Cherry.

Material PBT biasanya lebih tahan kilap dibanding ABS biasa. Sementara proses double-shot membantu legend lebih awet karena karakter huruf bukan cuma dicetak di permukaan.

Cherry profile juga populer karena nyaman buat ngetik dan gaming, dengan tinggi yang tidak terlalu agresif.

Jadi dari sisi keycap, IF68 sudah cukup siap pakai tanpa harus langsung upgrade.

Hot-Swap 3-Pin dan 5-Pin

Keyboard ini memakai PCB hot-swappable yang mendukung switch 3-pin dan 5-pin.

Artinya, pengguna bisa mengganti switch tanpa solder.

Ini cocok buat pemula yang mau coba-coba switch, atau enthusiast yang suka eksperimen feel dan suara.

Mau linear creamy, tactile ringan, atau switch yang lebih berat buat ngetik? Tinggal cabut-pasang.

Hot-swap bikin IF68 lebih fleksibel dan lebih panjang umur, karena pengguna ga terkunci ke switch bawaan.

Pilihan Switch Milk V2 dan Candy Linear

Yunzii menyediakan dua opsi switch linear untuk IF68:

  • Milk V2
  • Candy

Keduanya bertipe linear, jadi tekanan tombol terasa mulus tanpa bump tactile.

Switch linear biasanya cocok buat gaming karena input terasa cepat dan konsisten. Buat ngetik, linear juga enak untuk pengguna yang suka feel smooth dan tidak terlalu berisik.

Belum ada detail karakter lengkap dari masing-masing switch di materi ini, tapi pilihan dua switch memberi sedikit ruang personalisasi sejak pembelian awal.

QMK/VIA Buat Remap Bebas

Salah satu nilai jual kuat IF68 adalah dukungan QMK/VIA.

Dengan VIA, pengguna bisa remap tombol, membuat layer, dan mengatur fungsi keyboard dengan lebih bebas.

Ini penting untuk layout 65% karena beberapa tombol harus dibagi lewat layer. Dengan remap yang fleksibel, pengguna bisa membuat layout sesuai kebiasaan sendiri.

Mau tombol tertentu jadi macro? Mau pindah posisi Fn? Mau bikin layer khusus gaming? Bisa.

Dukungan N-key rollover juga memastikan input tetap terbaca akurat saat banyak tombol ditekan bersamaan.

Tri-Mode: USB-C, 2.4GHz, dan Bluetooth

Untuk konektivitas, Yunzii IF68 mendukung tiga mode:

  • USB-C wired
  • 2.4GHz wireless
  • Bluetooth

Mode USB-C cocok buat koneksi paling stabil atau saat charging. Mode 2.4GHz lebih ideal buat gaming wireless karena latency lebih rendah. Bluetooth cocok buat laptop, tablet, atau setup multi-device harian.

Dengan tri-mode, IF68 bisa dipakai buat PC gaming, laptop kerja, tablet, sampai setup mobile tanpa banyak drama.

Baterai 8000mAh

Yunzii membekali IF68 dengan baterai besar 8000mAh.

Klaim daya tahannya:

  • Sampai 30 jam dengan RGB dan layar aktif
  • Sampai 23 hari dengan RGB dan layar dimatikan

Perbedaan ini masuk akal karena layar TFT dan RGB jelas makan daya cukup banyak.

Buat pengguna yang suka tampilan maksimal, 30 jam masih cukup oke. Tapi kalau butuh baterai panjang, mematikan layar dan RGB bisa bikin keyboard bertahan jauh lebih lama.

Tersedia dalam Tiga Warna

Yunzii IF68 tersedia dalam beberapa pilihan warna:

  • Black
  • Beige
  • Pink

Pilihan warna ini cukup luas untuk berbagai setup. Black lebih aman dan minimalis, beige punya vibe retro-clean, sementara pink cocok buat setup pastel atau meja yang lebih playful.

Harga US$84,99

Yunzii IF68 dijual dengan harga US$84,99.

Untuk keyboard 65% dengan layar TFT, gasket mount, QMK/VIA, hot-swap, PBT keycaps, tri-mode, dan baterai 8000mAh, harganya cukup agresif.

Di kelas ini, banyak keyboard punya sebagian fitur tersebut, tapi tidak selalu lengkap dalam satu paket.

Spesifikasi Utama Yunzii IF68

FiturDetail
Layout65%, 63 tombol
LayarTFT 200×480
DialMultifunction control dial
MountingGasket mount
DampingMultiple damping layers
RGBSouth-facing RGB
KeycapDouble-shot PBT, Cherry profile
PCBHot-swappable
Switch support3-pin dan 5-pin
Switch bawaanMilk V2 atau Candy linear
KustomisasiQMK/VIA
RolloverN-key rollover
KoneksiUSB-C, 2.4GHz, Bluetooth
Baterai8000mAh
Daya tahan30 jam dengan RGB + screen aktif
Daya tahan hematHingga 23 hari dengan RGB + screen mati
WarnaBlack, Beige, Pink
HargaUS$84,99

Buat Siapa Yunzii IF68?

Yunzii IF68 cocok buat pengguna yang ingin:

  • Keyboard compact 65%
  • Layar custom buat setup
  • Koneksi wireless lengkap
  • Baterai besar
  • QMK/VIA
  • Hot-swap switch
  • Gasket mount
  • Keycap PBT langsung dari box
  • Keyboard estetik tanpa harga terlalu brutal

Keyboard ini cocok buat gamer casual, pekerja meja, pelajar, dan pengguna yang suka setup dengan elemen visual unik.

Tapi kalau kamu butuh tombol navigasi dedicated lengkap, layar TFT yang menggantikan area tersebut mungkin perlu sedikit adaptasi.

Kesimpulan: Keyboard 65% Murah Meriah dengan Banyak Fitur Serius

Yunzii IF68 datang sebagai keyboard compact yang cukup ambisius di harga US$84,99.

Ada layout 65%, layar TFT 200×480, gasket mount, damping layers, south-facing RGB, keycap PBT, hot-swap, QMK/VIA, tri-mode, dan baterai 8000mAh.

Fitur paling mencolok jelas layarnya. Tapi bagian yang bikin keyboard ini lebih menarik justru kombinasi fitur enthusiast dan konektivitas lengkap di harga yang masih masuk akal.

Buat yang pengen keyboard kecil dengan tampilan unik, feel ketik lebih rapi, dan fleksibilitas tinggi, Yunzii IF68 kelihatan seperti paket yang susah diabaikan.

Karena kadang keyboard 65% ga cukup cuma compact. Kadang ia juga harus punya layar kecil buat pamer GIF favorit sambil pura-pura produktif.

August 2, 2026
Share on:

Related Articles

Keychron G6 HE Versi Fingertip 30 Gram: Konsep Mouse Gaming yang Belakangnya Dipotong

Keychron G6 HE Versi Fingertip 30 Gram: Konsep Mouse Gaming yang Belakangnya Dipotong

Keychron lagi menyiapkan eksperimen mouse gaming yang cukup unik. Brand ini menggoda varian baru dari G6 HE, kali ini dengan desain fingertip grip sup...

August 3, 2026
Razer Huntsman V3 HE Magnetic: Keyboard Esports dengan 2 Ukuran 65% dan TKL

Razer Huntsman V3 HE Magnetic: Keyboard Esports dengan 2 Ukuran 65% dan TKL

Razer resmi memperluas lini keyboard esports mereka lewat Huntsman V3 HE Magnetic 8KHz.Keyboard ini hadir dalam dua ukuran: Tenkeyless dan Mini 65%. K...

August 1, 2026
Keychron Nape Pro: Apa Gunanya Trackball Wireless?

Keychron Nape Pro: Apa Gunanya Trackball Wireless?

Keychron Nape Pro pertama kali diperkenalkan di CES 2026 sebagai trackball wireless compact yang dirancang buat menemani keyboard mekanikal wirel...

July 31, 2026
Review Sony INZONE E9: IEM Gaming Buat Esports

Review Sony INZONE E9: IEM Gaming Buat Esports

Sony makin serius masuk ke dunia audio gaming lewat lini INZONE, dan salah satu produk yang menarik perhatian adalah Sony INZONE E9.INZONE E9 adalah w...

July 30, 2026